BNI Kucurkan Kredit Rp6 Triliun Pada Sawit Sumbermas Sarana

Adhitya Himawan

Minggu, 15 Januari 2017 | 20:55 WIB
BNI Kucurkan Kredit Rp6 Triliun Pada Sawit Sumbermas Sarana
Kantor Pusat BNI di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mendapatkan fasilitas kredit Rp6 triliun dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Fasilitas kredit ini akan dimanfaatkan untuk pengembangan dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

"Dukungan BNI ini merupakan bentuk kepercayaan yang sangat berarti sekali buat PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. Ini menjadikan kami semakin optimis dalam mengembangkan bisnis," kata Direktur Keuangan SSMS Nicholas Justin Whittle dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (15/1/2017).

Bidang kerja sama lain dalam kesepakatan ini adalah penyimpanan dan pengelolaan dana dalam bentuk produk perbankan yang disiapkan BNI, penggunaan fasilitas Integrated Cash Management antara lain BNI Direct hingga BNI e-tax, serta layanan corporate card dan individual card.



Whittle menjelaskan perjanjian kerja sama kredit ini menjadi salah satu pendukung rencana manajemen SSMS pada 2017 untuk memantapkan komitmen dalam pengembangan usaha perkebunan.

Emiten perkebunan sawit yang sedang membentangkan lahan bisnis di Kalimantan Tengah ini juga konsisten untuk membidik berbagai peluang pengembangan luas areal tanam serta membangun lebih banyak pabrik kelapa sawit.

Direktur Utama SSMS, Vallauthan Subraminam menambahkan perseroan ingin terus menambah luas lahan perkebunan sawit dari seluruh areal lahan yang saat ini hampir mencapai 100.000 hektar.

"Kami akan terus mencari peluang untuk meningkatkan dan mengembangkan area cadangan lahan dan area tertanam," kata Vallauthan.

Ia menambahkan sebagian besar tanaman kelapa sawit yang dimiliki perseroan akan memasuki tahun puncak produksi.

"Kami selalu optimis bahwa profil tanaman yang kami miliki akan mendukung peningkatan produksi TBS untuk beberapa tahun ke depan," ujarnya.

Vallauthan mengharapkan perseroan bisa membangun dua pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Tengah pada 2017 dan akan melanjutkan berbagai rencana penanaman baru di atas lahan yang telah dimiliki.

Untuk itu, SSMS telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp350 miliar yang akan digunakan untuk mewujudkan rencana penanaman baru dan pengembangan infrastruktur pabrik kelapa sawit.

Dalam tiga tahun mendatang, perseroan juga telah memantapkan rencana pengembangan lahan kebun seluas 13.000 hingga 15.000 hektar.

"Biayanya sekitar 6000 dolar AS per hektar. Itu merupakan 'cost of maturity'," kata Vallauthan.

Ia menambahkan bahwa akuisisi tersebut akan dilakukan sepanjang memenuhi kondisi yang baik, mulai dari aspek lingkungan, kualitas, dan perizinan.

Saat ini, perseroan telah menargetkan peningkatan produktivitas hingga mencapai rata-rata 22 ton per hektar atau naik sekitar dua ton per hektar dibanding tahun 2016 lalu.

"Yang jelas, penambahan lahan terus dilakukan, tentunya dengan target peningkatan produktivitas. Sebab, usia tanam kita beda-beda. Tanaman sawit 2006 sampai 2016 masih ditanam. Tapi ada dua kebun kita sekarang yang sudah mencapai 28-30 ton per hektar," ujar Vallauthan.

Vallauthan juga optimistis kinerja perseroan makin membaik seiring dengan perbaikan harga minyak sawit mentah (CPO) yang terus membaik di tingkat global.

"Fundamental bisnis kami sudah kokoh. Karena itu, kami sangat optimis, ke depan nanti SSMS akan berkembang menjadi salah satu perusahaan perkebunan sawit yang akan sangat diperhitungkan," ungkap Vallauthan.

Menurut dia, harga CPO hampir pasti berada pada kisaran yang positif, apalagi terdapat peningkatan permintaan dari negara-negara di kawasan Asia, khususnya Tiongkok dan India, terutama untuk industri oleokimia dan biodiesel.

Perseroan saat ini mengoperasikan enam unit pabrik kelapa sawit, masing-masing di daerah Sulung, Natai Raya, Suayap, Selangkun, Malata dan Nanga Kiu yang rata-rata memiliki kapasitas produksi minyak sawit mentah 1.800 metrik ton per hari, dengan utilisasi tak kurang dari 60 persen.

Luas lahan sawit milik SSMS di Kalimantan Tengah per September 2016 tercatat mencapai 95.770 hektar dengan lahan tertanam mencapai 68.479 hektar.

Perkebunan kelapa sawit merupakan subsektor pertanian yang prospektif, apalagi Indonesia dan Malaysia berkontribusi sebanyak 86 persen dari pasokan seluruh minyak sawit dunia.

Permintaan terhadap minyak sawit berpotensi meningkat karena CPO digunakan sebagai bahan baku biodiesel. Kewajiban untuk konversi minyak fosil ke minyak nabati di AS, Afrika dan Indonesia juga akan meningkatkan permintaan CPO. Selain itu, kelapa sawit juga merupakan produk paling efisien dan produktif dibanding minyak nabati lainnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minyak Kelapa Sawit Berisiko Kanker, Nutella Beri Pembelaan

Minyak Kelapa Sawit Berisiko Kanker, Nutella Beri Pembelaan

Health | Kamis, 12 Januari 2017 | 19:46 WIB

BRI Bagikan 446.934 Kartu Tani Di Provinsi Jawa Tengah

BRI Bagikan 446.934 Kartu Tani Di Provinsi Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 10:48 WIB

BRI Kembangkan Desa Wisata Di Sekitar Candi Borobudur

BRI Kembangkan Desa Wisata Di Sekitar Candi Borobudur

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 10:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Rumah Kreatif BUMN di Jawa Timur

Bank Mandiri Hadirkan Rumah Kreatif BUMN di Jawa Timur

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 12:08 WIB

Inilah Modus Penipuan Terhadap Nasabah BRI

Inilah Modus Penipuan Terhadap Nasabah BRI

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 11:54 WIB

Bank Mandiri Himpun Dana Repatriasi Rp23 Triliun di 2016

Bank Mandiri Himpun Dana Repatriasi Rp23 Triliun di 2016

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 22:24 WIB

Dana Himpunan BUMN dan BUMD di BTN Naik 15 Persen

Dana Himpunan BUMN dan BUMD di BTN Naik 15 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 15:07 WIB

Gandeng 7 BUMN, BTN Optimis Bisnis Tumbuh Lebih Baik

Gandeng 7 BUMN, BTN Optimis Bisnis Tumbuh Lebih Baik

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 14:57 WIB

Taspen Akuisisi 40 Persen Saham Bank Mantap

Taspen Akuisisi 40 Persen Saham Bank Mantap

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 12:46 WIB

Bank Mandiri Berikan Kredit Rp1,2 Triliun ke PT KAI

Bank Mandiri Berikan Kredit Rp1,2 Triliun ke PT KAI

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 14:39 WIB

Terkini

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:35 WIB

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 20:23 WIB

Pajak Marketplace 0,5 Persen Berlaku 1 November, Ekonom UGM Ungkap Ancaman Seller Kabur

Pajak Marketplace 0,5 Persen Berlaku 1 November, Ekonom UGM Ungkap Ancaman Seller Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 20:22 WIB

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:21 WIB

Kulit Kombinasi Seperti Apa? Kenali Ciri-Cirinya dan Pilihan Sunscreen yang Cocok

Kulit Kombinasi Seperti Apa? Kenali Ciri-Cirinya dan Pilihan Sunscreen yang Cocok

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:15 WIB

×