Grup Bakrie Ajukan Restrukturisasi Utang Senilai Rp8 Triliun

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 28 November 2016 | 09:56 WIB
Grup Bakrie Ajukan Restrukturisasi Utang Senilai Rp8 Triliun
Direksi PT Bakrie & Brothers Tbk. [kemenperin.go.id]

PT Indika Energy Tbk (INDY) tak gegabah memasang target tinggi untuk kinerja tahun depan. Walau harga batubara memang mulai melesat pada semester kedua tahun ini.

Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, mengingatkan INDY agar berhati-hati dalam menyikapi kenaikan harga batubara belakangan. Ia memperkirakan, harga batubara akan berada di kisaran 70 Dolar Amerika Serikat (AS) – 80 Dolar AS per ton di 2017. "Tahun depan, INDY juga masih akan fokus untuk efisiensi dan menjaga dana kas," kata Hans dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2016)

Produksi INDY pun diperkirakan tidak akan jauh berbeda dari tahun ini. Tahun ini, INDY memangkas target produksi menjadi 33 juta ton, dibandingkan real-isasi tahun lalu yang mencapai 40 juta ton. Hingga akhir tahun 2016, INDY mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar 30,8 juta Dolar AS. Sampai September, serapan capex mencapai 10,6 juta Dolar AS. Jumlah belanja modal itu menyusut tajam hingga 47,53 persen bila dibandingkan dengan alokasi capex tahun lalu yang mencapai 58,7 juta Dolar AS.

Bakrie & Brothers Ajukan Proposal Restrukturisasi Kredit

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) selaku induk kelompok Grup Bakrie, tengah mengajukan proposal restrukturisasi utang kepada kreditur senilai Rp8 triliun. Direktur Utama Bakrie & Brothers Gafur Sulistyo Umar mengatakan perseroan telah mengajukan proposal dan melakukan pembicaraan dengan kreditur kakap. Proses pengajuan proposal diklaim telah mencapai 80 persen-90 persen dari seluruh tahapan. Dalam laporan keuangan per 30 September 2016, pinjaman jangka pendek mencapai Rp1,69 triliun dengan utang jangka panjang yang jatuh tem-po setahun Rp3,26 triliun.

Secara keseluruhan, liabilitas perseroan mencapai Rp12,49 triliun dari akhir tahun lalu Rp13,12 triliun. Pada awal Juni 2016, pemegang saham merestui penerbitan obligasi wajib konversi (OWK) senilai Rp990,69 miliar. "Obligasi itu dirilis melalui rights issue sebanyak 19,81 miliar lembar saham baru setara 17,45% dari modal ditempatkan dan disetor penuh," tutup Hans.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saham Produsen Obat Naik, Pasar Saham Eropa Ikut Naik

Saham Produsen Obat Naik, Pasar Saham Eropa Ikut Naik

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 09:42 WIB

Sri Mulyani Larang Ratusan Emiten di BEI Nyanyi Indonesia Raya

Sri Mulyani Larang Ratusan Emiten di BEI Nyanyi Indonesia Raya

Bisnis | Rabu, 23 November 2016 | 15:36 WIB

Agung Podomoro akan Bangun 1000 Unit Apartemen di Batam

Agung Podomoro akan Bangun 1000 Unit Apartemen di Batam

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 16:20 WIB

Kembangkan BBM Ritel, AKRA Gandeng BP Global

Kembangkan BBM Ritel, AKRA Gandeng BP Global

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 16:05 WIB

J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS

J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:47 WIB

Pantau Kebijakan Trump, Pasar Saham Eropa Melemah

Pantau Kebijakan Trump, Pasar Saham Eropa Melemah

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 10:40 WIB

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:36 WIB

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:13 WIB

Pascapemilu, Pasar Saham AS Akhirnya Menguat

Pascapemilu, Pasar Saham AS Akhirnya Menguat

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 10:56 WIB

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 13:48 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB