Jokowi Kritik Masyarakat yang Menabung di Bank Masih Rendah

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 01 November 2016 | 06:33 WIB
Jokowi Kritik Masyarakat yang Menabung di Bank Masih Rendah
Presiden Jokowi menghadiri peringatan Hari Menabung Sedunia di Jakarta, Senin (31/10/2016). [Dok Biro Pers Setpres/Kris]

Kebiasaan menabung merupakan bagian untuk mempersiapkan, merencanakan, dan membuat masa depan yang lebih baik. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara "Ayo Menabung" sebagai peringatan Hari Menabung Sedunia yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (31/10/2016).

"Kebiasaan untuk selalu merencanakan masa depan. Semua perlu direncanakan dan dimulai dengan memiliki tabungan, rajin menabung, rajin berinvestasi," kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, potensi jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa merupakan kekuatan bagi perekonomian. Sehingga semakin tinggi tingkat tabungan masyarakat, tentunya akan menggerakkan roda perekonomian melalui tersedianya dana yang dapat disalurkan guna investasi baik di sektor riil maupun di sektor keuangan.

"Dengan penduduk sebesar itu, kita tidak ingin hanya menjadi konsumen pasar, tetapi menjadi kekuatan produktif, yang gemar menabung, memiliki ethos kerja yang tinggi dan aktif menggerakkan perekonomian," ujar Presiden.

Presiden Jokowi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menabung melalui berbagai produk keuangan dan menjadikan kegiatan gemar menabung sebagai sebuah budaya. "Jangan lagi menyimpan uang di bawah bantal, atau di bawah kasur, kita kurangi budaya konsumtif menjadi budaya produktif. Setelah Tax Amnesty yang menyimpan di bawah kasur sebesar 1 triliun rupiah, harus diupayakan semua masuk ke perbankan," ujar Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menghimbau kepada pihak bank untuk menanggapi keluhan masyarakat terhadap biaya administrasi terhadap tabungan. "Saya titip kepada seluruh pimpinan bank yang masih ada keluhan tentang fee, kalau tabungan kecil kadang tergerus oleh biaya tabungan," kata Presiden.

Porsi Tabungan Terhadap PDB Masih Rendah

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga sempat mengatakan bahwa saat ini, rasio porsi tabungan terhadap produk domestik bruto (PDB) masih terbilang rendah di angka 20 persen. Menurut Presiden, angka idealnya adalah 32 persen.

"Tingkat kepemilikan rekening kita masih rendah, masih sebatas 19 persen dari total penduduk yang berusia di atas 15 tahun," ucap Presiden menambahkan.

Lebih lanjut Presiden menuturkan, tingkat kepemilikan dan nilai tabungan masih dapat ditingkatkan. Peningkatan ini bisa diperoleh dengan memaksimalkan potensi tabungan dari kalangan pelajar yang mencapai 44 juta siswa.

"Selain itu, mahasiswa dan pemuda yang berjumlah sekitar 55 juta orang tentunya menjadi target penghimpunan dana yang cukup potensial," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga sempat berdialog dengan anak bernama Paulus, dari Jayapura, Papua, yang mengaku sudah setahun ini selalu menabung setiap bulan sebesar Rp. 1.000 sampai Rp. 5.000.

"Kebiasaan seperti ini setiap pelajar harus memiliki, meski seribu, tiga ribu, lima ribu," ucap Presiden.

Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Prediksi Kompetisi antar Negara akan Rebutkan Pangan

Jokowi Prediksi Kompetisi antar Negara akan Rebutkan Pangan

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 06:26 WIB

Presiden Jokowi: Benih Unggul Kunci Swasembada Pangan

Presiden Jokowi: Benih Unggul Kunci Swasembada Pangan

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 06:20 WIB

Jokowi Kampanye Ayo Menabung

Jokowi Kampanye Ayo Menabung

Bisnis | Senin, 31 Oktober 2016 | 10:15 WIB

Presiden Jokowi Jamin Tak akan Impor Beras Sampai Akhir 2016

Presiden Jokowi Jamin Tak akan Impor Beras Sampai Akhir 2016

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 11:38 WIB

Jokowi Ingin Padi Jarwo Super Diterapkan di Wilayah Lain RI

Jokowi Ingin Padi Jarwo Super Diterapkan di Wilayah Lain RI

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:59 WIB

Muliaman Hadad Raih Penghargaan  Monash University Australia

Muliaman Hadad Raih Penghargaan Monash University Australia

Press Release | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:52 WIB

Jokowi Hadiri Hari Peringatan Pangan Sedunia di Boyolali

Jokowi Hadiri Hari Peringatan Pangan Sedunia di Boyolali

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:35 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Pagelaran Seni Budaya Digelar di Istana

Peringati Sumpah Pemuda, Pagelaran Seni Budaya Digelar di Istana

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:13 WIB

Bank Commonwealth Luncurkan Program WISE

Bank Commonwealth Luncurkan Program WISE

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 12:37 WIB

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:34 WIB

Terkini

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

×