PKS Minta PLN Cermat Terapkan Kenaikan Tarif Listrik

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 05 Januari 2017 | 05:00 WIB
PKS Minta PLN Cermat Terapkan Kenaikan Tarif Listrik
Kantor Cabang PLN Wilayah Sumatera Barat, di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (22/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Mulai 1 Januari 2017, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan kenaikan tarif listrik bertahap bagi golongan rumah tangga mampu dengan daya 900 VA (R-1/900 VA-RTM) yang berjumlah 18,9 juta‎. Kebijakan tersebut akan berpotensi menambah beban konsumsi masyarakat, diperlukan pendataan yang baik dan proses yang transparan agar penerapannya sesuai sasaran.

“Kenaikan tarif dasar listrik untuk golongan berkategori mampu 900 VA harus didukung data yang memadai dan dapat dipertanggungjawabkan, karena secara teknis membutuhkan pemilahan yang cermat antar golongan yang mampu dan tidak mampu. Ada baiknya Pemerintah merumuskan dan memvalidasi kembali data yang ada” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rofi' Munawar kepada media melalui pesan elektronik pada hari Rabu (4/1/2017).

Rofi' menambahkan, Pemerintah harus secara serius mendata ulang pelanggan yang benar-benar kurang mampu berdasarkan data Basis Data Terpadu (BDT) yang dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa rumah tangga penerima subsidi adalah yang benar-benar berhak. Disarankan, untuk melakukan penugasan tersebut PLN melakukan koordinasi yang solid dengan unit-unit PLN di seluruh Indonesia dan jajaran pemerintah dari tingkat pusat sampai tingkat daerah.

“Proses pencocokkan data dimulai dengan pemilahan data rumah tangga kurang mampu per Provinsi, per Kabupaten, per Kecamatan, per Kelurahan/Desa, sesuai unit Wilayah/Distribusi PLN hingga ke Rayon. Pendataan hanya akan dilakukan oleh pegawai PLN yang membawa surat tugas dari PLN Pusat,” tegasnya.

Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) VII Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini menambahkan, kenaikan tarif listrik akan menambah komponen pengeluaran masyarakat dan dalam tahap tertentu sangat mungkin menambah jumlah masyarakat miskin.

“Pengeluaran listrik masuk dalam komponen pengeluaran tetap (fixed expenses), sehingga sekecil apapun kenaikan tarif listrik akan berpengaruh kepada total konsumsi bulanan atau harian masyarakat. Pemerintah tidak boleh abai dalam mempertimbangkan hal tersebut, meski dalam perhitungan kenaikan kenaikan ini BPS menyatakan tidak akan berdampak besar terhadap inflasi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Hingga Desember 2016 pelangan 900 VA berjumah 23 juta seluruhnya masih disubsidi. Pemerintah mengidentifikasi masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi miskin dan rentan miskin golongan 900 VA sebanyak 4,1 juta. Ada sekitar 18,9 juta pelanggan 900 VA tidak masuk dalam kategori tersebut atau mampu. Hal itu berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan pendataan yang dilakukan PLN.i.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PT Pertamina EP Targetkan Produksi Migas 2017 264.000 BOEPD

PT Pertamina EP Targetkan Produksi Migas 2017 264.000 BOEPD

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 01:00 WIB

PGN Tambah Sambungan Gas Bumi ke 8.158 Rumah Tanpa APBN

PGN Tambah Sambungan Gas Bumi ke 8.158 Rumah Tanpa APBN

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 22:07 WIB

12 Golongan Tarif Listrik Mulai Januari 2017 Turun

12 Golongan Tarif Listrik Mulai Januari 2017 Turun

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 21:21 WIB

Awal 2017, Pertamina EP Mulai Mengebor 2 Sumur Migas

Awal 2017, Pertamina EP Mulai Mengebor 2 Sumur Migas

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 02:00 WIB

Penjualan BBM Pertamina untuk Pembangkit Listrik Pakai Skema Loco

Penjualan BBM Pertamina untuk Pembangkit Listrik Pakai Skema Loco

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 01:00 WIB

PLN Lakukan Penormalan Pasokan Listrik Akibat Gangguan Suplai Gas

PLN Lakukan Penormalan Pasokan Listrik Akibat Gangguan Suplai Gas

Bisnis | Minggu, 01 Januari 2017 | 23:30 WIB

Jelang Akhir Tahun, PGN Genjot Pemanfaatan Gas Bumi di 9 Kota

Jelang Akhir Tahun, PGN Genjot Pemanfaatan Gas Bumi di 9 Kota

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2016 | 21:50 WIB

Pakai Gas Bumi PGN, Usaha Mie Tarempa Berhemat Rp15 Juta/Bulan

Pakai Gas Bumi PGN, Usaha Mie Tarempa Berhemat Rp15 Juta/Bulan

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 14:25 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno Dituding Merecoki Bisnis Pertamina

Menteri BUMN Rini Soemarno Dituding Merecoki Bisnis Pertamina

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 17:00 WIB

Buruh Pertamina Tolak Kerjasama Pertamina dengan Saudi Aramco

Buruh Pertamina Tolak Kerjasama Pertamina dengan Saudi Aramco

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 16:19 WIB

Terkini

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:14 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:57 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:53 WIB

Sistem Kelistrikan PLN Sumatera Utara Andal, Siap Layani Periode Idul Fitri 2026

Sistem Kelistrikan PLN Sumatera Utara Andal, Siap Layani Periode Idul Fitri 2026

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:44 WIB

10 Cara Mengelola Sisa Gaji Bulanan Jika THR Habis Terpakai Mudik

10 Cara Mengelola Sisa Gaji Bulanan Jika THR Habis Terpakai Mudik

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:35 WIB

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:02 WIB

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:17 WIB

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:32 WIB