Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

APERKEI: Peluang Mobile Transaction di Indonesia Masih Besar

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 29 November 2016 | 10:53 WIB
APERKEI: Peluang Mobile Transaction di Indonesia Masih Besar
Ilustrasi mobile banking. [Shutterstock]

Asosiasi Perencana Keuangan Indonesia (APERKEI) menilai peluang pemanfaat mobile transaction di Indonesia untuk kemudahan transaksi masih sangat besar  mengingat pengguna internet mencapai 132,7 juta orang dan pengguna mobile connection mencapai 318 juta.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan baru terdapat  104.707 agen laku pandai di Indonesia dari total 255 juta penduduk Indonesia. Padahal menurut APJATI (Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia) di 2016, pengguna internet mencapai 132,2 juta orang dan setiap tahun terus tumbuh. Sedangkan, data WeAreSocial Asia 2015 menyebutkan Indonesia memiliki 318 juta penggunaan mobile connection atau 125 persen dari total populasi.  Pengguna mobile social user mencapai 67 juta orang.

Menurut data Bank Indonesia, per Mei 2016 pengguna mobile banking di empat bank utama yaitu BCA, BNI, BRI, dan Mandiri baru mencapai 23,65 juta orang.

“Hal tersebut menunjukkan bahwa rendahnya pengguna transaksi mobile di Indonesia. Artinya, masih banyak peluang untuk mengajak masyarakat sadar menggunakan transaksi mobile,” jelas Ketua Harian Asosiasi Perencana Keuangan Indonesia (APERKEI) M.Kharisma,  yang juga Pelaksana acara Financial Festival 2016, saat acara konfrensi pers di Gedung BPPT, Jakarta, Sabtu (26/11/2016).

Menurut dia, transaksi mobile akan semakin menguntungkan masyarakat terutama dalam hal waktu dan keamanan.  Artinya, waktu yang seharusnya digunakan untuk bertransaksi non mobile dapat dimanfaatkan untuk melakukan hal yang lebih produktif dan menguntungkan bagi pengguna mobile banking.

Dengan kondisi ekonomi saat ini di Indonesia maupun di luar negeri yang semakin menantang, masyarakat seharusnya semakin sadar betapa pentingnya pemanfaatan waktu. Mereka dapat mengisi  waktu untuk melakukan kegiatan yang lebih produktif lainnya terutama kebutuhan untuk meningkatkan kuantitas harta (aset) . Hal itu ditunjukan dengan besarnya animo masyarakat untuk datang ke acara-acara seminar, workshop, pameran maupun festival keuangan.

Financial Festival 2016

Salah satu acara penting di penghujung tahun ini adalah “Financial Festival 2016”. Mengapa acara kali ini menjadi penting dan berbeda? Ada sejumlah alasan.

Pertama, karena diadakan di akhir tahun sehingga dapat dijadikan sebagai ajang perencanaan keuangan untuk tahun depan. Kedua, diadakan dalam bentuk festival dengan kelas utama dan kelas kecil. Ketiga, dapat diikuti oleh banyak institusi keuangan dan perencana keuangan. Keempat ilmu yang diberikan tidak hanya tentang keuangan dan investasi melainkan juga mencakup Keuangan Syariah, Entrepreneurship, Bisnis Franchise dan Digital Marketing (onlineshop), serta Digital Ekosistem. Finfes 2016 memiliki tema : “Meningkatkakan Kesadaran Finansial Menuju Masyarakat Indonesia yang Makmur.” Di event ini, pengunjung akan diberi fasilitas pengecekan kesehatan keuangan pribadi/ keluarga sebagai langkah awal menuju kondisi keuangan yang lebih baik.Misi dari  Finfes 2016 adalah menyebarkan ilmu perencanaan dan pengelolaan keuangan kepada masyarakat, menyebarluaskan ilmu berbisnis secara cepat dan mudah kepada masyarakat, serta membantu masyarakat Indonesia dalam mencapai kehidupan mandiri dan sejahtera.    

“Acara ini kami laksanakan agar dapat menjadi wadah untuk memandu  “Acara ini kami laksanakan agar dapat menjadi wadah untuk memandu masyarakat, baik yang belum maupun sudah memiliki penghasilan, bahkan dari penghasilan paling minim sekalipun, agar dapat menemukan referensi untuk mengelola keuangannya, memulai bisnis, ataupun berinvestasi. kami berharap acara ini dapat menjadi one stop service solution,“ kata M.Kharisma. Acara yang diadakan oleh Asosiasi Perencana Keuangan Indonesia (APERKEI) bekerja sama dengan Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI), Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal (LSP-PM) dan Asosiasi FinTech tanggal 26 dan 27 November 2016 di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta Pusat ini memberikan nuansa yang berbeda dibandingkan acara-acara serupa yang pernah ada sebelumnya.

Dalam acara ini juga diadakan Awarding yang diberikan untuk para Perencana Keuangan dan produk investasi di Indonesia yang terbagi menjadi beberapa kategori. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para individu maupun institusi yang telah memberikan kontribusi kepada masyarakat selama ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BCA Dorong Pengembangan Teknologi Digital Perbankan

BCA Dorong Pengembangan Teknologi Digital Perbankan

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 11:01 WIB

BTN Gandeng Gojek untuk Layanan Gopay Pada Nasabah

BTN Gandeng Gojek untuk Layanan Gopay Pada Nasabah

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 14:19 WIB

Inilah Transformasi BRI Menuju Era Digital Banking

Inilah Transformasi BRI Menuju Era Digital Banking

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 07:26 WIB

BCA Perkuat Layanan Digital Pada Nasabah Lewat Medsos

BCA Perkuat Layanan Digital Pada Nasabah Lewat Medsos

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 15:33 WIB

BI Terbitkan Surat Edaran untuk Permudah Layanan Keuangan Digital

BI Terbitkan Surat Edaran untuk Permudah Layanan Keuangan Digital

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:57 WIB

Ini Cara Mudah Bertransaksi Menggunakan Uang Elektronik TrueMoney

Ini Cara Mudah Bertransaksi Menggunakan Uang Elektronik TrueMoney

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 20:36 WIB

Incar Pasar E-Money, TrueMoney Berikan Banyak Promo

Incar Pasar E-Money, TrueMoney Berikan Banyak Promo

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 18:29 WIB

Commonwealth Bank Transformasi ke Layanan Keuangan Digital

Commonwealth Bank Transformasi ke Layanan Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:58 WIB

Inilah 5 Inisiatif Bank Indonesia di Sistem Pembayaran

Inilah 5 Inisiatif Bank Indonesia di Sistem Pembayaran

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:54 WIB

Fokus Kembangkan Digital Banking, BRI Gelar BRI Digital Challenge

Fokus Kembangkan Digital Banking, BRI Gelar BRI Digital Challenge

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 07:27 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB