Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

24 Gardu Induk Diresmikan untuk Perkuat Pasokan Listrik Jakarta

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 18:57 WIB
24 Gardu Induk Diresmikan untuk Perkuat Pasokan Listrik Jakarta
Gardu Induk 150 KV Mampang Dua, Jakarta, Kamis (29/9). [Antara]

Sebagai upaya untuk memperkuat sistem kelistrikan di Jakarta, Direktur Regional Jawa Bagian Barat (DIRREG JBB), Murtaqi Syamsuddin melakukan Peresmian Pengoperasian 24 Gardu Induk dan Groundbreaking GITET 500 kV Lengkong 2x500 MVA pada Jumat (14/10) di lokasi pembangunan GITET Lengkong, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Tangerang-Banten.

24 Gardu Induk yang diresmikan, bersamaan dengan 6 Transmisi dengan total panjang jalur 98,5 kms, telah beroperasi sampai dengan Bulan Oktober Tahun 2016 dengan total nilai aset sebesar kurang lebih Rp2,1 triliun dan total kapasitas 2.600 MVA.

Sementara GITET 500 kV Lengkong dengan kapasitas 2x500 MVA ini merupakan bagian dari pembangunan 6 GITET yang akan memperkuat sistem kelistrikan Jakarta yaitu GITET Kembangan, GITET Duri Kosambi, GITET Muara Karang, GITET Priok, GITET Muara Tawar. Pembangunan GITET-GITET 500 kV ini merupakan Perkuatan Sistem Jakarta dan sekitarnya yang dikenal dengan proyek Looping Jakarta.

Dalam sambutannya, DIRREG JBB Murtaqi Syamsuddin menyampaikan betapa pentingnya arti listrik bagi masyarakat dan perekonomian, untuk itu percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi.

"Kita percepat seluruh pembangunan infrastruktur kelistrikan, baik pembangkit, transmisi, dan gardu induk. Dari kembangan akan dibangun ke duri kosambi muara karang priok lalu muara tawar, ini untuk proyek looping Jakarta." tegas Murtaqi dalam keterangan tertulis, Jumat (24/10/2016).

Serangkaian dengan acara ini, DIRREG JBB juga melakukan Peresmian Pengoperasian 18 Kapasitor Bay dengan total daya 825 MVAR senilai ±68 miliar rupiah yang berada di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya.

Murtaqi juga menjelaskan bahwa GITET Lengkong ini akan membantu untuk manuver ketika ada pemeliharaan di GI Balaraja, sehingga pasokan listrik di Jakarta akan tetap aman.
Selain itu tambahan capasitor bay 865 MVAR akan membantu tegangan menjadi lebih stabil, dan mengurangi susut.

Kontrak Pembangunan GITET 500 kV Lengkong ditandatangani pada tanggal 18 Agustus 2016 dengan nilai kontrak sebesar 389 Milyar Rupiah menggunakan pendanaan yang berasal dari Anggaran PT PLN (Persero) Tahun 2016.
Dibangun di atas tanah seluas 15 hektar, GITET 500 kV Lengkong ditargetkan selesai pada awal tahun 2018 dengan pelaksana PT Perfect Circle Engineering. Sementara itu, terkait dengan permasalah kesiapan tanah, pihak Kontraktor dan PLN telah menyelesaikan landclearing dan siap melakukan pembangunan tahap konstruksi.

Sistem Kelistrikan Jakarta memerlukan kebutuhan listrik sebesar 7300 MW pada siang hari dan sebesar 6500 MW pada malam hari, yang saat ini ditopang oleh 11 Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV dan Gardu Induk (GI) 150 kV yang sebagian besar sudah dibebani diatas 80%. Pertumbuhan beban yang tinggi berupa pembangunan infrastruktur, penambahan gedung-gedung perkantoran, kompleks perumahan, kawasan industri dan lain-lain membutuhkan tambahan pasokan listrik dengan tingkat mutu dan keandalan yang baik.
Oleh karena itu proyek pembangunan ini akan sangat membantu dalam memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan Jakarta.

Dalam acara ini pula DIRREG JBB, Murtaqi Syamsuddin secara simbolis membagikan sembako untuk warga sekitar dan anak yatim sebagai bentuk kepedulian PT PLN (Persero) kepada masyarakat.

PLN mengharapkan dukungan semua pihak baik aparat pemerintahan, dunia usaha maupun masyarat agar proses pembangunan fasilitas ketenagalistrikan ini dapat terlaksana dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:50 WIB

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:36 WIB

Perkuat Listrik Jawa Timur, PLN Operasikan 7 Trafo Gardu Induk

Perkuat Listrik Jawa Timur, PLN Operasikan 7 Trafo Gardu Induk

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:28 WIB

Tender PLTGU Jawa 1 Diminta Jadi Rujukan PLN di Proyek Pembangkit

Tender PLTGU Jawa 1 Diminta Jadi Rujukan PLN di Proyek Pembangkit

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 16:14 WIB

12 Golongan Tarif  Listrik PLN Kembali Berubah

12 Golongan Tarif Listrik PLN Kembali Berubah

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:30 WIB

Saham PGN Dinilai Paling Likuid Oleh BEI

Saham PGN Dinilai Paling Likuid Oleh BEI

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 16:07 WIB

Terjadi Rembesan Minyak Mentah di  Jalur Pipa Minyak Cikedung

Terjadi Rembesan Minyak Mentah di Jalur Pipa Minyak Cikedung

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:59 WIB

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:55 WIB

Politisi Nasdem Tak Setuju PT PJB Ikut Tender PLTGU Jawa I

Politisi Nasdem Tak Setuju PT PJB Ikut Tender PLTGU Jawa I

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:48 WIB

PLN Diminta Transparan Dalam Proyek Tender Pembangkit Listrik

PLN Diminta Transparan Dalam Proyek Tender Pembangkit Listrik

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:41 WIB

Terkini

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB