Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Luhut Bantah Bebas Visa Membuat TKA Ilegal dari Cina Marak

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 10 Januari 2017 | 07:44 WIB
Luhut Bantah Bebas Visa Membuat TKA Ilegal dari Cina Marak
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. [Dok Kemenko Maritim]

Menjawab pertanyaan tentang tenaga kerja asing, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyinggung beberapa pihak yang mempertanyakan wacana yang disampaikan Presiden Joko Widodo soal penempatan orang asing sebagi Chief Executive Officer (CEO) di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya tidak ada yang salah dengan wacana tersebut.

"Orang-orang meributkan ketika Presiden bilang sedang memikirkan CEO BUMN orang asing. Lho, pelatih PSSI juga orang asing, kok enggak ribut," katanya.

Hal ini seharusnya dianggap sebagai tantangan untuk masyarakat Indonesia untuk lebih baik lagi, dan tidak ada hubungannya dengan nasionalisme.

Ia mencontohkan maskapai penerbangan Emirates yang diisi oleh orang-orang asing dan kini bisa menjadi salah satu maskapai internasional terbaik di dunia.

"Karena dikelola sama dia ternyata lebih bagus. Ternyata jadi world class. Lah, kita bagaimana. Kalau terpaksa, ya kita pertimbangkan. PSSI semua enggak ada yang ribut tuh. Malah bilang, carilah pelatih yang paling terkenal dari Eropa. Kita boleh dong cari CEO terbaik untuk menangani apa. Kita cari semua alat untuk bisa bikin bagus," ujar Menko Luhut.

Mengenai adanya tuduhan bahwa kebijakan bebas visa yang menyebabkan maraknya pekerja ilegal dari China, Menko Luhut tidak setuju dengan tudingan tersebut. Menurutnya kebijakan tersebut dikeluarkan untuk menggaet sebanyak-banyaknya wisatawan mancanegara datang ke Indonesia.

"Visa kita evaluasi sekarang, jangan terus ribut. Orang belum setahun kok (kebijakan ini). Kita ingin turis datang cepat,” jawabnya.

Sebelumnya, beberapa politikus Komisi IX DPR RI mengkritik bahwa kebijakan pemerintah yang memberlakukan bebas visa  bagi banyak negara membuat maraknya tenaga kerja asing ilegal yang masuk ke Indonesia. Banyaknya investor dari Cina yang berinvestasi di Indonesia dianggap menjadi pemicu masuknya pekerja ilegal ke Indonesia.

Kritik ini sendiri telah dibantah oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly. Yasonna mengatakan masuknya tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal China bukan karena kebijakan bebas visa. Jumlah TKA China yang masuk ke Indonesia lebih kecil dibanding jumlah TKI yang dikirim ke luar negeri. Laoly menyebut jumlah WNA asal China mencapai 1 juta orang, yang didominasi oleh wisatawan. Sedangkan jumlah TKA asal China berkisar 21 ribu pekerja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah akan Finalisasi Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pemerintah akan Finalisasi Pembangunan Pelabuhan Patimban

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:35 WIB

Luhut Bantah Pemerintah Cabut Subsidi Listrik Bagi Rakyat Miskin

Luhut Bantah Pemerintah Cabut Subsidi Listrik Bagi Rakyat Miskin

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:26 WIB

Luhut Minta Freeport Tunduk Revisi Aturan PP Usaha Minerba

Luhut Minta Freeport Tunduk Revisi Aturan PP Usaha Minerba

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:14 WIB

Proyek Tol Batang - Semarang Pakai Skema CPF

Proyek Tol Batang - Semarang Pakai Skema CPF

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 14:04 WIB

Terminal Baru Siap Beroperasi Tahun Ini di Berbagai Bandara AP II

Terminal Baru Siap Beroperasi Tahun Ini di Berbagai Bandara AP II

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 13:53 WIB

Terminal Baru Bandara Husein Sastranegara Telah Beroperasi

Terminal Baru Bandara Husein Sastranegara Telah Beroperasi

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 13:40 WIB

SP PLN Tolak Klausul Take or Pay yang Dianggap Rugikan PLN

SP PLN Tolak Klausul Take or Pay yang Dianggap Rugikan PLN

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 12:01 WIB

Pesawat CN-235 Produksi PT Dirgantara Indonesia Tiba di Senegal

Pesawat CN-235 Produksi PT Dirgantara Indonesia Tiba di Senegal

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 09:17 WIB

Pabrik Suku Cadang Pemasok Grup Astra Kini Pakai Gas PGN

Pabrik Suku Cadang Pemasok Grup Astra Kini Pakai Gas PGN

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 06:42 WIB

PLN Tak Boleh Batalkan Pemenang Tender PLTGU Jawa I

PLN Tak Boleh Batalkan Pemenang Tender PLTGU Jawa I

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 06:37 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×