Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

REI Akui Rumah Kelas Bawah Masih Tumbuh

Ririn Indriani

Sabtu, 17 Desember 2016 | 04:14 WIB
REI Akui Rumah Kelas Bawah Masih Tumbuh
Program pembangunan sejuta rumah. [btnproperti.co.id]

Suara.com - Realestate Indonesia (REI) mengakui di tengah kondisi belum pulihnya sektor properti Indonesia hingga saat akhir 2016 ternyata rumah kelas bawah masih bertumbuh.

"Saat ini yang masih tumbuh untuk segmen rumah bawah yang porsinya mencapai 37 persen," kata Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Menurutnya pernyataan itu disampaikan kepada anggota REI dan pihak terkait lainnya ketika menghadiri HousingEstate Awards, Kamis malam (15/12), di Jakarta.

Dijelaskan Soelaeman, segmen ini telah menjadi obat, khususnya untuk pengembang daerah anggota REI yang jumlahnya mencapai 3.700 pengembang dan 70 persennya merupakan pengembang rumah menengah bawah.

"Dari total pengembang rumah menengah bawah ini, sekitar 70 persennya tersebar diluar Jabodetabek, " katanya.

Namun, lanjut Soelaeman, pada sisi lain tentu pengembang nasional harus mampu bertahan karena merupakan garda terdepan pembangunan.

"Begitu banyak pihak yang tergantung dengan proyek kita, banyak pajak yang bisa disetor, ekonomi yang bangkit, makanya kita harus bertahan, " katanya.

Soelaeman juga menyatakan apresiasinya terhadap HousingEstate yang telah menginspirasi dan memacu semangat pengembang.

"Bagi kami, ini juga sebagai ujian di saat yang sulit dan sekali lagi penghargaan ini harus bisa jadi penyemangat dan spirit, " katanya.

Paling laris Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi HousingEstate Joko Yuwono pada ajang itu menyebut, para peraih HousinigEstate Awards adalah para developer yang tahun ini penjualannya, rumah ataupun apartemen, yang paling laris di kelasnya di wilayahnya masing-masing.

Juga bagi produsen bahan bangunan karena merek-mereknya paling favorit di mata developer dan bank-bank penyalur KPR yang tahun ini produknya mendapatkan respon sangat baik dari para konsumen.

"Tahun ini lebih istimewa karena di tengah kondisi perekonomian dunia yang kurang baik namun masih bisa meraih penjualan yang sangat baik," kata Yuwono.

Ia memberikan contoh, PT Ciputra Residence yang masih bisa menjual rumah komersial atau non subsidi dalam jumlah yang sangat banyak mencapai lebih dari 3.000 unit hanya dari dua proyeknya di Citra Maja Raya dan Citra Raya.

"Begitu juga SPS Group yang mampu menjual rumah bersubsidi 1.000 unit per bulan, " kata Yuwono sambil menambahkan bahwa total proyek perumahan dan apartemen di Jabotabek hingga November tahun ini yang dinilai sebanyak 1.598.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Underpass Stasiun Manggarai Rampung, Siap Diresmikan

Underpass Stasiun Manggarai Rampung, Siap Diresmikan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 04:00 WIB

Pilih Mana, Tinggal di Bandung atau Bali?

Pilih Mana, Tinggal di Bandung atau Bali?

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 19:36 WIB

Laju Kredit Properti Melambat

Laju Kredit Properti Melambat

Foto | Kamis, 01 Desember 2016 | 17:23 WIB

Terkini

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:48 WIB

Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini

Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:37 WIB

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:30 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:22 WIB

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:20 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB