Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Tahun Ini BRI akan Tambah 2 Kantor Cabang Berbentuk Kapal

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 17 Oktober 2016 | 15:36 WIB
Tahun Ini BRI akan Tambah 2 Kantor Cabang Berbentuk Kapal
Bazar Inklusi Keuangan BRI di Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (15/10/2016). [Antara/Hendra Nurdiyansyah]

PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk. terus mendorong upaya peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan di seluruh Nusantara. Kali ini, Bank BRI menggelar bazaar “Inklusi Keuangan Untuk Rakyat” yang dilangsungkan di Alun Alun Kota Wonosari, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (15/10/2016).

OJK telah menetapkan bulan Oktober 2016 sebagai bulan “Inklusi Keuangan Untuk Semua” dalam rangka mencapai target Indeks Inklusi Keuangan Nasional sebesar 75% pada akhir tahun 2019. “Bank BRI berkomitmen dan mendukung kebijakan Pemerintah dengan melakukan sosialisasi inklusi keuangan selama satu bulan penuh pada bulan Oktober 2016, yang dilaksanakan di Wonosari (15/10), Jayapura (22/10) dan Palembang (29/10)," tutur Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/10/2016).

Diresmikan oleh Pemimpin Wilayah BRI Yogyakarta Andi Eko Putro, Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK Eko Ariantoro, dan Bupati Gunung Kidul Hj. Badingah, bazaar tersebut diramaikan oleh booth dari Bank BRI beserta anak perusahaan BRI, antara lain Bank BRI Syariah, Bank BRI Agro, BRI Life, BRIngin Srikandi Finance, dan BRINS. Dengan konsep edu-tainment, acara ini dikemas agar masyarakat lebih memahami produk-produk keuangan yang dipersembahkan oleh Bank BRI dan anak perusahaan, di antaranya Kredit UMKM, Kupedes, KPR, KKB, Tabungan BRI Simpedes, Tabungan BRI Simpel (Simpanan Pelajar), Basic Saving Account, Bancassurance BRI, DPLK BRI, Pembiayaan Syariah, Multifinance dan Asuransi Mikro untuk Pertanggungan Kerugian, Kesehatan, Jiwa.

Menurut Hari Siaga, masih relatif rendahnya masyarakat mengakses industri keuangan antara lain disebabkan karena faktor jangkauan industri keuangan dalam menyentuh masyarakat yang masih terbatas. “Selain itu, sosialisasi produk yang belum begitu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah perdesaan menjadi faktor lain penyebab masih relatif rendahnya inklusi keuangan,” tambah Hari Siaga. Kegiatan ini diharapkan mampu mengedukasi dan memperkenalkan layanan keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat di Wonosari.

Sebagai wujud komitmen Bank BRI untuk meningkatkan inklusi keuangan pada daerah yang memiliki potensi ekonomi dan dengan memperhatikan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan, Bank BRI berinovasi menciptakan Teras BRI Kapal yang telah diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada 4 Agustus 2015. Teras BRI Kapal yang dinamakan Bahtera Seva I tersebut beroperasi di perairan Kepulauan Seribu dan terbukti meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pada masyarakat di sekitar Kepulauan Seribu. “Bahtera Seva I selain menggerakkan roda perekonomian daerah dengan menjangkau masyarakat yang sebelumnya tidak mendapatkan akses keuangan, mampu meningkatkan literasi keuangan yakni sebagai wahana edukasi bagi para pelajar SD maupun SMP yang ingin melihat kegiatan operasional perbankan secara langsung,” imbuh Hari Siaga.

Hari Siaga menambahkan, Bank BRI pada sisa tahun 2016 ini akan meresmikan Bahtera Seva II dan Bahtera Seva III yang akan beroperasi di perairan Halmahera Selatan dan Nusa Tenggara Timur.

Selain memperluas jaringan konvensional, Bank BRI fokus terhadap pengembangan jaringan non konvensional, diantaranya melalui agen LAKU PANDAI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang dinamakan agen BRILink. Bank BRI merupakan salah satu pioneer branchless banking di Indonesia dan hingga saat ini agen BRILink berjumlah 69.552 tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Agen BRILink mampu menyediakan berbagai layanan perbankan, seperti setoran pinjaman, setoran simpanan, tarik tunai, isi ulang pulsa, pembukaan rekening simpanan dan asuransi AM-KKM (Asuransi Mikro – Kesehatan, Kecelakaan dan Meninggal) , untuk masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional.

