BKPM: Investasi 2016 Diperkirakan Serap 1,25 Juta Tenaga Kerja

Adhitya Himawan

Selasa, 10 Januari 2017 | 06:48 WIB
BKPM: Investasi 2016 Diperkirakan Serap 1,25 Juta Tenaga Kerja
Kepala BKPM Thomas Lembong memaparkan realisasi investasi Triwulan II 2016 di Jakarta, Jumat (29/7/2016). [Dok BKPM]

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas  Trikasih Lembong menyampaikan bahwa penciptaan lapangan kerja melalui Investasi di tahun 2016 akan mencapai target 1,25 juta tenaga kerja Indonesia (TKI). Capaian tersebut berdasarkan penciptaan lapangan kerja yang dicatatkan dalam periode Januari-September 2016, yang telah menyerap 958 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) langsung. Lapangan kerja baru tersebut diciptakan oleh 21.843 proyek dengan total realisasi investasi sebesar Rp453,4 triliun, atau 76,2 persen dari target realisasi investasi sepanjang 2016.

Kepala BKPM Thomas Lembong menilai bahwa realisasi investasi yang diharapkan mencapai target Rp 594,8 triliun akan menyerap 1,25 juta TKI langsung selama 2016. “Ini tentu sejalan dengan penciptaan lapangan kerja yang ditargetkan oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menciptakan 2 juta lapangan kerja per tahunnya. Dari investasi proyeksi kontribusinya mencapai 1,25 juta tenaga kerja, belum lagi kontribusi dari BUMN maupun sektor-sektor yang tidak tercatat di BKPM seperti finansial dan minyak dan gas,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media di Jakarta, Senin (9/1/2016).

Menurut Thomas, detil mengenai capaian realisasi investasi 2016 termasuk penyerapan tenaga kerjanya sedang difinalisasi oleh Kedeputian Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan BKPM. “Informasi resminya akan segera kami sampaikan pada minggu ketiga bulan ini,” jelasnya.

Berdasarkan data hingga kuartal III 2016, investasi di sektor sekunder menyumbang 60 persen lapangan kerja baru yang telah menyerap 572 ribu TKI langsung, diikuti oleh sektor primer (24 persen) dan sektor tersier (16 persen). Sektor investasi periode Januari-September 2016, lapangan kerja baru banyak tercipta di sektor tanaman pangan dan perkebunan, industri tekstil, serta industri makanan, dengan porsi masing-masing 17 persen, 13 persen, dan 12 persen.  

Jawa Barat Terbesar 220 Ribu, Diikuti Jawa Timur

Dalam tiga kuartal pertama tahun 2016, jumlah lapangan kerja baru terbesar terdapat di Jawa Barat, yaitu sejumlah 220 ribu atau mencakup 23 persen, disusul oleh Jawa Timur (12 persen) dan Banten (12 persen).

Sementara terkait dengan sektor, industri padat karya (tekstil dan sepatu) berhasil menyerap TKI langsung sebanyak 153.400 orang antara Januari dan September 2016, atau 16 persen dari lapangan kerja baru yang tercipta. Industri ini delapan kali lebih efektif menyerap tenaga kerja dibandingkan rata-rata sektor investasi lainnya, yaitu 17.900 TKI langsung per Rp1 triliun realisasi investasi.

“Sebagai contoh, sebuah perusahaan tekstil PMA asal Singapura yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah, sepanjang tahun lalu merealisasikan investasi sebesar 29,2 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dan menyerap 18.366 TKI langsung. Perusahaan PMA lainnya asal Korea Selatan yang bergerak di industri sepatu menanamkan 23,7 juta Dolar AS modal mereka di Serang, Banten, dengan membuka 11.015 lapangan kerja baru,” papar Tom.

Data TKI langsung diperoleh melalui laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) perusahaan per kuartal dan belum mencakup lapangan kerja tidak langsung yang dihasilkan untuk mendukung kegiatan investasi, misalnya jasa akomodasi, jasa transportasi, katering, laundry, maupun kegiatan usaha lainnya di sekitar proyek investasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM Optimis Riset JPMorgan Berdampak Pendek Bagi RI

BKPM Optimis Riset JPMorgan Berdampak Pendek Bagi RI

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 06:26 WIB

BKPM Jamin Masuknya Investasi Asing Ciptakan Lapangan Kerja

BKPM Jamin Masuknya Investasi Asing Ciptakan Lapangan Kerja

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 23:25 WIB

BKPM Targetkan Realisasi Investasi 2017 Capai Rp678,8 Triliun

BKPM Targetkan Realisasi Investasi 2017 Capai Rp678,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 23:20 WIB

BKPM Akan Jembatani Pusat dan Daerah untuk Dongkrak Investasi

BKPM Akan Jembatani Pusat dan Daerah untuk Dongkrak Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2016 | 23:59 WIB

BKPM Klaim Indonesia Sebenarnya Kekurangan Tenaga Kerja Asing

BKPM Klaim Indonesia Sebenarnya Kekurangan Tenaga Kerja Asing

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 18:40 WIB

Ini Modal Utama Daerah Tarik Investasi versi Kepala BKPM

Ini Modal Utama Daerah Tarik Investasi versi Kepala BKPM

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 14:50 WIB

Kepala BKPM: Investasi Garam di NTT Dukung Swasembada

Kepala BKPM: Investasi Garam di NTT Dukung Swasembada

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 15:05 WIB

Respon Fluktuasi Nilai Tukar, BKPM Perbaiki Layanan Investasi

Respon Fluktuasi Nilai Tukar, BKPM Perbaiki Layanan Investasi

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 15:00 WIB

BKPM Sebut Iran akan Bangun Mobile Power Plant 5000 MW

BKPM Sebut Iran akan Bangun Mobile Power Plant 5000 MW

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 20:33 WIB

Pemerintah Godok Regulasi Tenaga Kerja di Sektor Prioritas

Pemerintah Godok Regulasi Tenaga Kerja di Sektor Prioritas

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 06:31 WIB

Terkini

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:41 WIB

×