Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Jokowi Kritik Masyarakat yang Menabung di Bank Masih Rendah

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 01 November 2016 | 06:33 WIB
Jokowi Kritik Masyarakat yang Menabung di Bank Masih Rendah
Presiden Jokowi menghadiri peringatan Hari Menabung Sedunia di Jakarta, Senin (31/10/2016). [Dok Biro Pers Setpres/Kris]

Kebiasaan menabung merupakan bagian untuk mempersiapkan, merencanakan, dan membuat masa depan yang lebih baik. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara "Ayo Menabung" sebagai peringatan Hari Menabung Sedunia yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (31/10/2016).

"Kebiasaan untuk selalu merencanakan masa depan. Semua perlu direncanakan dan dimulai dengan memiliki tabungan, rajin menabung, rajin berinvestasi," kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, potensi jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa merupakan kekuatan bagi perekonomian. Sehingga semakin tinggi tingkat tabungan masyarakat, tentunya akan menggerakkan roda perekonomian melalui tersedianya dana yang dapat disalurkan guna investasi baik di sektor riil maupun di sektor keuangan.

"Dengan penduduk sebesar itu, kita tidak ingin hanya menjadi konsumen pasar, tetapi menjadi kekuatan produktif, yang gemar menabung, memiliki ethos kerja yang tinggi dan aktif menggerakkan perekonomian," ujar Presiden.

Presiden Jokowi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menabung melalui berbagai produk keuangan dan menjadikan kegiatan gemar menabung sebagai sebuah budaya. "Jangan lagi menyimpan uang di bawah bantal, atau di bawah kasur, kita kurangi budaya konsumtif menjadi budaya produktif. Setelah Tax Amnesty yang menyimpan di bawah kasur sebesar 1 triliun rupiah, harus diupayakan semua masuk ke perbankan," ujar Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menghimbau kepada pihak bank untuk menanggapi keluhan masyarakat terhadap biaya administrasi terhadap tabungan. "Saya titip kepada seluruh pimpinan bank yang masih ada keluhan tentang fee, kalau tabungan kecil kadang tergerus oleh biaya tabungan," kata Presiden.

Porsi Tabungan Terhadap PDB Masih Rendah

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga sempat mengatakan bahwa saat ini, rasio porsi tabungan terhadap produk domestik bruto (PDB) masih terbilang rendah di angka 20 persen. Menurut Presiden, angka idealnya adalah 32 persen.

"Tingkat kepemilikan rekening kita masih rendah, masih sebatas 19 persen dari total penduduk yang berusia di atas 15 tahun," ucap Presiden menambahkan.

Lebih lanjut Presiden menuturkan, tingkat kepemilikan dan nilai tabungan masih dapat ditingkatkan. Peningkatan ini bisa diperoleh dengan memaksimalkan potensi tabungan dari kalangan pelajar yang mencapai 44 juta siswa.

"Selain itu, mahasiswa dan pemuda yang berjumlah sekitar 55 juta orang tentunya menjadi target penghimpunan dana yang cukup potensial," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga sempat berdialog dengan anak bernama Paulus, dari Jayapura, Papua, yang mengaku sudah setahun ini selalu menabung setiap bulan sebesar Rp. 1.000 sampai Rp. 5.000.

"Kebiasaan seperti ini setiap pelajar harus memiliki, meski seribu, tiga ribu, lima ribu," ucap Presiden.

Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Prediksi Kompetisi antar Negara akan Rebutkan Pangan

Jokowi Prediksi Kompetisi antar Negara akan Rebutkan Pangan

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 06:26 WIB

Presiden Jokowi: Benih Unggul Kunci Swasembada Pangan

Presiden Jokowi: Benih Unggul Kunci Swasembada Pangan

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 06:20 WIB

Jokowi Kampanye Ayo Menabung

Jokowi Kampanye Ayo Menabung

Bisnis | Senin, 31 Oktober 2016 | 10:15 WIB

Presiden Jokowi Jamin Tak akan Impor Beras Sampai Akhir 2016

Presiden Jokowi Jamin Tak akan Impor Beras Sampai Akhir 2016

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 11:38 WIB

Jokowi Ingin Padi Jarwo Super Diterapkan di Wilayah Lain RI

Jokowi Ingin Padi Jarwo Super Diterapkan di Wilayah Lain RI

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:59 WIB

Muliaman Hadad Raih Penghargaan  Monash University Australia

Muliaman Hadad Raih Penghargaan Monash University Australia

Press Release | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:52 WIB

Jokowi Hadiri Hari Peringatan Pangan Sedunia di Boyolali

Jokowi Hadiri Hari Peringatan Pangan Sedunia di Boyolali

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:35 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Pagelaran Seni Budaya Digelar di Istana

Peringati Sumpah Pemuda, Pagelaran Seni Budaya Digelar di Istana

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:13 WIB

Bank Commonwealth Luncurkan Program WISE

Bank Commonwealth Luncurkan Program WISE

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 12:37 WIB

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:34 WIB

Terkini

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara

Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:15 WIB

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:13 WIB

×