Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Ditopang Konsumsi

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2016 | 11:48 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Ditopang Konsumsi
Pekerja kontruksi bangunan menyelesaikan salah proyek pembangunan gedung di Jakarta, Jumat (6/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan dalam ekonomi makro, sebetulnya terdapat empat pilar. Pertama, konsumsi masyarakat. Kedua, investasi. Ketiga, pengeluaran pemerintah. Keempat, perdagangan internasional, ekspor dan impornya.

"Bila ekspor-impornya bermasalah, maka sebenarnya tinggal tiga yang lain yang bisa diandalkan," kata Darmin dalam keterangan resmi, Selasa (25/10/2016). 

Negara-negara besar, secara teoritis bisa memanfaatkan konsumsi dalam negerinya. Demikian juga Indonesia, relatif bisa memanfaatkan. "Sampai hari ini, pengeluaran konsumsi, walaupun ada sedikit naik, sedikit turun, tetapi dia tetap merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi kita. Bahkan mungkin yang paling utama," ujar mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) tersebut.

Kemudian, investasi dan pengeluaran pemerintah juga tersentuh oleh persoalan perlambatan ekonomi. Praktis kondisi ekonomi Indonesia hanya tinggal punya konsumsi dan yang kedua adalah tetap berusaha menarik investasi. 

Pria yang juga pernah menjadi Komisaris Utama Bank Mandiri tersebut menjelaskan bahwa untuk menjawab situasi seperti ini, mau tak mau membangun infrastruktur. Darmin mengatakan bahwa dari sekian tahun yang lalu, Indonesia sangat ketinggalan dan terlambat di dalam pembangunan infrastruktur. Persoalan fundamental ini sudah banyak muncul di banyak media massa. " Tetapi, saya kira perlu digarisbawahi, pemerintahan Jokowi-JK lah yang kemudian  mengambil langkah-langkah, yang bukan hanya taktis, tapi fundamental dalam situasi ekonomi dunia yang melambat tadi," jelas Darmin.

Keputusan Presiden Joko Widodo mencabut subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM)  pada akhir 2014. Di mana kemudian pengeluaran subsidi dialihkan penggunaanya dari konsumtif menjadi produktif. "Itu dia sebenarnya awal dari titik tolak ini. Di mana kemudian pengeluaran didorong ke arah pembangunan infrastruktur," ucap Darmin.

Selain itu, kebijakan fiskal nasional didorong untuk memperkuat pendidikan  kesehatan. "Saya kira tiga itu, tujuan utama reformasi fiskal kita. Jadi, jangan lupa bahwa walau APBN menghadapi kendala juga dengan perlambatan ekonomi dunia ini, tetapi kita justru mulai dengan reformasi di bidang-bidang itu," tutup Darmin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Darmin Akui 5 Tahun Terakhir Perekonomian Dunia Sedang Sakit

Darmin Akui 5 Tahun Terakhir Perekonomian Dunia Sedang Sakit

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 11:15 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi Saluran Tarum Barat

Kementerian PUPR Rehabilitasi Saluran Tarum Barat

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:42 WIB

Ekonomi Nasional Mengarah Pada Ketimpangan Sosial

Ekonomi Nasional Mengarah Pada Ketimpangan Sosial

DPR | Rabu, 26 Oktober 2016 | 11:08 WIB

BI Berharap Pertumbuhan Ekonomi 2017 Melebihi Asumsi RAPBN 2017

BI Berharap Pertumbuhan Ekonomi 2017 Melebihi Asumsi RAPBN 2017

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 06:38 WIB

Tol Laut Jadi Target Prioritas Kemenhub di 2017

Tol Laut Jadi Target Prioritas Kemenhub di 2017

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:03 WIB

Ini Rincian Pembangunan Infrastruktur Pemerintah Tahun 2017

Ini Rincian Pembangunan Infrastruktur Pemerintah Tahun 2017

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 13:44 WIB

Pemerintah Berupaya Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Kisaran 5 Persen

Pemerintah Berupaya Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Kisaran 5 Persen

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 06:26 WIB

Teknologi Bendung Knock Down Jadi Alternatif Buat Sungai

Teknologi Bendung Knock Down Jadi Alternatif Buat Sungai

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 15:00 WIB

Optimalkan Terminal Bus Mengwi, Menhub Siap Subsidi Angkutan

Optimalkan Terminal Bus Mengwi, Menhub Siap Subsidi Angkutan

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 09:45 WIB

Pembangunan Bendungan Jambo Aye di Aceh Gandeng Swasta

Pembangunan Bendungan Jambo Aye di Aceh Gandeng Swasta

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 08:17 WIB

Terkini

Profil PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA): Emiten Produsen Emas, Pembuat EMASKU

Profil PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA): Emiten Produsen Emas, Pembuat EMASKU

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 07:01 WIB

Misteri Kapal Tanker Iran yang Ditahan di Indonesia, Bagaimana Statusnya Kini?

Misteri Kapal Tanker Iran yang Ditahan di Indonesia, Bagaimana Statusnya Kini?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 06:53 WIB

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB