Per Oktober 2016, Ekspor Industri Agro 29,94 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 29 November 2016 | 12:58 WIB
Per Oktober 2016, Ekspor Industri Agro 29,94 Miliar Dolar AS
Sebuah truk mengangkut komoditi kelapa sawit di Ketapang, Kalimantan Barat [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pemerintah bertekad menjadikan industri agro sebagai sektor unggulan dalam jangka panjang untuk terus memberikan stimulasi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya ini didukung dengan potensi kekayaan sumber daya alam di Indonesia, sehingga diharapkan mampu menyejahterakan masyarakat dan menghasilkan devisa.

“Langkah strategis yang dilakukan Kementerian Perindustrian adalah meningkatkan program kemitraan yang terintegrasi antara pelaku industri dengan petani,” kata Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto pada Rapat Koordinasi Nasional Kadin Indonesia Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Bersama Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Menurut Panggah, pola kemitraan yang mengaitkan antara perusahaan inti dengan petani plasma mempunyai kekuatan ekonomi yang cukup tinggi. Pasalnya,selain dapat mengatasi kendala pendanaan maupun kualitas produksi petani, pola kemitraan ini akan menjamin pemasaran maupun tingkat harga hasil produksi petani.

“Perusahaan inti juga memperoleh manfaat yang besar, antara lain dapat memasarkan produknya kepada plasma mitra mereka atau mereka mendapatkan jaminan pasokan bahan baku dari mitranya,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Panggah, pihaknya telah mendorong pelaku industri agar melakukan kerja sama kemitraan dengan kelompok petani yang bertujuan untuk memperhatikan aspek ekonomis, kualitas, kuantitas, dan kontinyuitas pasokan bahan baku. “Hal ini akan mendapatkan nilai tambah secara optimal karena rantai tata niaga lebih efisien,” ujarnya.

Panggah menyampaikan, beberapa subsektor di industri agro yang telah melakukan pola kemitraan terintegrasi yang cukup baik, antara lain industri susu, industri hilir kelapa sawit, industri gula, dan industri pengolahan kakao. “Kami yakin pola kemitraan ini akan juga memacu pertumbuhan industri agro nasional,” ungkapnya.

Berdasarkan data BPS, industri agro mampu tumbuh sebesar 6,64 persen sampai dengan triwulan III tahun 2016. Dari sisi kontribusi terhadap PDB industri pengolahan non-migas, sektor agro menyumbangkan 46,95 persen pada periode triwulan III tahun 2016 atau naik dibandingkan tahun 2015 yang bernilai 45,42 persen.

“Peran industri agro disumbangkan oleh sub sektor industri makanan dan minuman sebesar 32,82 persen, industri pengolahan tembakau 5,17 persen, dan industri hasil hutan dan perkebunan 8,95 persen,” sebut Panggah.

Sementara itu, nilai ekspor industri agro sampai bulan Oktober 2016 mencapai 29,94 miliar Dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan, nilai investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di industri agro sampai semester I tahun 2016 sebesar Rp10,68 triliun dan investasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 2,41 miliar  Dolar AS.

baca juga

Kebijakan satu peta

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani meminta kepada pemerintah segera menerbitkan kebijakan satu peta untuk merumuskan peruntukan lahan agar produksi komoditas pangan strategis bisa tercukupi. Komoditas pangan strategis itu antara lain jagung, gula, dan pakan ternak yang diharapkan dapat mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Badan Informasi Geospasial (BIG) akan segara meluncurkan one map policy. Yang kami inginkan, itu diterapkan di seluruh Indonesia dan disebarluaskan ke seluruh kementerian sehingga akan memiliki one map policy yang dipergunakan untuk kepentingan pengusaha," tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Franky Wijaya. Menurutnya, pemerintah perlu mempercepat realisasi kebijakan satu atap sehingga tidak terjadi kebijakan tumpang tindih. "Kadin mendukung dan mendorong upaya pemerintah dalam pembenahan tata ruang yang dituangkan dalam bentuk kebijakan yang realistis dan sesuai dengan skala prioritas. Salah satunya percepatan one map policy sebagai alat untuk melakukan pendekatan spasial pada kebijakan lahan di Indonesia," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Mau Produksi Buah Indonesia Sebanyak Produksi Kelapa Sawit

Jokowi Mau Produksi Buah Indonesia Sebanyak Produksi Kelapa Sawit

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 11:34 WIB

Unit Pendidikan Kemenperin Jadi Role Model Vokasi Industri

Unit Pendidikan Kemenperin Jadi Role Model Vokasi Industri

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 12:53 WIB

Daya Saing Industri Pulp dan Kertas di Indonesia Kuat

Daya Saing Industri Pulp dan Kertas di Indonesia Kuat

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 18:12 WIB

Peran Industri Smelter di Indonesia Terus Ditingkatkan

Peran Industri Smelter di Indonesia Terus Ditingkatkan

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 18:08 WIB

Kemenperin Gelar PPI 2016 di Surabaya

Kemenperin Gelar PPI 2016 di Surabaya

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 18:03 WIB

Indonesia-Bavaria Jalin Kerja Sama Industri Komponen Penerbangan

Indonesia-Bavaria Jalin Kerja Sama Industri Komponen Penerbangan

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:58 WIB

Menperin Merespon Makin Gencarnya Investor Jepang di Indonesia

Menperin Merespon Makin Gencarnya Investor Jepang di Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 15:21 WIB

Devisa Ekspor Kopi Olahan Tahun Lalu Capai 356,79 juta Dolar AS

Devisa Ekspor Kopi Olahan Tahun Lalu Capai 356,79 juta Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 19:39 WIB

Industri Plastik dan Karet Hilir Prospektif di Indonesia

Industri Plastik dan Karet Hilir Prospektif di Indonesia

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 13:48 WIB

Kemenperin Bidik Pertumbuhan Industri Agro 7,7 Persen

Kemenperin Bidik Pertumbuhan Industri Agro 7,7 Persen

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 10:50 WIB

Terkini

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:06 WIB

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:05 WIB

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:03 WIB

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:54 WIB

×