Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

8 Ribu MW dari Program 35 Ribu MW Dibangun di Jawa Tengah

Adhitya Himawan

Senin, 17 Oktober 2016 | 20:23 WIB
8 Ribu MW dari Program 35 Ribu MW  Dibangun di Jawa Tengah
Pembangkit Jawa Bali Unit Pembangkit Paiton (PT PJB UP Paiton) di Probolinggo, Jawa TImur, Kamis (17/3). [Antara]

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta (DJTY) turut memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut dengan membuktikan pelayanan terbaiknya kepada pelanggan di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hal ini dapat dilihat dari komitmen PLN DJTY untuk bersinergi dengan Pemda dan masyarakat setempat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, diantaranya adalah dengan melakukan Penandatanganan Perjanjian Penyalaan Pelanggan Tegangan Tinggi dan Pelanggan Layanan Premium dengan empat perusahaan besar di Jawa Tengah; meningkatkan status organisasi PLN Rayon Demak menjadi PLN Area Demak; serta mewujudkan Semarang Smart City dengan memberikan informasi layanan secara real-time berupa peta sebaran daerah listrik yang mengalami padam.

Keseluruhan kegiatan tersebut terangkum dalam sarasehan berupa dialog bisnis dengan tema ‘Menggayung Sinergi Untuk Meningkatkan Pertumbuhan di Jawa Tengah’, Senin (17/10/2016). 

Dialog ini menghadirkan pembicara Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko, Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Kukrit Suryo Wicaksono, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Nasri Sebayang serta Politikus Faisal Basri. Dialog ini membahas pertumbuhan perekonomian di Jawa Tengah termasuk peran PLN dalam penyediaan listrik sebagai kunci untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan elektrifikasi.

“Sebesar 8.000 MW dari Program 35.000 MW ini dibangun di Jawa Tengah, dimana sekarang masuk tahap konstruksi. Akan dibangun pula jaringan transmisi 500 kV sistem utara Jawa mulai dari Tanjung Jati B di Jepara sampai Bekasi dengan panjang lebih dari 600 km, demi memenuhi kebutuhan kelistrikan Jawa-Bali, khususnya di Jawa Tengah,” tutur Nasri. 

Saat ini rasio elektrifikasi wilayah Jawa Tengah dan DIY mencapai 91,96 persen dengan rincian rasio elektrifikasi DIY 87,51 persen dan Jawa Tengah yang telah mencapai 92,5  persen. PLN DJTY terus berupaya agar rasio elektrifikasi bisa mencapai 100 persen pada 2019. PLN berharap Program 35.000 MW yang saat ini dicanangkan pemerintah dapat didukung oleh seluruh pihak. Ketersediaan listrik ini diharapkan dapat memacu produktifitas industri dan berkontribusi pada perekonomian Indonesia, khususnya Jawa Tengah.

“Mengingat besarnya kapasitas yang dibangun di Jawa Tengah, maka kami mohon pada Gubernur dan Wakil Gubernur untuk tetap dapat membina kami untuk kelancaran pembangunan guna peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” lanjut Nasri dalam paparannya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, PLN DJTY melakukan salah satu upaya berupa Penandatanganan Amandemen Perjanjian Penyalaan Pelanggan Tegangan Tinggi dan Pelanggan dengan Layanan Premium. Perjanjian ini dilakukan antara PLN dengan empat pelanggan potensial, yaitu PT Asia Pasific Fibers di Kendal - Layanan Premium Bronze (76 MVA), PT Sinar Tambang Arthalestari di Ajibarang - Layanan Premium Gold (50 MVA), PT Rayon Utama Makmur di Sukoharjo - Layanan Premium Platinum (30 MVA) dan PT Semen Indonesia di Rembang (45 MVA) dengan penyalaan secara bertahap. Dengan ditandatangani perjanjian amandemen kepada keempat perusahaan besar di Jawa Tengah tersebut, diharapkan dapat memacu dan mendorong pertumbuhan dan perekonomian secara menyeluruh di Jawa Tengah.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan launching unit pelaksana baru dari PLN DJTY, yaitu PLN Area Demak. Selama ini, PLN Demak merupakan sub unit pelaksana atau rayon yang berada di bawah PLN Area Semarang. Dari 2011 hingga 2015, Rayon Demak mengalami pertumbuhan pelanggan mencapai 49,88 persen dengan penjualan mencapai 43,25 persen.

