HIPMI: Akar Masalah Tata Kelola BUMN Adalah Kepentingan Politik

Adhitya Himawan

Kamis, 05 Januari 2017 | 06:03 WIB
HIPMI: Akar Masalah Tata Kelola BUMN Adalah Kepentingan Politik
Gedung Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anggawira, memandang persoalan mendasar yang terjadi dalam perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) bukan terletak pada para pimpinan atau tenaga kerja lokal maupun asing. Melainkan, kesalahan dalam tata kelola perusahaan dan kepentingan politk yang dibaurkan dalam urusan bisnis, hal tersebut menanggapi pernyataan Bapak Presiden yang berharap WNA dapat memimpin BUMN

“Akar persoalan dari perusahaan pelat merah bukan terletak pada tenaga kerja WNA (warga negara asing) atau WNI (warga negara Indonesia) yang mengelola. Tetapi, pada tata kelola perusahaan dan banyaknya kepentingan politik yang dicampur adukan dalam pekerjaan,” papar Anggawira dalam keterangan tertulis, Kamis (5/1/2017).

Komentar tersebut menyusul perkataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin agar perusahaan-perusahaan BUMN dipimpin oleh WNA profesional. Dengan begitu, Presiden meyakini kinerja perusahaan negara akan menjadi lebih optimal. Selain itu, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa Indonesia perlu belajar dari kemajuan perusahaan milik negara di Uni Emirat Arab (UEA),dan negara tetangga Singapura, yang menerapkan langkah serupa. 

“Kita tidak perlu ‘mencontek’ strategi semacam itu untuk meningkatkan kinerja perusahaan negara. Pasalnya, perusahaan asing dengan value bisnis yang mapan di dunia, dan memiliki cabang di Indonesia justru berharap tenaga kerja Indonesia semakin siap secara teknis dan behavior untuk mengambil alih,”  imbuh pengusaha muda tersebut. 

Untuk meningkatkan kualitas pekerja Indonesia agar dapat setara dengan pekerja profesional dari luar negeri, Anggawira  merasa perlu adanya jenjang leadership yang dinamis sesuai kondisi pasar dan bukan mempekerjakan WNA untuk memimpin jabatan-jabatan penting dalam perusahaan BUMN. 

“Karena itu saya katakan perlunya jenjang leadership development yang disiapkan sesuai dengan kondisi market, sosial, dan politik di negara ini. Pemerintah juga harus memiliki program untuk mendukung percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja dalam negeri,” kata Angga.

Angga menyebut bahwa BUMN juga ke depannya harus sinergi dan kolaborasi dengan swasta. agar bisa menghasilkan karya nyata.

"BUMN dan swasta harus sinergi. Semangat kolaborasi dan kerja sama harus kita bangun. Jangan sampai BUMN matikan swasta Ini yang banyak terjadi, anak cucu dan cicit BUMN hidup dari bisnis didalam BUMN ini harus diperhatikan pemerintah karena menimbulkan iklim usaha yang tidak sehat", tutup Angga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Minta PLN Cermat Terapkan Kenaikan Tarif Listrik

PKS Minta PLN Cermat Terapkan Kenaikan Tarif Listrik

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 05:00 WIB

PT DI Diduga Tak Transparan Soal Produksi CN-295 dan Heli Cougar

PT DI Diduga Tak Transparan Soal Produksi CN-295 dan Heli Cougar

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 21:47 WIB

ASDP Siap Koordinasikan Layanan Penyeberangan di Kepulauan Seribu

ASDP Siap Koordinasikan Layanan Penyeberangan di Kepulauan Seribu

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 02:00 WIB

Phapros dan Mitra Rajawali Banjaran Tandatangani Sinergi Alkes

Phapros dan Mitra Rajawali Banjaran Tandatangani Sinergi Alkes

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 02:00 WIB

PT Pertamina EP Targetkan Produksi Migas 2017 264.000 BOEPD

PT Pertamina EP Targetkan Produksi Migas 2017 264.000 BOEPD

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 01:00 WIB

Bank Mandiri Himpun Dana Repatriasi Rp23 Triliun di 2016

Bank Mandiri Himpun Dana Repatriasi Rp23 Triliun di 2016

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 22:24 WIB

PGN Tambah Sambungan Gas Bumi ke 8.158 Rumah Tanpa APBN

PGN Tambah Sambungan Gas Bumi ke 8.158 Rumah Tanpa APBN

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 22:07 WIB

7.000 Pekerja Asing Ilegal Ditangkap dan Didepotasi

7.000 Pekerja Asing Ilegal Ditangkap dan Didepotasi

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 19:24 WIB

Menhub Libatkan Pelni dan ASDP Layani Pelayaran Muara Angke

Menhub Libatkan Pelni dan ASDP Layani Pelayaran Muara Angke

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 22:40 WIB

12 Golongan Tarif Listrik Mulai Januari 2017 Turun

12 Golongan Tarif Listrik Mulai Januari 2017 Turun

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 21:21 WIB

Terkini

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:58 WIB

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

×