BKPM Akan Jembatani Pusat dan Daerah untuk Dongkrak Investasi

Adhitya Himawan

Jum'at, 30 Desember 2016 | 23:59 WIB
BKPM Akan Jembatani Pusat dan Daerah untuk Dongkrak Investasi
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong. [Dok BKPM]

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyampaikan bahwa dirinya akan mulai "merapat" ke daerah maupun Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan integrasi antara Pusat dan daerah khususnya yang terkait dengan Investasi.

Kepala BKPM menilai, integrasi dan koordinasi antara pusat dan daerah saat ini masih kurang. "Saya menerima beberapa keluhan dari daerah terkait kesulitan mereka mengakses data dari BKPM. Ini akan segera dibenahi," ujarnya disela-sela peninjauan Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Denpasar dan Badan Penanaman Modal dan Perizinan Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (30/12/2016).

Tom menyampaikan bahwa kunjungannya ke daerah juga dimanfaatkan untuk mendengarkan aspirasi dari daerah terkait kendala dan tantangan untuk menarik investasi. "Sekaligus kalau ada yang bagus. Saya nanti tinggal menyuruh untuk 'nyontek' saja ke Bali," paparnya.

Lebih lanjut Tom menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh BKPM adalah untuk menindaklanjuti hasil rapat dengan Presiden RI untuk mengembangkan daerah. "Saya akan memprioritaskan untuk mengunjungi 10 provinsi yang berkontribusi dalam menyumbang 90% realisasi investasi nasional," urai Tom.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Provinsi Bali Ida Bagus Made Parwata menambahkan bahwa salah satu keluhan yang disampaikan oleh investor adalah terkait tata ruang. "Saat ini kurang lebih 400 investor di Badung tidak dapat melanjutkan investasinya karena tidak sesuai dengan tata ruangnya" jelasnya.

Made menilai bahwa idealnya izin yang diberikan oleh BKPM langsung memperhatikan masalah tata ruang tersebut. "Contohnya Izin pembangunan hotel yang kemudian dilarang akhirnya harus diubah dari hotel menjadi apartemen," paparnya.

Sedangkan Sekretaris Pemerintah Kota Denpasar Anak Agung Rai Iswara menambahkan bahwa upaya pemerintah pusat untuk melakukan integrasi belum optimal, karena terganjal regulasi yang belum terintegrasi. "Ada kerancuan dimana masing-masing Kementerian mengeluarkan rekomendasi sendiri-sendiri. Satu regulasi berbeda dengan yang lain," paparnya. Iswara mencontohkan terkait keinginan untuk menyatukan perizinan dalam satu pintu, namun regulasinya belum mendukung hal itu.

"Diperlukan harmonisasi regulasi. Kalau ini bisa, kita acungkan jempol untuk pusat. Contohnya di sektor kesehatan untuk investasi diperlukan rekomendasi dari Dinas Kesehatan. Akhirnya selain ke PTSP mereka tetap harus ke Dinas Kesehatan," ungkapnya.

Selain itu, regulasi juga perlu mempertimbangkan kondisi di daerah tidak memukul rata. "Contohnya untuk membangun rumah sakit minimal satu hektar ini akan mudah sekali bagi teman-teman di Kalimantan, tapi untuk Bali akan susah sekali," lanjutnya.

baca juga

Provinsi Bali merupakan salah satu daerah penyumbang realisasi Investasi. Tercatat untuk periode Januari-September 2016 investasi PMDN sebesar Rp 469,27 miliar, terdiri dari 80 proyek dan menyerap tenaga kerja 821 orang. Sedangkan investasi PMA tercatat sebesar US$ 316,76 juta terdiri dari 898 proyek dan menyerap tenaga kerja 7.271 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM Akui Singapura Lirik Investasi di Mandalika dan Danau Toba

BKPM Akui Singapura Lirik Investasi di Mandalika dan Danau Toba

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2016 | 22:36 WIB

BKPM Klaim Indonesia Sebenarnya Kekurangan Tenaga Kerja Asing

BKPM Klaim Indonesia Sebenarnya Kekurangan Tenaga Kerja Asing

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 18:40 WIB

Ini Modal Utama Daerah Tarik Investasi versi Kepala BKPM

Ini Modal Utama Daerah Tarik Investasi versi Kepala BKPM

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 14:50 WIB

Kepala BKPM: Investasi Garam di NTT Dukung Swasembada

Kepala BKPM: Investasi Garam di NTT Dukung Swasembada

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 15:05 WIB

Respon Fluktuasi Nilai Tukar, BKPM Perbaiki Layanan Investasi

Respon Fluktuasi Nilai Tukar, BKPM Perbaiki Layanan Investasi

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 15:00 WIB

BKPM: Konsorsium Korea Selatan Garap  Waste-to-Energy di Bekasi

BKPM: Konsorsium Korea Selatan Garap Waste-to-Energy di Bekasi

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 07:00 WIB

BKPM Sebut Iran akan Bangun Mobile Power Plant 5000 MW

BKPM Sebut Iran akan Bangun Mobile Power Plant 5000 MW

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 20:33 WIB

Siap-siap, Dubes Undang Investor Cina Masuk Indonesia

Siap-siap, Dubes Undang Investor Cina Masuk Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2016 | 02:07 WIB

Jokowi Ajak 20 Pengusaha India Berinvestasi di Indonesia

Jokowi Ajak 20 Pengusaha India Berinvestasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 14:39 WIB

Dana Hasil Amnesti Pajak Dapat Layanan Prioritas 3 Jam di BKPM

Dana Hasil Amnesti Pajak Dapat Layanan Prioritas 3 Jam di BKPM

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 22:23 WIB

Terkini

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:02 WIB

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 10:57 WIB

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:56 WIB

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:55 WIB

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Jawa Tengah | Minggu, 08 November 2026 | 10:54 WIB

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 10:51 WIB

Pangdam Hasanuddin Gandeng Ormas dan Ojol Berantas Mafia TNI

Pangdam Hasanuddin Gandeng Ormas dan Ojol Berantas Mafia TNI

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 10:43 WIB

Bebas Bibir Pecah: 4 Lip Care Sunflower Seed Oil Penjaga Kelembapan

Bebas Bibir Pecah: 4 Lip Care Sunflower Seed Oil Penjaga Kelembapan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:40 WIB

Jangan Asal Hapus, Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File Tersembunyi

Jangan Asal Hapus, Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File Tersembunyi

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 10:38 WIB

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Jepang, Lebih dari 20 Orang Luka-Luka

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Jepang, Lebih dari 20 Orang Luka-Luka

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 10:36 WIB

×