“Terhitung mulai hari ini, secara operasional, PLN Rayon Demak ditingkatkan status organisasinya menjadi PLN Area Demak yang meliputi empat rayon, yaitu Rayon Demak Kota, Rayon Purwodadi, Rayon Tegowanu dan Rayon Wirosari,” ujar General Manager PLN DJTY Dwi Kusnanto.

PLN Area Demak ini akan berlokasi di Maharani Swalayan, Jl. Raya Dempet-Demak-Purwodadi, Kabupaten Demak, Jawa Tengah dan akan melayani sekitar 600.000 pelanggan yang tersebar di wilayah Kabupaten Grobogan dan Demak.

Disamping itu, PLN DJTY juga meluncurkan website informasi layanan secara real-time berupa peta sebaran daerah listrik yang mengalami padam. Hal ini merupakan sinergi PLN dengan Pemerintah Kota Semarang dalam mewujudkan Semarang Smart City. Adapun penyebab listrik padam dibagi dalam tiga kategori, yakni padam karena ada kegiatan pemeliharaan yang terencana, padam akibat gangguan dan padam karena bencana. Website ini merupakan hasil kerjasama PLN DJTY dengan Pusat Informasi Publik (PIP) Pemerintah Kota Semarang. Saat ini, informasi peta padam baru disediakan untuk kota Semarang dan sekitarnya. Bagi masyarakat kota Semarang yang ingin memantau peta sebaran daerah padam tersebut dapat mengakses di https://semarangkota.go.id (terdapat link logo PLN) atau langsung ke https://petapadam.plnjateng.co.id/. Dengan adanya pusat informasi ini, pelanggan PLN dapat mengetahui adanya rencana akan dilakukan pemadaman di suatu daerah tertentu dan info secara real-time termasuk informasi penyebab padam dan estimasi waktu menyala kembali.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah Heru Sudjatmoko memaparkan kondisi perekonomian di Jawa Tengah, dimana pertumbuhan ekonominya dapat mencapai 5,75% year on year.

“Diharapkan pertumbuhan investasi di Jawa Tengah diikuti oleh PLN. Sudah pasti PLN bisa memenuhinya jika Jawa Tengah memerlukan kapasitas yang besar. Kalau PLN kesulitan lahan, kita carikan!,” ujar Heru.

Pengembangan kewirausahaan diyakini Heru harus menciptakan daya saing yang tinggi dengan negara lain. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) didorong untuk menghasilkan dua alternatif produk, yakni berkualitas dan murah untuk pasokan produk dalam negeri serta berkualitas ekspor yang dapat menghasilkan ekspansi produk.

Hal ini sejalan dengan pemaparan dari Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Kukrit Suryo Wicaksono bahwa UMKM harus berkualitas global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi: Rasio Elektrifikasi di Papua Baru 47 Persen

Presiden Jokowi: Rasio Elektrifikasi di Papua Baru 47 Persen

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 19:51 WIB

Berkat Gas Bumi, Pengusaha Nasi Jamblang Hemat Rp12 Juta/Bulan

Berkat Gas Bumi, Pengusaha Nasi Jamblang Hemat Rp12 Juta/Bulan

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 19:27 WIB

Akuisisi PGE Oleh PLN Dinilai Belum Urgen

Akuisisi PGE Oleh PLN Dinilai Belum Urgen

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 15:12 WIB

Saat Serah Terima Jabatan, Jonan Singgung Proyek 35 ribu MW

Saat Serah Terima Jabatan, Jonan Singgung Proyek 35 ribu MW

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 13:21 WIB

Pertamina Siap Ikuti Lanjutan Tender PLTGU Jawa 1

Pertamina Siap Ikuti Lanjutan Tender PLTGU Jawa 1

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 19:26 WIB

PLN Putuskan Pertamina Pemenang Tender PLTGU Jawa 1

PLN Putuskan Pertamina Pemenang Tender PLTGU Jawa 1

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 19:23 WIB

24 Gardu Induk Diresmikan untuk Perkuat Pasokan Listrik Jakarta

24 Gardu Induk Diresmikan untuk Perkuat Pasokan Listrik Jakarta

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 18:57 WIB

Kurtubi: Indonesia Butuh 240 Ribu MW untuk Jadi Negara Maju

Kurtubi: Indonesia Butuh 240 Ribu MW untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 16:05 WIB

PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:50 WIB

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:36 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×