Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Cara Memastikan KTA Diterima Bank

Angelina Donna

Jum'at, 09 Desember 2016 | 19:58 WIB
Ini Cara Memastikan KTA Diterima Bank
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Bank adalah lembaga formal yang keberadaannya diatur oleh hukum. Kalau kita berurusan dengan bank, sudah semestinya kita mengikuti aturan agar urusan itu berjalan lancar.

Dalam hal permohonan kredit tanpa agunan (KTA), misalnya. Banyak orang rungsing alias marah-marah setelah permohonan KTA-nya ditolak bank. Padahal dia merasa segala persyaratan sudah terpenuhi.

Usut punya usut, dia masih punya tanggungan tagihan kartu kredit yang belum dibayar. Coba tuntaskan dulu beban kewajiban itu sebelum mencari beban lain.

Bank tentunya mikir-mikir kalau menghadapi soal seperti ini. “Ini orang utangnya aja belum dibayar lunas, kok nambah utang lagi,” begitu kira-kira.

Untuk memastikan KTA mulus diterima bank, selain melunasi tunggakan seperti di atas, berikut ini cara yang bisa dijalankan:

1. Punya kartu kredit

Sebagian besar bank menetapkan syarat KTA adalah punya kartu kredit. Kartu ini harus sudah dimiliki dan digunakan setidaknya dalam setahun.

Tapi ada juga yang gak mensyaratkan kepemilikan kartu kredit. Namun biasanya jumlah pinjamannya lebih kecil ketimbang yang mensyaratkan kartu kredit. Kepemilikan kartu kredit penting karena bank akan melihat kebiasaan kita dalam membayar tagihan kredit.

2. Tagihan kartu kredit beres

Bila punya kartu kredit 3 tahun tapi pembayarannya sering nunggak, ya susah permohonan KTA-nya cair. Sebaliknya, jika baru punya kartu kredit 1 tahun tapi tiap bulan lancar bayar tagihan, proses KTA-nya bakal lebih lancar.

Membayar tagihan kartu kredit dengan minimum payment tidak disarankan, karena sama saja dengan menunda utang. Layanan ini bisa digunakan hanya dalam keadaan terpaksa, dan segera lunasi tagihan seluruhnya pada bulan depan.

3. Lunasi tagihan lain

Gak hanya kartu kredit, tagihan utang lainnya mesti dilunasi dulu untuk memastikan KTA mulus diterima bank. Misalnya cicilan kendaraan atau barang elektronik.

Segala macam cicilan akan diselidiki oleh bank sebelum memberikan KTA. Ini demi kebaikan kita juga, karena bank gak mau kita menumpuk beban utang.

4. Memastikan domisili

Bank lebih percaya kepada mereka yang domisilinya sudah tetap dan jelas. Jika domisili kita sering berpindah-pindah, peluang KTA dikabulkan lebih kecil.

Contohnya kita masih tinggal ngontrak atau ngekos. Paling gak kita sudah menetap di alamat sesuai dengan KTA minimal 1 tahun. Ini untuk memudahkan urusan dengan bank jika sewaktu-waktu bank hendak datang ke alamat kita.

5. Jujur memberikan data

Ini yang sering diremehkan orang. Kejujuran dalam pemberian data sangatlah penting. Sebagai contoh, soal jumlah gaji. Karena merasa jumlah gajinya kurang pas dengan ketentuan bank, akhirnya dilebih-lebihkan ketika mengisi formulir atau dalam wawancara.

Padahal ada syarat berupa slip gaji dan salinan rekening tabungan. Ketika bank mengecek silang, ditemukanlah ketidakcocokan itu. Walhasil, permohonan KTA ditolak.

Begitu juga soal cicilan dan poin syarat lainnya. Bank pun bisa saja datang ke alamat kita untuk mengecek kebenaran domisili.

Bahkan bukan gak mungkin mereka menelepon kantor untuk bertanya-tanya soal kita. Daripada ambil risiko ditolak karena berbohong, mending pastikan seluruh syarat terpenuhi baru mengajukan permohonan KTA.

Dibanding pinjaman multiguna yang harus memberikan jaminan, KTA memang menggiurkan. Nggak perlu ngasih jaminan, duit pinjaman bisa kita gunakan.

Karena itu, kita mesti bertanggung jawab dalam mengakses dan menggunakan fasilitas ini. Ikuti segala aturan, maka seluruh urusan bakal lancar berjalan.

Baca juga artikel DuitPintar lainnya:

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bank Menawarkan Top Up KTA

Mengapa Kartu Kredit Penting Sebelum Mengajukan KTA Ternyata Ini Jawabannya

Kalau Emang Berat Nyicil Coba Ajukan KTA Tenor Panjang di 14 Bank Ini

Published by

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karier Macet Bukanlah Alasan Buat Resign

Karier Macet Bukanlah Alasan Buat Resign

Lifestyle | Rabu, 07 Desember 2016 | 19:48 WIB

Bikin Tabungan Tambah Gemuk Ratusan Ribu Per Bulan, Gampang

Bikin Tabungan Tambah Gemuk Ratusan Ribu Per Bulan, Gampang

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 20:12 WIB

Pulihkan Reputasi bagi yang Pernah Masuk Daftar BI Checking

Pulihkan Reputasi bagi yang Pernah Masuk Daftar BI Checking

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 20:45 WIB

Punya Rp20 Juta? Buka Kedai Kopi Saja

Punya Rp20 Juta? Buka Kedai Kopi Saja

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 20:05 WIB

Beli Barang Harga Murah Malah Bikin Rugi, Kok Bisa

Beli Barang Harga Murah Malah Bikin Rugi, Kok Bisa

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 20:25 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB