Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:50 WIB
PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun
PLTU di Muara Karang, Jakarta. [Antara/Muhammad Adimaja]

PT Sumber Segara Primadaya (S2P) mulai melakukan konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Ekspansi berkapasitas daya 1x1.000 MW dengan nilai investasi Rp18 triliun.

Manajer Senior Humas PLN Agung Murdifi di Jakarta, Rabu (12/10/2016) mengatakan, PLTU, yang merupakan bagian program 35.000 MW, direncanakan beroperasi pada 2019.

"PLTU ini nantinya akan semakin memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali," katanya.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) PLTU yang terletak di tiga desa yaitu Karangkandri, Menganti dan Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dengan luas 26 hektare, dilakukan pada Rabu ini (12/10/2016).

S2P merupakan pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP) yang sahamnya dimiliki PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) sebesar 51 persen dan PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB), anak perusahaan PLN, menguasai 49 persen.

PLTU itu menggunakan teknologi "ultra supercritical boiler" yang selain dapat menghemat bahan bakar, juga memiliki efisiensi tinggi dan ramah lingkungan.

Kontrak jual beli listrik (power purchase agreemeent/PPA) ditandatangani pada 30 Oktober 2015 dengan penyelesaian keuangan (financing date) pada 19 September 2016.

Proyek akan beroperasi secara komersial 39 bulan sejak "financing date" atau akhir 2019.

Investasi proyek senilai 1,389 miliar dolar atau setara Rp18 triliun itu memperoleh pendanaan dari Bank Rakyat Indonesia, China Development Bank, dan Bank Of China.

Setelah beroperasi, PLTU Cilacap akan masuk ke jaringan 500 kV Jawa-Bali melalui Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Adipala dan diteruskan ke GITET Kesugihan.

Saat ini, kapasitas pembangkit di Jawa-Bali mencapai 33.824 MW per 2015.

Daya mampu pembangkit Jawa-Bali pada Oktober 2016 adalah 33.153 MW dengan beban puncak 24.000 MW. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:36 WIB

Perkuat Listrik Jawa Timur, PLN Operasikan 7 Trafo Gardu Induk

Perkuat Listrik Jawa Timur, PLN Operasikan 7 Trafo Gardu Induk

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:28 WIB

Tender PLTGU Jawa 1 Diminta Jadi Rujukan PLN di Proyek Pembangkit

Tender PLTGU Jawa 1 Diminta Jadi Rujukan PLN di Proyek Pembangkit

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 16:14 WIB

12 Golongan Tarif  Listrik PLN Kembali Berubah

12 Golongan Tarif Listrik PLN Kembali Berubah

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:30 WIB

Kalla Group Gandeng Toshiba Bangun PLTA di Tana Toraja

Kalla Group Gandeng Toshiba Bangun PLTA di Tana Toraja

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 00:41 WIB

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:55 WIB

Politisi Nasdem Tak Setuju PT PJB Ikut Tender PLTGU Jawa I

Politisi Nasdem Tak Setuju PT PJB Ikut Tender PLTGU Jawa I

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:48 WIB

PLN Diminta Transparan Dalam Proyek Tender Pembangkit Listrik

PLN Diminta Transparan Dalam Proyek Tender Pembangkit Listrik

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:41 WIB

Batalkan Tender, PLN Dikritik Agar Lebih Transparan

Batalkan Tender, PLN Dikritik Agar Lebih Transparan

Bisnis | Jum'at, 23 September 2016 | 21:36 WIB

PLN Dapat Kredit Rp32 Triliun dari Tiga Bank BUMN

PLN Dapat Kredit Rp32 Triliun dari Tiga Bank BUMN

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 13:17 WIB

Terkini

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:27 WIB

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:18 WIB

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:09 WIB

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB