Pertumbuhan Kredit BNI di 2016 Sebesar 20,6 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 27 Januari 2017 | 13:09 WIB
Pertumbuhan Kredit BNI di 2016 Sebesar 20,6 Persen
Wakil Direktur Utama BNI, Suprajarto, di Jakarta, Kamis (26/1/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pertumbuhan kredit PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk pada tahun 2016 mencapai 20,6 persen dibanding tahun 2015. Pertumbuhan tersebut mampu melampaui pertumbuhan kredit industri perbankan Indonesia secara umum yang per November 2016 mencapai 8,5 persen.

"Kredit yang disalurkan BNI hingga 31 Desember 2016 mencapai Rp393,28 triliun atau meningkat 20,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp326,11 triliun," kata Suprajarto, Wakil Direktur Utama BNI, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Sebesar Rp286,1 triliun atau 72,7 persen dari total kredit, disalurkan ke Segmen Bisnis Banking, sedangkan sebesar Rp65,1 triliun atau 16,5 persen ke segmen Konsumer Banking. Sisanya sebesar 11,8 persen disalurkan melalui kantor-kantor cabang luar negeri dan perusahaan-perusahaan anak.

Untuk kredit melalui Segmen Bisnis Banking, sebesar Rp95,8 triliun disalurkan melalui segmen korporasi yang mampu tumbuh 21,0%, dan kredit kepada BUMN sebesar Rp78,3 triliun atau tumbuh 33,3 persen. Sedangkan kredit kepada segmen menengah dan kecil masing-masing tumbuh 19,9 persen dan 20,5 persen.

Sementara itu, kredit ke segmen Konsumer Banking, terutama melalui pinjaman payroll yang tumbuh 128,1 persen dengan outstanding per 31 Desember 2016 mencapai Rp8,9 triliun. "Kredit Perumahan atau KPR per 31 Desember 2016 mencapai Rp36,4 triliun atau tumbuh 5,0 persen dan kartu kredit mencapai Rp10,5 triliun atau tumbuh 7,5 persen," ujar Suprajarto.

Ekspansi kredit yang terus dilakukan menunjukkan fungsi intermediasi BNI berjalan dengan baik, ditunjukkan oleh Loan to deposit ratio (LDR) yang naik dari 87,8 persen menjadi 90,4 persen. Pertumbuhan kredit tersebut tetap didukung oleh fundamental yang kuat dimana tingkat kecukupan permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) tetap terjaga baik pada level 19,4 persen.

"Secara fundamental, penyisihan pencadangan juga tetap terjaga dengan baik dengan tingkat coverage ratio naik dari 140,4% menjadi 146,0 persen," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Total Aset BNI 2016 Mencapai Rp603,03 Triliun

Total Aset BNI 2016 Mencapai Rp603,03 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 11:50 WIB

Tahun Lalu, Laba Bersih BNI Tumbuh 25,1 Persen

Tahun Lalu, Laba Bersih BNI Tumbuh 25,1 Persen

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 11:41 WIB

BRI Syariah Jalin Kerjasama dengan Politeknik Pos Indonesia

BRI Syariah Jalin Kerjasama dengan Politeknik Pos Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 11:01 WIB

Agen Laku Pandai BRI di Seluruh Indonesia  69.552 Orang

Agen Laku Pandai BRI di Seluruh Indonesia 69.552 Orang

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 14:13 WIB

Nasabah Kaya Bank Mandiri Tahun Lalu Capai 48 Ribu Nasabah

Nasabah Kaya Bank Mandiri Tahun Lalu Capai 48 Ribu Nasabah

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 13:52 WIB

Total Aset BUMN Tahun 2016 Mencapai Rp6.325 Triliun

Total Aset BUMN Tahun 2016 Mencapai Rp6.325 Triliun

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 13:29 WIB

Bank Mandiri Kucurkan Rp25,5 Triliun untuk Infrastruktur Listrik

Bank Mandiri Kucurkan Rp25,5 Triliun untuk Infrastruktur Listrik

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:43 WIB

Tahun Ini, Penyaluran KUR Ditargetkan Rp110 Triliun

Tahun Ini, Penyaluran KUR Ditargetkan Rp110 Triliun

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 10:41 WIB

Bank Mandiri Layani Transaksi PNBP Kementerian Perhubungan

Bank Mandiri Layani Transaksi PNBP Kementerian Perhubungan

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 09:50 WIB

Tingkatkan Konektivitas, Kemenhub Gandeng Bank Mandiri

Tingkatkan Konektivitas, Kemenhub Gandeng Bank Mandiri

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 08:56 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB