Minyak Kelapa Sawit Berisiko Kanker, Nutella Beri Pembelaan

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 12 Januari 2017 | 19:46 WIB
Minyak Kelapa Sawit Berisiko Kanker, Nutella Beri Pembelaan

Suara.com - Industri minyak kelapa sawit senilai 44 miliar dolar AS sedang dalam tekanan di Eropa setelah otoritas setempat memasukkan mereka dalam daftar makanan yang berisiko memicu kanker. Kini industri minyak kelapa sawit ini mendapat pembelaan dari produsen selai cokelat ternama, Nutella.

Perusahaan Ferrero yang memproduksi Nutella telah membuat pernyataan publik atas posisinya membela produsen bahan makanan yang kini diboikot di sejumlah negara. Bahkan pihaknya baru-baru ini meluncurkan kampanye untuk meyakinkan publik bahwa Nutella aman untuk dikonsumsi.

Seperti diketahui bahwa pembuatan selai cokelat yang fenomenal itu bergantung pada minyak kelapa sawit untuk menghasilkan tekstur yang lembut dan tahan lama.

Sebenarnya ada alternatif lain dari minyak kelapa sawit yakni minyak bunga matahari, namun pihak Ferrero berkilah bahwa bahan tersebut bisa mengubah karakter Nutella dan mereka tak mau menanggung rugi.

"Memproduksi Nutella tanpa minyak kelapa sawit bisa menghasilkan produk yang kualitasnya kurang baik dibandingkan Nutella yang ada saat ini, dan ini adalah sebuah kemunduran," ujar manajer pembelian Ferrero, Vincenzo Tapella pada Reuters.

Upaya untuk mengganti minyak kelapa sawit dengan alternatif lainnya diyakini juga akan berdampak pada bidang ekonomi, karena seperti diketahui, minyak kelapa sawit merupakan minyak sayur paling murah yakni sekitar 800 dolar AS per ton dibandingkan minyak bunga matahari yang harganya mencapai 845 dolar AS, dan minyak kanola seharga 920 dolar AS.

Ferrero menggunakan 185 ribu ton minyak kelapa sawit per tahun, dimana mengganti bahan ini dengan alternatif lainnya dapat menjebol anggaran ekstra sebanyak 8-22 milar dolar AS per tahun.

Sementara itu, Otoritas Keamanan Makanan Eropa (EFSA) pada Mei lalu mengatakan bahwa minyak kelapa sawit bersifat karsinogenik dibandingkan minyak lainnya saat dipanaskan pada suhu diatas 200 derajat celcius. Dalam artian penggunaan minyak kelapa sawit dalam pengolahan makanan bisa memicu kanker.

Namun EFSA tidak melarang konsumen untuk berhenti mengonsumsinya dan merekomendasikan studi lanjutan untuk menakar tingkat risiko karsinogenik. Begitu juga dengan Badan Pengawas Makanan dan Obat-Obatan Amerika Serikat yang tidak memberlakukan larangan penggunaan minyak kelapa sawit dalam produksi makanan.

Isu karsinogenik pada minyak kelapa sawit bermula dari aksi boikot supermarket ternama Coop terhadap produk-produk berbahan minyak kelapa sawit berdasarkan studi EFSA mengenai risiko kanker pada minyak sayur jenis ini. Aksi boikot ini kemudian diikuti produsen Barilla yang menyebut bahwa produknya bebas minyak kelapa sawit.

Pada dasarnya, pengolahan minyak kelapa sawit dalam suhu 200 derajat celcius diperlukan untuk menetralisasi bau minyak kelapa sawit. Namun Ferrero memastikan pihaknya menggunakan metode tertentu sehingga proses pengolahan minyak kelapa sawit bisa dilakukan pada suhu dibawah 200 derajat celcius sehingga meminimalisir risiko karsinogenik.

"Minyak kelapa sawit yang digunakan Ferrero aman karena bersumber dari buah yang baru saja dipetik dan diproses melalui suhu yang terkontrol," ujar Tapella membela diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Makanan Mengandung Boraks di Swalayan Gelael Tebet

Ada Makanan Mengandung Boraks di Swalayan Gelael Tebet

News | Selasa, 07 Juni 2016 | 14:37 WIB

Polisi Ungkap Rempah Bumbu Masak Berbahan Kimia

Polisi Ungkap Rempah Bumbu Masak Berbahan Kimia

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 13:10 WIB

Bumbui Masakan dengan Opium, 35 Restoran di Cina Ditangkap

Bumbui Masakan dengan Opium, 35 Restoran di Cina Ditangkap

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 07:00 WIB

Terkini

Review 3 Pilihan Lip Serum yang Bagus untuk Memerahkan Bibir, Harga Rp20 Ribuan

Review 3 Pilihan Lip Serum yang Bagus untuk Memerahkan Bibir, Harga Rp20 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Purbaya Bantah Rumor BI Masuk Kabinet di Bawah Naungan Kemenkeu

Purbaya Bantah Rumor BI Masuk Kabinet di Bawah Naungan Kemenkeu

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Senyum Puas Pelatih Asal Korsel Lihat Timnas Indonesia Dipecundangi Vietnam

Senyum Puas Pelatih Asal Korsel Lihat Timnas Indonesia Dipecundangi Vietnam

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral

Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:15 WIB

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026

Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026

Sport | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka

Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Mazda CX-30 Jadi Mobil Pertama Rakitan Dalam Negeri yang Debut di GIIAS 2026

Mazda CX-30 Jadi Mobil Pertama Rakitan Dalam Negeri yang Debut di GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan

Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu

Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:05 WIB

×