BKPM: Konsorsium Korea Selatan Garap Waste-to-Energy di Bekasi

Adhitya Himawan

Senin, 19 Desember 2016 | 07:00 WIB
BKPM: Konsorsium Korea Selatan Garap  Waste-to-Energy di Bekasi
Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Badan Koordinasi Penanaman Modal melalui kantor perwakilan (IIPC) Seoul dan KBRI Seoul memfasilitasi penandatangan nota kesepahaman (MoU) Konsorsium Korea Selatan yang terdiri dari Korea Development Bank/KDB, KORBI dan GS E&C dengan PT. NW Abadi, salah satu perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Bekasi dengan nilai investasi sebesar 120 juta Dolar Amerika Serikat (AS) atau lebih dari Rp 1,5 triliun. Penandatanganan MoU dilaksanakan di Kantor KBRI Seoul, pekan lalu (9/12/2016).

Wakil Duta Besar RI di Seoul Cecep Herawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan Indonesia akan investasi di bidang energi terbarukan yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan. “Isu lingkungan dan energi terbarukan memiliki peran vital yang dapat menentukan maju dan suksesnya pembangunan suatu negara,” ujarnya dalam keterangan kepada pers, Kamis (15/12/2016).

Pejabat Promosi Investasi BKPM (IIPC) Seoul Imam Soejoedi menambahkan bahwa mendorong investasi di bidang renewable energy, khsusunya pengelolaan sampah merupakan salah satu prioritas target investasi dari Korea Selatan. Investasi ini mendukung program Kepala BKPM untuk fokus mendorong investasi yang humanis dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian serta masyarakat secara langsung.

“Seperti yang selalu disampaikan oleh Kepala BKPM terkait investasi yang humanis, kami di Seoul turut mendukung dengan menjadikan bidang renewable energy ini sebagai salah satu prioritas target investasi dari para investor di Korsel. KBRI dan perwakilan BKPM di Seoul akan terus mengawal agar proyek ini dapat diimplementasikan secepatnya,” jelas Imam dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/12/2016).

Vice Chairman KDB Bank menyampaikan bahwa KDB berkomitmen untuk berinvestasi di bidang infrastruktur & energi terbarukan di Indonesia, khususnya pengolahan sampah menjadi energi.

Sementara itu, PT NW Abadi yang diwakili oleh Teddy Sujarwanto menyampaikan bahwa proyek pengelolaan sampah menjadi energi (waste-to-energy) yang akan dibangun di Kota Bekasi akan menjadi satu-satunya pengolahan sampah pertama di Indonesia dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan menggunakan thermal, dimana teknologi tersebut ditemukan oleh perusahaannya. PT NW Abadi merupakan pemilik konsesi/pemenang lelang untuk proyek pengelolaan sampah menjadi energi yang diperkirakan akan menghasilkan listrik sebesar 34,6 MW.

MoU tersebut merupakan hasil dari pertemuan Kepala BKPM Thomas Lembong dan Deputi Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba Hutapea dengan konsorsium di Seoul yang telah dilakukan pada Oktober 2016 lalu. Tahap selanjutnya, IIPC Seoul memfasilitasi pertemuan investor asal Korea Selatan dengan mitra Lokal, yaitu PT NW Abadi sekaligus berkunjung langsung ke lokasi pengelolaan sampah Kota Bekasi.

Dalam MoU ini, konsorsium Korea akan memfasilitasi pembiayaan proyek waste-to-energy dari limbah/sampah yang berasal dari TPA kota Bekasi, Jawa Barat. Sementara itu, PT NW Abadi akan bertanggung jawab dalam hal integrasi sistem dan teknologi pengolahan limbah.

Dari data realisasi investasi Januari-September 2016 yang dimiliki oleh BKPM, Korea Selatan menduduki peringkat ke delapan dengan nilai investasi mencapai USD 743 juta terdiri dari 1.944 proyek. Nilai realisasi investasi dari Korea Selatan tersebut menyumbang 3,5 persen dari total realisasi investasi yang masuk pada periode Januari-September 2016. Dalam periode ini, realisasi investasi meningkat 13,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015 dengan nilai investasi Rp 453,4 triliun terdiri dari 21.843 proyek. Realisasi investasi dalam kurun waktu tersebut juga menyerap tenaga kerja sebanyak 960.041 orang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM Sebut Iran akan Bangun Mobile Power Plant 5000 MW

BKPM Sebut Iran akan Bangun Mobile Power Plant 5000 MW

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 20:33 WIB

Siap-siap, Dubes Undang Investor Cina Masuk Indonesia

Siap-siap, Dubes Undang Investor Cina Masuk Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2016 | 02:07 WIB

Jokowi Ajak 20 Pengusaha India Berinvestasi di Indonesia

Jokowi Ajak 20 Pengusaha India Berinvestasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 14:39 WIB

Dana Hasil Amnesti Pajak Dapat Layanan Prioritas 3 Jam di BKPM

Dana Hasil Amnesti Pajak Dapat Layanan Prioritas 3 Jam di BKPM

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 22:23 WIB

PascaTrump Terpilih, Modal Asing Keluar dari RI Rp16 Triliun

PascaTrump Terpilih, Modal Asing Keluar dari RI Rp16 Triliun

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 06:00 WIB

BKPM Dukung Peningkatan Realisasi Investasi di Sulawesi Tengah

BKPM Dukung Peningkatan Realisasi Investasi di Sulawesi Tengah

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2016 | 00:15 WIB

Kepala BKPM Klaim Kepercayaan Investor ke Indonesia Tetap Tinggi

Kepala BKPM Klaim Kepercayaan Investor ke Indonesia Tetap Tinggi

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 14:56 WIB

BKPM Jamin Keamanan Investasi di Sumatera Selatan

BKPM Jamin Keamanan Investasi di Sumatera Selatan

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 14:18 WIB

Perusahaan Besar Italia Mungkin Bangun Pabrik di Indonesia

Perusahaan Besar Italia Mungkin Bangun Pabrik di Indonesia

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 23:13 WIB

BKPM Paparkan Paket Kebijakan Ekonomi ke 450 Pengusaha Jepang

BKPM Paparkan Paket Kebijakan Ekonomi ke 450 Pengusaha Jepang

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 11:35 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×