Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gandeng 7 BUMN, BTN Optimis Bisnis Tumbuh Lebih Baik

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 29 Desember 2016 | 14:57 WIB
Gandeng 7 BUMN, BTN Optimis Bisnis Tumbuh Lebih Baik
Dewan Direksi BTN di Jakarta, Senin (24/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Jelang tutup tahun 2016, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. terus berekspansi dengan menggelar kemitraan bersama 7 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Aksi ini dihelat untuk mempererat sinergi antar badan usaha pelat merah, sekaligus meningkatkan penghimpunan dana dan penyaluran kredit perseroan.

Adapun, 7 BUMN yang menjalin sinergi dengan Bank BTN yakni PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA), PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) (Indonesia Re), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), Perum Perumnas (Persero), dan BPJS Ketenagakerjaan. Kemitraan ini dijalin melalui penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang disaksikan Menteri BUMN Rini M. Soemarno di gedung Kementerian BUMN di Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan kemitraan ini dilakukan dalam rangka kerja sama B2B dengan mitra kerja potensial. “Hal ini juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN untuk meningkatkan sinergi antar BUMN,” jelas Maryono usai meneken kemitraan.

Dari sinergi ini, akan ada puluhan ribu orang yang berpotensi mendapatkan berbagai fasilitas dari Bank BTN. Penerima manfaat itu terdiri atas 21.250 karyawan 7 BUMN yang meneken kemitraan dengan Bank BTN dan 20.000 peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan debitur potensial.

Beberapa fasilitas yang bisa diperoleh dari kemitraan ini seperti kredit atau pembiayaan yang menawarkan suku bunga kompetitif, jasa layanan dana, hingga jasa perbankan lainnya oleh Bank BTN. Fasilitas kredit pun beragam, mulai dari kredit ringan hingga kredit pemilikan rumah (KPR).

Selain itu, kerja sama Bank BTN dengan PTPP dan Perumnas pun bakal mengerek naik pasokan rumah sebesar 46.600 unit setiap tahunnya. Peningkatan ini, dalam rangka memenuhi target Program Sejuta Rumah dan mengurangi angka backlog.

Maryono melanjutkan, dalam jangka panjang, kerja sama ini juga bermanfaat bagi peningkatan kredit dan penghimpunan dana perseroan. “Ini sejalan dengan strategi kami untuk terus mencatatkan pertumbuhan bisnis yang saat ini masih berada di atas industri perbankan nasional,” ujar Maryono.

Adapun, MoU yang digelar di antaranya yakni, Bank BTN dengan PTBA tentang Pemanfaatan Produk, Jasa, dan Fasilitas Perbankan, Bank BTN dengan Indonesia Re tentang Penyediaan Jasa Layanan Perbankan, Bank BTN dengan PNM tentang Sinergi Bisnis BUMN dalam Rangka Memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia, Bank BTN dan BPJS Ketenagakerjaan dengan Perumnas tentang Sinergi dalam Rangka Kerja Sama Mendukung Program Sejuta Rumah, Bank BTN dengan Semen Indonesia tentang Rencana Kerja Sama Layanan Perbankan dan Pemasaran Bersama, dan Bank BTN dengan PTPP tentang Sinergi Layanan Perbankan.

Kemudian, PKS yang diteken yakni, antara Bank BTN dengan Indonesia Re tentang Penyediaan Fasilitas Kredit/Pembiayaan Konsumer kepada Karyawan, Bank BTN dengan PTBA tentang Pemberian Fasilitas Kredit Ringan Batara Payroll, Bank BTN dengan Perumnas tentang Penyediaan Dukungan KPR BTN, dan Bank BTN dengan Indonesia Re tentang Penyediaan Fasilitas Kredit/Pembiayaan Konsumer kepada Karyawan.

Sementara itu, per November 2016, Bank BTN tercatat telah menghimpun dana simpanan dari kalangan BUMN dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) senilai Rp27,13 triliun. Jumlah tersebut naik 15 persen secara year-on-year (yoy) dari Rp23,04 triliun di November 2015.

Hingga bulan kesebelas pada 2016 pun, emiten bersandi saham BBTN ini masih mencatatkan pertumbuhan bisnis di atas laju industri. Laporan keuangan (anaudited) perseroan menunjukkan aset Bank BTN naik 18.56 persen yoy dari Rp167,28 triliun pada November 2015 menjadi Rp198,34 triliun di November 2016.

Kinerja penyaluran kredit juga menunjukkan pertumbuhan di atas industri. Per November 2016, kredit dan pembiayaan Bank BTN naik 17 persen yoy menjadi Rp157,93 triliun dari Rp134,97 triliun pada November 2015.

Kemudian, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun juga tumbuh lebih tinggi di level 21,96 persen yoy dari Rp121,68 triliun pada November 2015 menjadi Rp148,41 triliun di bulan yang sama tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pakai Gas Bumi PGN, Usaha Mie Tarempa Berhemat Rp15 Juta/Bulan

Pakai Gas Bumi PGN, Usaha Mie Tarempa Berhemat Rp15 Juta/Bulan

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 14:25 WIB

Taspen Akuisisi 40 Persen Saham Bank Mantap

Taspen Akuisisi 40 Persen Saham Bank Mantap

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 12:46 WIB

Didorong Pembangunan, Daya 120 Megawatt Terpakai Semua

Didorong Pembangunan, Daya 120 Megawatt Terpakai Semua

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 08:37 WIB

Said Didu Bantah Dampak Negatif Pabrik Semen Indonesia Rembang

Said Didu Bantah Dampak Negatif Pabrik Semen Indonesia Rembang

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 17:28 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno Dituding Merecoki Bisnis Pertamina

Menteri BUMN Rini Soemarno Dituding Merecoki Bisnis Pertamina

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 17:00 WIB

Buruh Pertamina Tolak Kerjasama Pertamina dengan Saudi Aramco

Buruh Pertamina Tolak Kerjasama Pertamina dengan Saudi Aramco

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 16:19 WIB

Investasi Pertamina di 3 Proyek PLTP Sulut Senilai Rp6,18 Triliun

Investasi Pertamina di 3 Proyek PLTP Sulut Senilai Rp6,18 Triliun

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 16:01 WIB

Listrik Menyala, Aktivitas Warga Bima Mulai Pulih

Listrik Menyala, Aktivitas Warga Bima Mulai Pulih

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 15:41 WIB

Bank Mandiri Berikan Kredit Rp1,2 Triliun ke PT KAI

Bank Mandiri Berikan Kredit Rp1,2 Triliun ke PT KAI

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 14:39 WIB

Jasa Marga Masih Alihkan Lalu Lintas Akibat Jembatan Cisomang

Jasa Marga Masih Alihkan Lalu Lintas Akibat Jembatan Cisomang

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 12:45 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB