DPR Minta Freeport Berdamai dengan Pemerintah

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Rabu, 22 Februari 2017 | 15:10 WIB
DPR Minta Freeport Berdamai dengan Pemerintah
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim (kala itu) mendengarkan pertanyaan anggota Komisi VII DPR dalam rapat dengar pendapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/12). [Antara]

Suara.com - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Bobby Adhityo Rizaldi meminta PT. Freeport Indonesia untuk berdamai dengan pemerintah RI, serta menarik wacana arbitrase internasional.

Menurutnya, permasalahan ini harusnya bisa diselesaikan tanpa membangkitkan konflik baru, baik masalah perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia, atau perubahan stauts dari Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus, dan perdebatan pembangunan smelter.‎

"Hendaknya masalah perpanjangan kontrak Freeport apakah dengan rezim IUPK atau dengan perdebatan seputar pembangunan smelter, tetap dalam koridor bisnis komersial jangan sampai pakai ancaman yang bisa berpotensi membangkitkan konflik, dan menggeser menjadi masalah nasionalisme vs westernisasi," ucap Bobby di DPR, Rabu (22/2/2017).

Politikus Partai Golongan Karya ini menambahkan, silang pendapat ini menjadi rawan di saat ini. Apalagi, belakangan banyak hoax yang beredar pasca Pemilihan Kepala Daerah 2017. Dia takut, masalah Freeport ini menimbulkan konflik baru.

"Seperti petinggi Freeport, dari kalangan militer, yang memang bukan bidangnya, itu kan malah membuat panas," ucapnya.

Petinggi yang dimaksud ini pun sudah mengundurkan diri, yaitu Chappy Hakim. Bobby meminta, PT. Freeport bisa mencari figur penganti Chappy dengan sosok yang acceptable, berhubungan baik dengan pemerintah, profesional, dan memiliki integritas yang bagus.

"Bisa saja misal mantan-mantan komisioner KPK yang juga berpengalaman di bidang energi seperti Pak Waluyo dari BP, atau pak Chandra Hamzah yang di PLN. Atau penggiat yang kritis tapi konstruktif seperti Agus Pambagyo, Refly Harun atau Fadjroel yg pengalaman di perusahaan pemerintah besar," ujarnya.

Sebab, Bobby menilai, beberapa tahun belakangan ini, perwakilan manajemen ‎Freeport di Indonesia kurang tepat. Padahal, PT. Freeport harusnya memiliki andil dalam membesarkan pengusaha nasional di Indonesia.

"Pemerintah pun juga harus realistis, mana mau investor bangun smelter saat ini tanpa ada kejelasan masa kerja, hanya tinggal 2 tahun, lebih baik pinalty saja dan jadikan smelter syarat utama perpanjangan," cetusnya.

"Jadi berdamailah Freeport, tunjuk Liaison Officer baru yang tidak berpotensi menimbulkan konflik lagi, dan tetap bernegosiasi dalam koridor bisnis yang adil," tambahnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Freeport, Sri: Kalau Dia Berhenti, akan Jatuh Sahamnya

Kasus Freeport, Sri: Kalau Dia Berhenti, akan Jatuh Sahamnya

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:11 WIB

Sri Mulyani Minta Freeport Ikuti Aturan Main Indonesia

Sri Mulyani Minta Freeport Ikuti Aturan Main Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:10 WIB

Pemerintah Diminta Transparan Saat Negosiasi dengan Freeport

Pemerintah Diminta Transparan Saat Negosiasi dengan Freeport

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 12:34 WIB

YLKI Kritik Jonan Bandingkan Freeport dengan Industri Rokok

YLKI Kritik Jonan Bandingkan Freeport dengan Industri Rokok

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 12:23 WIB

Kadin Berharap Ketegangan RI dan Freeport Tak Kontra Produktif

Kadin Berharap Ketegangan RI dan Freeport Tak Kontra Produktif

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 11:39 WIB

Kontribusi Freeport Rp9 Triliun Per Tahun Dikritik Minim

Kontribusi Freeport Rp9 Triliun Per Tahun Dikritik Minim

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 08:01 WIB

GP Ansor Dukung Pemerintah Caplok 51 Persen Saham Freeport

GP Ansor Dukung Pemerintah Caplok 51 Persen Saham Freeport

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 07:11 WIB

Pemuda Muhammadiyah Minta Pemerintah Jangan Kalah dengan Freeport

Pemuda Muhammadiyah Minta Pemerintah Jangan Kalah dengan Freeport

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 07:02 WIB

IGJ Minta Pemerintah Tak Tunduk Pada Ancaman Freeport

IGJ Minta Pemerintah Tak Tunduk Pada Ancaman Freeport

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 06:51 WIB

Pemerintah Diminta Tegas dan Konsisten Hadapi Freeport

Pemerintah Diminta Tegas dan Konsisten Hadapi Freeport

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 06:06 WIB

Terkini

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:55 WIB

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 19:52 WIB

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

Bekaci | Senin, 21 September 2026 | 19:51 WIB

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:50 WIB

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

News | Senin, 21 September 2026 | 19:49 WIB

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

News | Senin, 21 September 2026 | 19:38 WIB

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

×