Teknologi Precast LRT Adhi Karya Dilirik Malaysia

Tomi Tresnady

Minggu, 12 Februari 2017 | 02:31 WIB
Teknologi Precast LRT Adhi Karya Dilirik Malaysia
Pembangunan LRT di Kota Palembang, Sumatera Selatan. [Antara/Nova Wahyudi]

Suara.com - Departemen LRT PT Adhi karya (Persero) Tbk menerima kunjungan delegasi dari Department of Occupational Safety & Health Malaysia Prasarana and MRCB George Kent Sdn. Bhd untuk meninjau fasilitas pabrik precast di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

"Kunjungan delesasi Department of Occupational Safety & Health Malaysia Prasarana and MRCB George Kent Sdn. Bhd itu untuk melihat langsung dan berbagi ilmu dalam pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang sedang dilaksanakan Adhi Karya," kata Manager Corporate Communication Adhi Karya Farid Budianto, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (11/2/2017).

Menurut Farid, kunjungan ini terkait dengan rencana Malaysia yang akan membangun LRT3. Negara tersebut ingin mempelajari teknologi yang digunakan Adhi Karya dalam pembangunan LRT.

"Pihak Malaysia sedang mempelajari teknologi U-Shaped Girder yang telah digunakan oleh ADHI untuk pembangunan LRT di negaranya," ujarnya.

U-Shaped Girder merupakan telnologi yang diciptakan di pabrik precast Adhi Karya. Dengan bentuknya yang langsing dan tipis, U-Shape Girder memiliki estetika yang lebih akrab dengan arsitektur perkotaan seperti di DKI Jakarta. U-Shape Girder mampu mengurangi polusi suara yang timbul saat LRT dioperasikan dan jarak antar bentang akan mempercepat pelaksanaan pekerjaan pembangunan.

"Adhi Karya memperoleh apresiasi positif dari delegasi Malaysia atas kebersihan plant serta kecepatan pekerjaan yang telah dilakukan," ungkap Farid.

Sementara itu, Chief Executive Officer Prasarana Rail & Infrastructure Projects Sdn Bhd. (PRAISE), Khairani Mohamed mengakui Indonesia lebih dahulu membangun proyek LRT. Dalam hal ini Adhi Karya jadi pionir menggunakan teknologi U-Shape Girder .

"Teknologi Adhi Karya terkait dengan konsultan SYSTRA yang turut mendesain U-Shape Girder untuk LRT3 di Malaysia," ungkap Khairani.

Saat ini Adhi Karya dan delegasi dari Malaysia saat ini berbagi ilmu mengenai produksi girder transportasi. Hal itu dimulai dari penggunaan untuk mobilisasi girder.

baca juga

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Per 31 Januari, Pembangunan LRT Palembang Sudah 35 Persen

Per 31 Januari, Pembangunan LRT Palembang Sudah 35 Persen

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 17:45 WIB

Menteri BUMN Masih Pikir Sumber Dana Kekurangan Proyek LRT

Menteri BUMN Masih Pikir Sumber Dana Kekurangan Proyek LRT

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 18:00 WIB

Ratas Perkembangan Pembangunan LRT

Ratas Perkembangan Pembangunan LRT

Foto | Senin, 06 Februari 2017 | 19:02 WIB

Pemerintah Siapkan Subsidi Tarif LRT

Pemerintah Siapkan Subsidi Tarif LRT

Foto | Selasa, 17 Januari 2017 | 18:27 WIB

BPTJ Akui Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Tak Singkron

BPTJ Akui Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Tak Singkron

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 09:36 WIB

Menhub: Konstruksi Proyek LRT Selesai Pertengahan 2018

Menhub: Konstruksi Proyek LRT Selesai Pertengahan 2018

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 11:21 WIB

LRT Cawang - Cibubur Operasi Mulai Maret 2019

LRT Cawang - Cibubur Operasi Mulai Maret 2019

News | Senin, 09 Januari 2017 | 10:42 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×