Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Kinerja Ekspor Januari 2017 Turun, Ini Penyebabnya Menurut BPS

Arsito Hidayatullah | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 16 Februari 2017 | 14:51 WIB
Kinerja Ekspor Januari 2017 Turun, Ini Penyebabnya Menurut BPS
Kantor Pusat BPS di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Badan Pusat Statistik mencatat kinerja ekspor Indonesia pada Januari 2017 hanya sebesar 13,3 miliar dolar AS, atau mengalami penurunan sebesar 3,21 persen dibandingkan Desember 2016. Hal itu disebabkan anjloknya ekspor non-migas sebesar 3,70 persen. Sementara bila dibandingkan Januari 2016, angkanya meningkat 27,71 persen atau sebesar 10,48 miliar dolar AS.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, terdapat sejumlah golongan barang ekspor yang mengalami penurunan hingga lebih dari 20 persen.

"Jadi dari total 10 golongan, (ada) sekitar 4 golongan yang mengalami penurunan. Seperti pada golongan bijih, kerak, dan abu logam, mencapai 27 persen," katanya di kantor BPS, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2017).

Suhariyanto mengaku, penurunan kinerja ekspor pada awal tahun 2017 ini merupakan hal yang wajar. Pasalnya menurutnya, hal tersebut menjadi siklus tahunan setiap pergantian tahun.

"Ini merupakan faktor siklus tahunan, jadi memang pasti dialami setiap awal tahun atau pergantian tahun. (Kita) Berharap bulan berikutnya bisa lebih baik," ujarnya.

Kendati demikian, dari sisi ekspor migas, nilai ekspor Indonesia pada Januari 2017 justru tercatat mengalami kenaikan signifikan. Kenaikannya mencapai 27,71 persen secara tahunan menjadi 13,38 miliar dolar AS, dibandingkan realisasi periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 10,48 miliar dolar AS. Suhariyanto mengatakan, peningkatan ini terkerek oleh harga komoditas.

"Kenaikan harga komoditas diharapkan berpengaruh terhadap ekspor di bulan-bulan berikutnya," kata Suhariyanto pula.

BPS sendiri mencatat ekspor non-migas tumbuh hingga 29,24 persen secara year-on-year menjadi 12,11 miliar dolar AS, dibandingkan tahun sebelumnya yang senilai 9,37 miliar dolar AS.

Suhariyanto menambahkan, selain harga komoditas, perbaikan ekonomi dari negara-negara tujuan ekspor pun turut menjadi pengerek kinerja. Pangsa pasar ekspor terbesar menurutnya masih ASEAN dengan 19,67 persen, kemudian Cina dengan 12,8 persen, dan AS dengan 11,77 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Neraca Perdagangan Januari Diprediksi Kembali Surplus

Neraca Perdagangan Januari Diprediksi Kembali Surplus

Bisnis | Kamis, 16 Februari 2017 | 11:36 WIB

Sri Mulyani Gembira Ekspor Indonesia Masuk Zona Hijau di 2016

Sri Mulyani Gembira Ekspor Indonesia Masuk Zona Hijau di 2016

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 12:00 WIB

Ditjen Bea Cukai Beri Pembebasan Bea Masuk dan Pajak Impor IKM

Ditjen Bea Cukai Beri Pembebasan Bea Masuk dan Pajak Impor IKM

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 12:17 WIB

Pertumbuhan Ekspor Rempah ke Arab Saudi 51,17 Persen

Pertumbuhan Ekspor Rempah ke Arab Saudi 51,17 Persen

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 12:01 WIB

Terkini

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB