Jokowi: Infrastruktur Adalah Hal Fundamental dalam Persaingan

Adhitya Himawan

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 19:47 WIB
Jokowi: Infrastruktur Adalah Hal Fundamental dalam Persaingan
Presiden Jokowi menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Cilegon, Banten, Sabtu (22/10/2016). [Dok Biro Pers Setpres/Intan]

Indonesia sepatutnya tidak hanya berdiam diri saat menghadapi era persaingan global dewasa ini. Sedikit saja negara ini lengah, maka sudah menunggu banyak negara lain yang ingin memenangkan persaingan. Presiden Joko Widodo sendiri berpandangan bahwa sudah saatnya Indonesia dihadapkan dengan persaingan dan kompetisi. Sebab, persaingan merupakan sesuatu yang dibutuhkan negara ini untuk terus berkembang lebih baik lagi.

"Tapi memang kalau kita lihat karakter bangsa ini baru bergerak kalau diberi pesaing. Kalau tidak diberi pesaing malah enak-enakan, malas-malasan. Tapi begitu diberi pesaing malah bangkit," ujarnya saat bersilaturahim dengan pengurus besar Al-Khairiyah di Kampus Al-Khairiyah, Cilegon, Provinsi Banten, Sabtu sore (22/10/2016).

Menengok ke belakang, pandangan tersebut bisa jadi benar adanya. Sekira tahun 1975 hingga 1980 misalnya, Presiden menceritakan bahwa saat itu hanya terdapat dua bank milik pemerintah, itupun dengan pelayanan yang ala kadarnya. Namun, dengan adanya pesaing, kini industri perbankan nasional dapat melejit.

"Dulu saya ingat kalau jam satu atau jam setengah dua sudah tutup. Loketnya seperti yang ada di gambar (kosong), kantornya juga seperti itu. Karena apa? Mereka tidak ada pesaing, tidak ada swasta. Tapi begitu ada pesaing langsung menjadi 170-an bank. Melejit, semuanya berbenah. Kantor diperbaiki, pelayanan diperbaiki, ATM di mana-mana. Coba kalau dulu tidak ada pesaing, masih seperti itu," kenang Presiden.

Persaingan memang sesuatu yang mutlak dan diperlukan oleh bangsa ini untuk berkembang. Namun demikian, Presiden mengatakan bahwa bangsa Indonesia tidak perlu takut dalam menghadapi persaingan sepanjang telah mempersiapkan diri dalam kompetisi tersebut. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara merata di Tanah Air merupakan salah satu dari sekian banyak upaya pemerintah dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.

"Oleh sebab itu, sekarang ini kita mempersiapkan diri dalam rangka persaingan, mempersiapkan hal yang sangat fundamental yaitu infrastruktur. Karena tanpa itu sulit kita bisa bersaing. Tidak hanya di Jawa, tapi sekarang kita lebih banyak konsentrasi di luar Jawa," terangnya.

Pembangunan infrastruktur besar-besaran seperti jalan tol misalnya, diterangkan Presiden bahwa hal tersebut bertujuan untuk memudahkan mobilitas orang dan/atau barang. Mudahnya mobilitas tersebut diharapkan ke depannya harga-harga komoditas akan dapat ditekan seiring dengan turunnya biaya transportasi logistik yang diperlukan.

"Inilah yang sedang kita kejar, kita bangun, agar kita bisa memenangkan persaingan dengan negara yang lain. Tol Trans-Sumatera, Manado-Bitung, Balikpapan-Samarinda, kemudian pelabuhan-pelabuhan, masih proses semuanya," tambahnya.

Meskipun pemerintah kini telah mengambil perannya dalam mempersiapkan Indonesia menjadi negara yang lebih kompetitif dengan segala pembangunan infrastrukturnya, Presiden Joko Widodo menekankan bahwa faktor utama yang sangat diperlukan dalam memenangkan persaingan ialah berasal dari manusianya itu sendiri. Dengan didukung sumber daya manusia yang cerdas, berintegritas, memiliki etos kerja, dan bergotong royong, Presiden meyakini bahwa Indonesia mampu memiliki panggung tersendiri di kancah persaingan global.

"Ini menjadi tanggung jawab kita semuanya," ujarnya sekaligus mengakhiri arahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tekankan Integritas dalam Menghadapi Persaingan Global

Jokowi Tekankan Integritas dalam Menghadapi Persaingan Global

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 19:41 WIB

Pemerintah Bentuk Saluran Khusus Pengaduan Pungli

Pemerintah Bentuk Saluran Khusus Pengaduan Pungli

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 19:36 WIB

Inilah 5 Prioritas Reformasi Hukum Tahap Pertama di Era Jokowi

Inilah 5 Prioritas Reformasi Hukum Tahap Pertama di Era Jokowi

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 19:31 WIB

Saber Pungli Diminta Serius Berantas Pungli di Indonesia

Saber Pungli Diminta Serius Berantas Pungli di Indonesia

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 19:24 WIB

Menhub: Dwelling Time di Pelabuhan Utama Turun Hasil Kerja Jokowi

Menhub: Dwelling Time di Pelabuhan Utama Turun Hasil Kerja Jokowi

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 18:15 WIB

Presiden Rayakan Hari Santri di Pesantren Al Khairiyah Cilegon

Presiden Rayakan Hari Santri di Pesantren Al Khairiyah Cilegon

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 16:46 WIB

Pemerintah Susun Masterplan Infrastruktur di Tiga Objek Wisata

Pemerintah Susun Masterplan Infrastruktur di Tiga Objek Wisata

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 13:55 WIB

Pembangunan Jembatan Apung di Cilacap Sudah 85 Persen

Pembangunan Jembatan Apung di Cilacap Sudah 85 Persen

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 13:35 WIB

Konsorsium Jasa Marga Menang Tender Jalan Tol Jakarta-Cikampek II

Konsorsium Jasa Marga Menang Tender Jalan Tol Jakarta-Cikampek II

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:35 WIB

Jokowi Dianggap Berhasil Dorong Penguatan Demokrasi

Jokowi Dianggap Berhasil Dorong Penguatan Demokrasi

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:06 WIB

Terkini

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

×