Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Forextime: Rupiah Tertekan Jelang Rilis Ketenagakerjaan AS

Adhitya Himawan

Rabu, 30 November 2016 | 14:12 WIB
Forextime: Rupiah Tertekan Jelang Rilis Ketenagakerjaan AS
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Nuansa kegelisahan kental terasa di pasar negara-negara berkembang menjelang rilis data ketenagakerjaan non pertanian (NFP) AS Jumat ini yang dapat memastikan ekspektasi kenaikan suku bunga AS di bulan Desember. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bertahan di perdagangan hari Selasa (29/11/2016) dengan harga sedikit meningkat seiring dengan evaluasi investor tentang kemenangan Trump.

"USD terus menguat sehingga mata uang pasar berkembang rentang mengalami penurunan signifikan seperti yang terjadi pada USDIDR yang melemah menuju 13560. "Walaupun sentimen terhadap ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini terus membaik, tekanan dapat terjadi di jangka pendek karena kombinasi antara spekulasi kenaikan suku bunga, menguatnya USD, dan isu seputar terpilihnya Trump membebani situasi Pasar Berkembang," kata Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11/2016).

USD stabil menjelang PDB Q3 AS

Meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS di bulan Desember mendukung USD terhadap sekeranjang mata uang. Saat laporan itu dituliskan, harga berkisar di sekitar 101.40. Sentimen terhadap USD sangat bullish dan peningkatan dua bulan mata uang ini mendekati level tertinggi sejak awal 2015 karena efek Trump. Dengan melejitnya optimisme bahwa Donald Trump akan mendongkrak infrastruktur dan memangkas pajak, spekulasi peningkatan pertumbuhan AS pun melejit dan ini dapat mendukung inflasi. Walaupun peningkatan inflasi yang cukup kuat dapat menjadi katalis yang dibutuhkan Federal Reserve untuk meningkatkan suku bunga AS beberapa kali di tahun 2017, investor mungkin harus menunggu hingga rapat Fed Desember ini untuk mendapat kejelasan yang lebih pasti mengenai wacana hawkishini.

Perhatian pasar akan tertuju pada PDB kuartal 3 AS dan keyakinan konsumen yang dapat memberi gambaran tentang kondisi ekonomi terbesar dunia ini. Tren pertumbuhan AS secara umum positif tahun ini dan hal ini dapat terefleksikan apabila revisi PDB Q3 melampaui estimasi 2.9 persen.

Indeks Dolar tetap sangat bullish pada rentang waktu harian karena secara konsisten level tertinggi yang lebih tinggi dan level terendah yang lebih tinggi. Level resistance sebelumnya yaitu 101,00 dapat berubah menjadi level support dinamis yang dapat membuka jalan menuju 102.00 atau bahkan lebih tinggi lagi. Bulls tetap memegang kendali di atas 100.00.

Pound sterling meningkat tajam 

Rapat OPEC mendatang dan antisipasi menjelang rilis NFP membuat GBP sedikit terlupakan dan investor bullish memanfaatkan peluang ini untuk menyerang. Terlepas dari peningkatan jangka pendek, GBP tetap terbelenggu oleh situasi Brexit yang pelik dan ketidakpastian yang membatasi peningkatan mata uang ini. Perdebatan para pakar keuangan mengenai topik Brexit ditambah begitu banyaknya pertanyaan yang belum terjawab seputar rencana pemerintah terkait Brexit sangat mengganggu ketertarikan investor terhadap GBP. 

GBPUSD dapat menderita aksi jual luar biasa dan menguatnya USD dapat menjadi pemicu bagi investor bearish untuk mengantarkan harga lebih rendah lagi. Para penjual perlu menaklukkan level support 1.240 untuk GBPUSD yang dapat membuka jalan menuju 1.220 atau lebih rendah lagi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Menguat, Harga Minyak Dunia Melorot

Dolar AS Menguat, Harga Minyak Dunia Melorot

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 07:52 WIB

BI Perlu Terobosan Stabilkan Rupiah

BI Perlu Terobosan Stabilkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 04:18 WIB

Forextime: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia Menarik Perhatian

Forextime: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia Menarik Perhatian

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 18:55 WIB

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 09:06 WIB

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 12:15 WIB

Ini Posisi Rupiah Terhadap Sejumlah Valuta Asing versi BPS

Ini Posisi Rupiah Terhadap Sejumlah Valuta Asing versi BPS

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 17:49 WIB

Sri Mulyani Akui Rupiah Terkena Dampak Donald Trump

Sri Mulyani Akui Rupiah Terkena Dampak Donald Trump

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:43 WIB

Rupiah Turun, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Rupiah Turun, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:07 WIB

Bappenas Bantah Rupiah Turun Karena Donald Trump Menang

Bappenas Bantah Rupiah Turun Karena Donald Trump Menang

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 12:48 WIB

Forextime: Sensitivitas Pasar Meningkat Menjelang Pilpres AS

Forextime: Sensitivitas Pasar Meningkat Menjelang Pilpres AS

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 15:00 WIB

Terkini

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×