J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS

Adhitya Himawan

Kamis, 17 November 2016 | 15:47 WIB
J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS
Kantor PT J Resources Asia Pasifik Tbk. [jresources.com]

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menyerap hampir seluruh fasilitas pinjaman 208,5 juta Dolar Amerika Serikat (AS). Penarikan terbaru dilakukan pada pertengahan pekan ini.

Nilainya 20 juta Dolar AS yang berasal dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia (Indonesia Eximbank). Penarikan dilakukan untuk mendukung pembangunan smelter di tambang emas yang PSAB miliki. Bulan Februari lalu PSAB memperoleh pinjaman sindikasi 208,5 juta Dolar AS plus fasilitas trade finance senilai 50 juta Dolar AS.

"Pada periode tersebut juga perseroan langsung melakukan pencairan senilai 178,5 juta Dolar AS dari fasilitas pinjaman dan 35 juta Dolar AS dari trade finance," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Kamis (17/11/2016).

Kedua pinjaman tersebut masih memiliki sisa (green shoe) masing-masing 30 juta Dolar AS dan 15 juta Dolar AS. Namun, pada Oktober lalu, PSAB kembali melakukan penarikan sisa trade finance senilai
15 juta Dolar AS. Dus, pinjaman jenis ini sudah habis seluruhnya. Sementara, green shoe atas fasilitas pinjaman masih tersisa senilai 10 juta Dolar AS.

PSAB sedang dalam agenda meningkatkan produktivitasnya. Apalagi, saat ini isu kenaikan harga emas yang merupakan safe haven kembali muncul. Sayang, hal ini belum mendongkrak performa PSAB secara signifikan.

"Pencairan pinjaman PSAB yang akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi PSAB akan membuat efek positif dalam jangka menengah bagi PSAB. Dimana ke depannya dalam jangka menengah
harga emas kami prediksi akan menguat cukup signifikan karena meningkatnya akan kebutuhan emas sebagai safe heaven," tutup Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apro FInancial Membeli 77,38 Persen Saham Bank Dinar

Apro FInancial Membeli 77,38 Persen Saham Bank Dinar

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:34 WIB

Menguatnya Harga Komoditas Picu Penguatan IHSG

Menguatnya Harga Komoditas Picu Penguatan IHSG

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:13 WIB

Sepanjang 2016, Bus Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Sepanjang 2016, Bus Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 18:38 WIB

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 16:52 WIB

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:36 WIB

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:13 WIB

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 13:48 WIB

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:19 WIB

Bisnis Sewa Properti Pakuwon Jati Diprediksi Makin Moncer

Bisnis Sewa Properti Pakuwon Jati Diprediksi Makin Moncer

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 09:26 WIB

Antam Jalin Aliansi Strategis dengan Newcrest Mining Limited

Antam Jalin Aliansi Strategis dengan Newcrest Mining Limited

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 08:50 WIB

Terkini

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:59 WIB

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 09:57 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:56 WIB

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

×