Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Kembangkan BBM Ritel, AKRA Gandeng BP Global

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 17 November 2016 | 16:05 WIB
Kembangkan BBM Ritel, AKRA Gandeng BP Global
PT AKR Corporindo Tbk. [akr.co.id]

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) meneken perjanjian kerja sama dengan dengan BP Global Investments Limited. Perjanjian ini dibentuk melalui anak usaha AKRA, PT Anugrah Krida Retailindo.

Keduanya akan mendirikan perusahaan joint venture untuk membangun dan mengembangkan jaringan ritel Bahan Bakar Minyak (BBM) dan memasok BBM kualitas premium. Sehingga bisa memberikan tawaran berbeda untuk konsumen Indonesia.

"Permintaan BBM ritel di Indonesia makin berkembang. Sehingga, prospek bisnis ini masih besar," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Kamis (17/11/2016).

Bisnis AKRA sejauh ini masih dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak. Hingga Kuartal III 2016, AKRA mencetak pendapatan sebesar Rp 10,9 triliun. Jumlah ini turun 27,14 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 15,03 triliun. Pendapatan AKRA masih didominasi oleh perdagangan dan distribusi BBM sebesar Rp 9,8 triliun. Lalu, pabrikan sebesar Rp442,2 miliar, dan logistik sebesar Rp526,6 miliar.

AKRA juga sudah membukukan pendapatan dari kawasan industri sebesar Rp170,4 miliar. Perseroan memangkas beban pokok dan mencetak laba selisih kurs. Hal ini membuat laba usahanya stabil. Beban keuangan AKRA juga menurun dari Rp84,2 miliar menjadi Rp61,7 miliar. Sehingga, pada periode itu, laba bersih AKRA mencapai Rp 793,19 miliar, turun tipis 6,16 persen year on year (yoy). 

"Kami memprediksi kerja sama ini akan menguntungkan bagi AKRA di jangka panjang. Kami memprediksi dalam jangka pendek AKRA bisa memperoleh kenaikan net profit yang besar dari kawasan industrinya di Gresik," tutup Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS

J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:47 WIB

Apro FInancial Membeli 77,38 Persen Saham Bank Dinar

Apro FInancial Membeli 77,38 Persen Saham Bank Dinar

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:34 WIB

Menguatnya Harga Komoditas Picu Penguatan IHSG

Menguatnya Harga Komoditas Picu Penguatan IHSG

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:13 WIB

Sepanjang 2016, Bus Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Sepanjang 2016, Bus Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 18:38 WIB

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 16:52 WIB

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:36 WIB

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:13 WIB

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 13:48 WIB

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:19 WIB

Bisnis Sewa Properti Pakuwon Jati Diprediksi Makin Moncer

Bisnis Sewa Properti Pakuwon Jati Diprediksi Makin Moncer

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 09:26 WIB

Terkini

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:27 WIB

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:18 WIB

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:09 WIB

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB