Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Pertamina Siap Ikuti Lanjutan Tender PLTGU Jawa 1

Adhitya Himawan

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 19:26 WIB
Pertamina Siap Ikuti Lanjutan Tender PLTGU Jawa 1
VP Corcom Pertamina Wianda Pusponegoro. [Dok Pertamina]

PT Pertamina (Persero) siap mengikuti lanjutan tahapan tender Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 setelah konsorsium Pertamina-Marubeni Corporation-Sojitz Corporation menjadi peringkat pertama peserta tender.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta, Kamis (13/10/2016) mengatakan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan PLN mengenai penetapan peringkat pertama peserta tender PLTGU Jawa 1.

"Hari ini kami terima suratnya," katanya.

Menurut dia, sebagai bagian dari tahapan tender dan tentu sudah sesuai dengan kaidah tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) dalam pelaksanaan tender, pihaknya akan mengikuti langkah selanjutnya sebagaimana telah ditetapkan PLN.

PLN telah memutuskan konsorsium Pertamina-Marubeni-Sojitz sebagai peserta peringkat pertama atau calon pemenang tender proyek PLTGU Jawa 1 berkapasitas 1.600 MW dengan perkiraan investasi Rp26 triliun.

Manajer Senior Humas PLN Agung Murdifi mengatakan, pihaknya telah mengevaluasi teknis dan administrasi tender PLTGU Jawa 1.

"Kami juga telah menyelesaikan evaluasi harga proyek PLTGU ini," katanya.

Dari semua aspek yang telah ditentukan PLN, katanya, konsorsium Pertamina diputuskan sebagai peringkat pertama peserta tender.

Namun, ia enggan membeberkan harga penawaran yang diajukan masing-masing peserta tender.

"Nanti akan disampaikan saat penandatangan LoI (letter of intent)," katanya.

Selain Pertamina, peserta tender lainnya yang bertahan hingga tahap akhir adalah konsorsium Mitsubishi-Pembangkitan Jawa Bali-Rukun Raharja, Adaro-Sembawang, dan Medco Power-Nebras.

Agung mengatakan setelah keputusan peringkat pertama disampaikan kepada peserta, PLN memberikan kesempatan kepada peserta lain menyanggah penetapan calon pemenang tersebut, apabila ada prosedur pengadaan yang tidak dilaksanakan.

"Peringkat pertama peserta pelelangan berkewajiban dalam waktu 45 hari sejak penunjukan untuk menandatangani perjanjian jual beli listrik untuk memastikan jadwal COD (commercial operation date) atau operasi pada 2019 dapat terealisasi," katanya.

Agung juga menambahkan tim evaluasi PLN telah menganalisa secara mendalam semua penawaran, mengingat resiko kegagalan proyek akan tinggi, apabila peserta tidak mengikuti syarat pengadaan, khususnya pada peserta yang mengusulkan harga paling rendah.

"Konsorsium pemenang pastinya sudah sesuai dengan ketentuan serta merupakan pengembang yang benar, kompeten dan tentu saja memiliki kemampuan keuangan yang baik," ujarnya.

Selain juga, katanya, PLN telah meninjau aspek efisiensi peringkat peserta tender.

"Kami berhati-hati dalam menentukan peringkat pertama tersebut," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Putuskan Pertamina Pemenang Tender PLTGU Jawa 1

PLN Putuskan Pertamina Pemenang Tender PLTGU Jawa 1

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 19:23 WIB

24 Gardu Induk Diresmikan untuk Perkuat Pasokan Listrik Jakarta

24 Gardu Induk Diresmikan untuk Perkuat Pasokan Listrik Jakarta

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 18:57 WIB

Kurtubi: Indonesia Butuh 240 Ribu MW untuk Jadi Negara Maju

Kurtubi: Indonesia Butuh 240 Ribu MW untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 16:05 WIB

PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:50 WIB

Jaringan Gas Kota di Kota Sidoarjo dan Pekanbaru Mulai Mengalir

Jaringan Gas Kota di Kota Sidoarjo dan Pekanbaru Mulai Mengalir

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:34 WIB

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:36 WIB

Perkuat Listrik Jawa Timur, PLN Operasikan 7 Trafo Gardu Induk

Perkuat Listrik Jawa Timur, PLN Operasikan 7 Trafo Gardu Induk

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:28 WIB

Tender PLTGU Jawa 1 Diminta Jadi Rujukan PLN di Proyek Pembangkit

Tender PLTGU Jawa 1 Diminta Jadi Rujukan PLN di Proyek Pembangkit

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 16:14 WIB

12 Golongan Tarif  Listrik PLN Kembali Berubah

12 Golongan Tarif Listrik PLN Kembali Berubah

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:30 WIB

RNI Bersama Pertamina dan Toyota Kembangkan Energi Terbarukan

RNI Bersama Pertamina dan Toyota Kembangkan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:03 WIB

Terkini

11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil

11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:27 WIB

Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU

Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:25 WIB

Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:23 WIB

Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?

Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:15 WIB

51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang

51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:12 WIB

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:11 WIB

Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus

Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:09 WIB

×