Komitmen BRI untuk terus mengedepankan update teknologi atas fitur produk dan layanan serta pertumbuhan yang cepat dari jaringan Bank BRI telah menciptakan kebutuhan yang mendesak untuk jaringan komunikasi. Atas dasar tersebut, Bank BRI meluncurkan satelit finansial yang dinamakan BRIsat pada pertengahan 2016 dan menjadikan Bank BRI sebagai bank pertama dan satu – satunya di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelit sendiri.

Sebagai wujud komitmen untuk memajukan UMKM dengan memanfaatkan teknologi terkini, Bank BRI menciptakan Teras BRI Digital. Teras ini merupakan transformasi dari Teras BRI konvensional, dengan mengedepankan pelayanan digital kepada nasabah serta memperkuat komunitas pasar tradisional maupun marketplace. Jika selama ini Teras BRI konvensional masih menggunakan tenaga frontliner berupa Teller dan Customer Service, maka di Teras BRI Digital ini para pedagang dan nasabah diajak untuk kapabel menggunakan teknologi, yakni dengan memanfaatkan perangkat e-channel berupa Electronic Data Capture (EDC) dan PC Touchscreen secara self service. Aplikasi yang biasanya manual dengan kertas, di Teras BRI Digital sudah menggunakan e-Form, yang ditanam programnya dalam sebuat tablet PC. Personil Bank BRI yang membantu, cukup satu orang Banking Assistant. Sedangkan secara visual,tampilan Teras BRI berubah. Jika selama ini bernuansa tradisional, maka Teras BRI Digital menampilkan konsep tradisional dengan sentuhan modern dan hi-tech.

Teras BRI Digital dilengkapi dengan aplikasi e-Pasar BRI. e-Pasar BRI adalah marketplace / pasar online yang memberikan fasilitas dan layanan berupa update informasi mengenai harga dan stok komoditas di pasar baik tingkat lokal, regional dan nasional yang diperuntukkan bagi pedagang pasar maupun pembeli yang menjadi nasabah Bank BRI. Tak hanya itu, dengan e-Pasar BRI nasabah juga dapat melakukan transaksi jual beli secara online dan bahkan men-display produk UMKM-nya secara virtual menggunakan teknologi video mapping.

“Dengan adanya satelit finansial BRIsat, Bank BRI mampu menyediakan jaringan dan komunikasi ke seluruh pelosok negeri, menjangkau yang tidak terjangkau dan meningkatkan perekonomian di daerah yang pada akhirnya akan mendorong inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Hari Siaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Likuiditas BNI Diyakini Cukup untuk Topang Kredit

Kondisi Likuiditas BNI Diyakini Cukup untuk Topang Kredit

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:42 WIB

BNI Segera Buka Cabang di Malaysia Pada Semester I 2017

BNI Segera Buka Cabang di Malaysia Pada Semester I 2017

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:38 WIB

Laba Bersih BNI Naik 28 Persen di Kuartal III 2016

Laba Bersih BNI Naik 28 Persen di Kuartal III 2016

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:34 WIB

Kredit Program JARING Bank Mandiri Telah Capai Rp1,33 Triliun

Kredit Program JARING Bank Mandiri Telah Capai Rp1,33 Triliun

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:28 WIB

Di Indonesia Baru 66 Ribu Bankir yang  Tersertifikasi

Di Indonesia Baru 66 Ribu Bankir yang Tersertifikasi

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:19 WIB

BNI Himpun Dana Tebusan Tax Amnesty Rp7,6 Triliun

BNI Himpun Dana Tebusan Tax Amnesty Rp7,6 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:14 WIB

Commonwealth Bank Gandeng Iwapi Perluas Literasi Keuangan

Commonwealth Bank Gandeng Iwapi Perluas Literasi Keuangan

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 17:44 WIB

Himpunan Bank BUMN Incar Jadi Penyalur Bantuan Sosial Non Tunai

Himpunan Bank BUMN Incar Jadi Penyalur Bantuan Sosial Non Tunai

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 12:35 WIB

Bank Mandiri Salurkan KUR Buat Nelayan di Lamongan

Bank Mandiri Salurkan KUR Buat Nelayan di Lamongan

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 11:24 WIB

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:29 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB