Jokowi: Perkaya Wawasan Anak-Anak Kita dengan Keragaman Bangsa

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 26 Januari 2017 | 13:34 WIB
Jokowi: Perkaya Wawasan Anak-Anak Kita dengan Keragaman Bangsa
Pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (Rembuknas) 2017 di JIExpo, Jakarta, Kamis (26/1). [Antara}

Peranan guru amatlah penting dalam menanamkan pendidikan dan nilai-nilai moral dalam proses pendidikan anak. Oleh karena guru pula karakter anak bangsa dengan segala nilai-nilai ke-Indonesiaannya dapat terbentuk.

"Peran guru sangat penting dalam pendidikan dan ia harus menjadi sosok yang mencerahkan, yang membuka alam dan pikir serta jiwa, memupuk nilai-nilai kasih sayang, perilaku, moralitas, dan kebhinnekaan. Inilah sejatinya pendidikan karakter yang menjadi inti dari pendidikan yang sesungguhnya," ‎kata Presiden Joko Widodo saat membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) Tahun 2017, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).

Mengingat pentingnya pendidikan karakter tersebut bagi masa depan anak bangsa di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, Kepala Negara mengingatkan kepada para guru dan anak-anak untuk senantiasa membentengi diri dari pengaruh-pengaruh negatif yang mungkin saja merasuk secara tidak disadari. Sebab, pengaruh-pengaruh negatif tersebut dikhawatirkan dapat melunturkan nilai-nilai kebhinnekaan yang telah dimiliki bangsa Indonesia.

"Perlu kita sadari bersama bahwa modernisasi dan teknologi ini juga perlu dipagari sehingga yang negatif itu tidak menginfiltrasi anak-anak kita. Perubahan kultur budaya, kalau kita lihat sekarang ini, juga mulai menyerang kita. Baik budaya barat maupun budaya dari negara-negara yang lain sehingga bisa melunturkan nilai-nilai kebhinnekaan kita," terang dia.

Jokowi juga mengajak seluruh pihak untuk kembali membiasakan diri terhadap nilai-nilai kesantunan dan budi pekerti sebagaimana yang telah menjadi nilai dasar bangsa Indonesia sejak lama. Oleh karenanya, nilai-nilai dasar tersebut haruslah disampaikan kepada anak-anak bangsa secara terus menerus.

"Nilai-nilai budi pekerti, kesopanan, dan kesantunan yang sudah menjadi karakter ke-Indonesiaan kita ini harus terus menerus disampaikan kepada anak-anak. Karena penghancuran sebuah negara bukan lagi lewat perang atau penguasaan teritori. Sekarang ini negara menguasai negara lain dimulai dari perang ideologi, penyerangan pada sisi ekonomi, penyerangan pada sisi mentalitas, penyerangan sosial budaya," ungkap dia.

Untuk menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai tersebut, dibutuhkan pembelajaran sedari dini. Anak-anak juga perlu didekatkan kepada lingkungan sosial agar tumbuh kepekaan terhadap lingkungan sosialnya.

"Saya ingin agar di pendidikan kita yang namanya ekstrakurikuler ini diwajibkan kepada anak-anak. Kemudian kegiatan kemasyarakatan, kegiatan sosial, ini juga perlu dirancang. Saya tidak tahu bisa sebulan atau dua bulan sekali misalnya mengunjungi panti jompo. Biar ada rasa sosial anak-anak kita," tegas dia.

baca juga

Mantan Gubernur DKI Jakarta merasa bahwa belakangan ini kegiatan-kegiatan sosial tersebut sudah mulai ditinggalkan sehingga kepekaan sosial dan budaya tersebut makin tergerus. Menurutnya, anak-anak usia sekolah perlu diperkenalkan kepada saudara-saudara sebangsanya yang berasal dari daerah-daerah lainnya. Hal tersebut tentu untuk lebih memperkaya wawasan terhadap keberagaman bangsa.

"Kita tidak perlu pergi kunjungan ke luar negeri. Anak-anak cukup diajak ke provinsi yang lain untuk mengenalkan saudara-saudaranya yang berada di pulau yang lain. Ini akan sangat baik untuk kebhinnekaan dan keragaman kita serta memperkaya wawasan anak-anak kita agar tidak hanya mengerti kotanya masing-masing," jelas dia.

Jokowi menekankan, harus ada kemajuan pendidikan nasional serta mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dalam rangka memenangkan persaingan di era kompetisi global.

"Saya ingin apa yang saya sampaikan tadi dirumuskan dalam sebuah pemikiran-pemikiran yang lebih komprehensif, tetapi saya ingin agar anak-anak kita semuanya bisa memenangkan persaingan, memenangkan kompetisi dalam era persaingan, yang saat ini sangat ketat sekali," kata dia.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Plt. Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagikan KIP, Jokowi Berpesan Tak Boleh untuk Beli Pulsa

Bagikan KIP, Jokowi Berpesan Tak Boleh untuk Beli Pulsa

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 12:06 WIB

Dinilai Janggal, Pemerintah akan Kaji Lagi Kasus Antasari Azhar

Dinilai Janggal, Pemerintah akan Kaji Lagi Kasus Antasari Azhar

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 09:32 WIB

Jokowi Berikan KIP Kepada Ribuan Siswa Yatim Piatu Se-Jabodetabek

Jokowi Berikan KIP Kepada Ribuan Siswa Yatim Piatu Se-Jabodetabek

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 09:20 WIB

Johan Budi Tak Tahu Materi Pembahasan Jokowi dan Antasari

Johan Budi Tak Tahu Materi Pembahasan Jokowi dan Antasari

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 07:51 WIB

Pengacara Antasari Tak Tahu Materi Pertemuan Jokowi dan Kliennya

Pengacara Antasari Tak Tahu Materi Pertemuan Jokowi dan Kliennya

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 07:08 WIB

Ini Catatan Jokowi untuk Proses Pembentukan Holding BUMN

Ini Catatan Jokowi untuk Proses Pembentukan Holding BUMN

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 14:51 WIB

Kapolri Dapat Atensi Khusus Dari Presiden Terkait Pilkada 2017

Kapolri Dapat Atensi Khusus Dari Presiden Terkait Pilkada 2017

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 12:53 WIB

Presiden Jokowi Kabulkan Grasi Antasari Azhar

Presiden Jokowi Kabulkan Grasi Antasari Azhar

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 11:19 WIB

Jokowi Beri Pengarahan Dalam Rapim Polri

Jokowi Beri Pengarahan Dalam Rapim Polri

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 09:48 WIB

Redam Situasi Panas, Jokowi Diminta Gelar Rujuk Nasional

Redam Situasi Panas, Jokowi Diminta Gelar Rujuk Nasional

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 08:46 WIB

Terkini

Sunscreen Apa yang Bisa Memutihkan Wajah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga

Sunscreen Apa yang Bisa Memutihkan Wajah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota

Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Clasico di Piala Presiden

Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Clasico di Piala Presiden

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:07 WIB

Polisi Sita 18 Motor Curian, Komplotan Curanmor Bersenjata Api Rakitan Dibekuk di Sumedang

Polisi Sita 18 Motor Curian, Komplotan Curanmor Bersenjata Api Rakitan Dibekuk di Sumedang

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:06 WIB

Semakin Diterima Luas, Truk Listrik Fuso eCanter Diserahkan ke Konsumen di GIIAS 2026

Semakin Diterima Luas, Truk Listrik Fuso eCanter Diserahkan ke Konsumen di GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:06 WIB

Digugat Praperadilan, KPK Siap Hadapi Pejabat BPK Titin di PN Jaksel

Digugat Praperadilan, KPK Siap Hadapi Pejabat BPK Titin di PN Jaksel

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:03 WIB

BRI Bagikan Voucher Shopee Rp100 Ribu, Cek Syaratnya

BRI Bagikan Voucher Shopee Rp100 Ribu, Cek Syaratnya

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Sambut HUT RI ke-81,  Lorong Merah Putih 650 Meter Hiasi Tasikmalaya

Sambut HUT RI ke-81, Lorong Merah Putih 650 Meter Hiasi Tasikmalaya

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Dendam dan Cinta yang Destruktif dalam Novel Wuthering Heights

Dendam dan Cinta yang Destruktif dalam Novel Wuthering Heights

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang

Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:00 WIB

×