Pertagas Niaga Siap Pasok Gas Untuk Pelabuhan Muaro Jambi

Adhitya Himawan

Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:20 WIB
Pertagas Niaga Siap Pasok Gas Untuk Pelabuhan Muaro Jambi
PGN membangun infrastruktur gas nasional. [Dok PGN]

Suara.com - PT Pertagas Niaga (PTGN), anak perusahaan PT Pertamina Gas siap mendukung kebutuhan gas untuk pembangkit listrik yang akan dibangun oleh PT Wahyusamudra Indah yang hari ini ditetapkan sebagai pengelola pelabuhan di Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

PT Wahyu Samudraindah merupakan Badan Usaha Pelabuhan (berdasarkan KP No. 525 Tahun 2011 tanggal 21 Juni 2011) yang telah mendapatkan penunjukan dari Menteri Perhubungan (berdasarkan surat Menteri Perhubungan ke PT WSI No. PL 102/1/22/PHB2016 tanggal 17 Maret 2016) sebagai pelaksana proyek pembangunan dan pengelolaan Pelabuhan Umum swasta murni pertama di Indonesia. Pelabuhan yang akan dibangun dengan dana swasta murni ini merupakan pelabuhan umum dan Terminal Peti Kemas yang berlokasi di Desa Tebat Patah, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Komitmen PTGN dalam mendukung kebutuhan gas untuk pembangkit listrik di Pelabuhan tersebut tertuang di dalam nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada tanggal 10 Juni 2016. Berdasarkan MoU tersebut, PTGN akan memasok gas sebanyak 6 MMSCFD pada tahap awal.

Linda Sunarti, Presiden Direktur PTGN mengatakan MoU yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu bersama WSI akan menjadi landasan pelaksanaan kerjasama jual beli gas bumi antara PTGN dan WSI. Ditandatanganinya perjanjian konsesi pelabuhan untuk WSI akan menjadi milestone penting bagi konkretnya kerjasama antara PTGN dan WSI.

“Kami sangat mendukung dan mendorong bagi terwujudnya proyek pelabuhan dan terminal peti kemas dari PT WSI, di Muaro Jambi yang diyakini akan semakin memacu perekonomian setempat. Untuk pembangunan berbagai fasilitas yang dibutuhkan, WSI telah mengkonfirmasi akan kebutuhan pembangkit listrik berbahan bakar gas, dan telah memberikan kepercayaan kepada PTGN sebagai pemasok gasnya. Kami komit untuk mewujudkan kerjasama yang konkret dengan WSI sebagai dengan kompetensi PTGN,” kata Linda dalam keterangan resmi, Kamis (27/10/2016).

Pembangunan pelabuhan dan fasilitas penunjangnya akan dimulai pada awal 2017 dan tuntas pada 2019. Adapun, pembangkit yang akan dibangun berupa Pembangkit Listrik Tenaga Gas dengan kapasitas 25 MW sebelum dikembangkan menjadi sekitar 200 MW untuk menangkap peluang pasar industri yang diyakini akan semakin tumbuh di Jambi.

“Prospek ini tentu saja kami tangkap sebagai peluang bagi peningkatan permintaan gas di masa mendatang, khususnya di kawasan industri di Jambi dan sekitarnya,” ungkap Linda.

Selain peluang penyediaan gas di masa mendatang, merujuk Nota Kesepahaman antara Pertamina dengan PT WSI yang ditandatangani tanggal 7 Maret 2016, kedua belah pihak dapat menjajaki peluang bisnis lainnya seperti penyediaan bahan bakar minyak, produk pelumas, kepanduan dan keagenan kapal. Penjajakan kerjasama tersebut dapat dimulai sejak dimulainya konstruksi pelabuhan hingga beroperasinya Terminal Peti Kemas WSI mengingat Pertamina sudah cukup lama menjalankan unit bisnisnya di wilayah Jambi.

Direktur Utama PT WSI Daniel Wiharjo menambahkan,”Kami sangat mengapresiasi dukungan pasokan gas dari Pertagas Niaga yang akan dapat memenuhi kebutuhan untuk pembangkit listrik PLTG yang akan kami bangun. Kami sedang proses untuk pembangkit baru berkapasitas 200 MW yang sebagiannya akan digunakan untuk mendukung upaya mengatasi defisit listrik di Jambi.”

Daniel mengatakan Provinsi Jambi juga telah merencanakan pengembangan wilayah industri seluas 1000 hektar, dan Pelabuhan yang dioperasikan PT WSI berada di dalam wilayah industri baru tersebut.

“Dengan adanya pembangkit listrik berkapasitas 200 MW dan wilayah industri ini tentu akan membutuhkan pasokan gas besar yang dapat di pasok oleh PTGN.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanpa APBN, PGN Terus Perluas Infrastruktur Gas Nasional

Tanpa APBN, PGN Terus Perluas Infrastruktur Gas Nasional

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 14:46 WIB

Pakai Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor ke Malaysia

Pakai Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor ke Malaysia

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 10:44 WIB

Rumah Sakit Pengguna Gas Bumi Dapat Service Khusus dari PGN

Rumah Sakit Pengguna Gas Bumi Dapat Service Khusus dari PGN

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 13:35 WIB

Kebut Persiapan Kilang Bontang, Pertamina Pakai Aset Badak NGL

Kebut Persiapan Kilang Bontang, Pertamina Pakai Aset Badak NGL

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 09:32 WIB

HIPMI Tuding PLN Hambat Pengusaha Lokal di Proyek 35 Ribu MW

HIPMI Tuding PLN Hambat Pengusaha Lokal di Proyek 35 Ribu MW

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 20:10 WIB

Jika RUU Migas Buntu, Pemerintah Didesak Terbitkan Perppu

Jika RUU Migas Buntu, Pemerintah Didesak Terbitkan Perppu

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:28 WIB

Ini Respon Pertamina Soal Dugaan SPBE Tak Ada Izin Beroperasi

Ini Respon Pertamina Soal Dugaan SPBE Tak Ada Izin Beroperasi

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 11:21 WIB

8 Ribu MW dari Program 35 Ribu MW  Dibangun di Jawa Tengah

8 Ribu MW dari Program 35 Ribu MW Dibangun di Jawa Tengah

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:23 WIB

Berkat Gas Bumi, Pengusaha Nasi Jamblang Hemat Rp12 Juta/Bulan

Berkat Gas Bumi, Pengusaha Nasi Jamblang Hemat Rp12 Juta/Bulan

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 19:27 WIB

Pertamina Siap Ikuti Lanjutan Tender PLTGU Jawa 1

Pertamina Siap Ikuti Lanjutan Tender PLTGU Jawa 1

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 19:26 WIB

Terkini

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:45 WIB

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 17:39 WIB

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

×