Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Jokowi Diminta Rasional Soal Program 35 Ribu MW

Adhitya Himawan

Senin, 30 Januari 2017 | 10:47 WIB
Jokowi Diminta Rasional Soal Program 35 Ribu MW
Presiden Jokowi bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PLN Sofyan Basir meresmikan 6 proyek pembangkit listrik di Papua. [Dok Biro Setpres/Rusman]

Presiden Joko Widodo telah mencanangkan program pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW). Namun megaproyek pembangkit listrik tersebut diyakini tak akan tuntas pada tahun 2019.

Pengamat Hukum Sumber Daya Alam dari Universitas Tarumanegara, Ahmad Redi, menegaskan bahwa program pembangkit listrik 35 ribu MW sulit jika harus dipaksakan tuntas pada tahun 2019. "Kenyataannya implementasi di lapangan kan memang banyak persoalan, mulai dari pembebasan lahan dan sebagainya," kata Redi saat dihubungi Suara.com, Senin (30/1/2017).

Belum lagi masalah seperti beberapa tender yang digelar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Ini mengakibatkan beberapa proyek pembangunan pembangkit lisrik dalam program 35.000 MW menjadi terhambat.

"Saya kira Presiden Jokowi mesti rasional. Sangat sulit untuk dipaksakan terealisasi semua pada tahun 2019," jelas Redi.

Ia memprediksi bahwa pembangunan keseluruhan pembangkit listrik yang tertuang dalam program 35.000 MW bahkan juga tak akan selesai pada tahun 2022 seperti yang diprediksi sebagain pengamat. "Mungkin baru tercapai keseluruhan pada tahun 2025 mendatang," tutup Redi.

Sebagaimana diketahu, Presiden Jokowi secara resmi meluncurkan Program 35.000 MW untuk Indonesia di pantai Samas, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/5/2015). Program terobosan di sektor ketenagalistrikan ini diluncurkan untuk mempercepat pembangunan ekonomi yang selama ini berjalan. Program 35.000 MW ini merupakan salah satu program unggulan dalam rangka mencapai salah satu sasaran nawacita yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis khususnya kedaulatan energi.

Lauching Program 35 MW ini juga merupakan komitmen pemerintah dan PLN dalam menjawab permasalahan bangsa dan negara untuk menciptakan kedaulatan energi. Komitmen 35 ribu MW sendiri tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2015-2024 yang telah disahkan dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM): 0074K/21/MEM/2015. Dalam RUPTL ini ada 109 proyek Program 35 ribu megawatt di seluruh Indonesia. Untuk 10 ribu MW ditangani langsung PLN sebanyak 35 proyek. Untuk 25 ribu MW mengundang partisipasi swasta sebanyak 74 proyek.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Luncurkan Fasilitas Kemudahan Ekspor Impor IKM di Boyolali

Jokowi Luncurkan Fasilitas Kemudahan Ekspor Impor IKM di Boyolali

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 10:36 WIB

Rembuknas 2017, Presiden Bagikan KIP untuk Siswa Yatim Piatu

Rembuknas 2017, Presiden Bagikan KIP untuk Siswa Yatim Piatu

Press Release | Senin, 30 Januari 2017 | 06:17 WIB

Tanggapi Kasus Diksar Mapala UII, Jokowi: Itu Sudah Kriminal

Tanggapi Kasus Diksar Mapala UII, Jokowi: Itu Sudah Kriminal

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 15:45 WIB

Bandara Internasional Yogyakarta Sudah Direncanakan 7 Tahun Lalu

Bandara Internasional Yogyakarta Sudah Direncanakan 7 Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 13:33 WIB

Ke Yogyakarta, Presiden Meninjau Kesiapan Lahan Bandara Baru

Ke Yogyakarta, Presiden Meninjau Kesiapan Lahan Bandara Baru

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 10:37 WIB

Hari Ini Jokowi Groundbreaking Bandara Baru Yogyakarta

Hari Ini Jokowi Groundbreaking Bandara Baru Yogyakarta

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 10:26 WIB

Melawat ke Yogyakarta, Ini Agenda Kegiatan Jokowi

Melawat ke Yogyakarta, Ini Agenda Kegiatan Jokowi

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 09:17 WIB

PKS Anggap Pertemuan Jokowi dan Antasari Tidak Perlu

PKS Anggap Pertemuan Jokowi dan Antasari Tidak Perlu

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 14:17 WIB

Jokowi: Perkaya Wawasan Anak-Anak Kita dengan Keragaman Bangsa

Jokowi: Perkaya Wawasan Anak-Anak Kita dengan Keragaman Bangsa

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 13:34 WIB

Bagikan KIP, Jokowi Berpesan Tak Boleh untuk Beli Pulsa

Bagikan KIP, Jokowi Berpesan Tak Boleh untuk Beli Pulsa

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 12:06 WIB

Terkini

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme

Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:31 WIB

5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda

5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka

Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:26 WIB

×