Mantan Dirut Jadi Tersangka, Saham Garuda Indonesia Menurun

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 20 Januari 2017 | 16:21 WIB
Mantan Dirut Jadi Tersangka, Saham Garuda Indonesia Menurun
Pesawat Garuda Indonesia [shutterstock]

Pasca mantan DIrektur Utama PT Garuda Indonesia (GIAA) Emirsyah Satar ditetapkan sebagai tersangka, saham maskapai pelat merah dalam sesi pembukaan perdagangan mengalami penurunan 1,1 persen atau 4 poin ke level Rp 342 per lembar saham pada Jumat (20/1/2017).

Dilansir dari Bloomberg pada pukul 15.49, harga saham Garuda Indonesia mengalami penurunan 8 poin atau ke level Rp338 per lembar saham. Penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp 346 per saham. Harga saham Garuda sendiri dipatok dengan rata-rata berada di posisi Rp 342-348 per saham.

Seperti diketahui, pada Kamis (19/1/2017), Emirsyah Satar ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan kasus menerima suap dalam pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce. Kurang lebih enam bulan lamanya, KPK mencium praktek ilegal yang dilakukan Emirsyah semasa menjabat orang nomor satu di Garuda periode 2005-2014.

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengungkapkan nilai suap yang diduga diterima bekas Direktur Utama PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Emirsyah Satar dari Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd. Soetikno Soedarjo dalam proyek pengadaan pesawat dan mesin pesawat airbus S. A. S. dan Rolls Royce P. L. C.

Suap yang diduga diterima Emirsyah dalam bentuk uang dan barang. Yang dalam bentuk uang kalau dirupiahkan mencapai sekitar Rp46 miliar dengan kurs Rp13 ribu per dollar AS. Sedangkan yang berbentuk barang jika dirupiahkan setara 26 miliar rupiah.

"Dalam bentuk uang euro 1,2 juta dan 180 ribu dollar AS atau senilai setara Rp20 miliar, dan dalam bentuk barang senilai dua juta dollar AS yang tersebar di Singapura dan Indonesia," katanya di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017).

Syarif mengungkapkan uang tersebut berasal dari Rolls Royce P. L. C. yang ditransfer ke perusahaan Connaught International. "Khusus darimana uang itu, pemberi ini (SS) dia seperti perantara dan dari Rolls Royce dapat dana tertentu dan dimasukkan dalam satu perusahaan tadi itu yang bernama Connaught International Pte. Ltd," kata Syarif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PascaEmirsyah Tersangka, KPK Belum Bidik Pihak Lain

PascaEmirsyah Tersangka, KPK Belum Bidik Pihak Lain

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 15:09 WIB

Komisi VI: Suap Emirsyah Menguak Sebab Garuda Selalu Buntung

Komisi VI: Suap Emirsyah Menguak Sebab Garuda Selalu Buntung

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 14:56 WIB

Sebelum Jadi Tersangka, Emirsyah Diperiksa Berkali-kali oleh KPK

Sebelum Jadi Tersangka, Emirsyah Diperiksa Berkali-kali oleh KPK

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 14:24 WIB

Takut Lari ke Luar Negeri, KPK Cekal Emirsyah Satar

Takut Lari ke Luar Negeri, KPK Cekal Emirsyah Satar

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 13:51 WIB

Jerat Eks-Dirut Garuda, KPK Sudah Kantongi Banyak Bukti

Jerat Eks-Dirut Garuda, KPK Sudah Kantongi Banyak Bukti

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 13:43 WIB

Demokrat Yakin Suap Roll Royce Cuma Sampai ke Emir

Demokrat Yakin Suap Roll Royce Cuma Sampai ke Emir

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 13:26 WIB

Ini Cara Perusahaan Inggris Alirkan Uang ke Emirsyah Satar

Ini Cara Perusahaan Inggris Alirkan Uang ke Emirsyah Satar

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 11:15 WIB

Terjerat Korupsi, Bekas Dirut Garuda Jadi 'TO' KPK Selama 6 Bulan

Terjerat Korupsi, Bekas Dirut Garuda Jadi 'TO' KPK Selama 6 Bulan

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 10:52 WIB

Pusaran Suap Rolls Royce di Dunia yang Seret Emirsyah Satar

Pusaran Suap Rolls Royce di Dunia yang Seret Emirsyah Satar

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 08:49 WIB

Hasil Penyelidikan Inggris soal Kasus Suap yang Libatkan Garuda

Hasil Penyelidikan Inggris soal Kasus Suap yang Libatkan Garuda

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 07:49 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×