Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 17 November 2016 | 15:47 WIB
J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS
Kantor PT J Resources Asia Pasifik Tbk. [jresources.com]

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menyerap hampir seluruh fasilitas pinjaman 208,5 juta Dolar Amerika Serikat (AS). Penarikan terbaru dilakukan pada pertengahan pekan ini.

Nilainya 20 juta Dolar AS yang berasal dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia (Indonesia Eximbank). Penarikan dilakukan untuk mendukung pembangunan smelter di tambang emas yang PSAB miliki. Bulan Februari lalu PSAB memperoleh pinjaman sindikasi 208,5 juta Dolar AS plus fasilitas trade finance senilai 50 juta Dolar AS.

"Pada periode tersebut juga perseroan langsung melakukan pencairan senilai 178,5 juta Dolar AS dari fasilitas pinjaman dan 35 juta Dolar AS dari trade finance," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Kamis (17/11/2016).

Kedua pinjaman tersebut masih memiliki sisa (green shoe) masing-masing 30 juta Dolar AS dan 15 juta Dolar AS. Namun, pada Oktober lalu, PSAB kembali melakukan penarikan sisa trade finance senilai
15 juta Dolar AS. Dus, pinjaman jenis ini sudah habis seluruhnya. Sementara, green shoe atas fasilitas pinjaman masih tersisa senilai 10 juta Dolar AS.

PSAB sedang dalam agenda meningkatkan produktivitasnya. Apalagi, saat ini isu kenaikan harga emas yang merupakan safe haven kembali muncul. Sayang, hal ini belum mendongkrak performa PSAB secara signifikan.

"Pencairan pinjaman PSAB yang akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi PSAB akan membuat efek positif dalam jangka menengah bagi PSAB. Dimana ke depannya dalam jangka menengah
harga emas kami prediksi akan menguat cukup signifikan karena meningkatnya akan kebutuhan emas sebagai safe heaven," tutup Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apro FInancial Membeli 77,38 Persen Saham Bank Dinar

Apro FInancial Membeli 77,38 Persen Saham Bank Dinar

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:34 WIB

Menguatnya Harga Komoditas Picu Penguatan IHSG

Menguatnya Harga Komoditas Picu Penguatan IHSG

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:13 WIB

Sepanjang 2016, Bus Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Sepanjang 2016, Bus Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 18:38 WIB

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 16:52 WIB

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:36 WIB

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:13 WIB

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 13:48 WIB

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:19 WIB

Bisnis Sewa Properti Pakuwon Jati Diprediksi Makin Moncer

Bisnis Sewa Properti Pakuwon Jati Diprediksi Makin Moncer

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 09:26 WIB

Antam Jalin Aliansi Strategis dengan Newcrest Mining Limited

Antam Jalin Aliansi Strategis dengan Newcrest Mining Limited

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 08:50 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB