Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PayAccess Hadirkan Layanan Fintech untuk Modern Society Indonesia

Adhitya Himawan

Kamis, 23 Februari 2017 | 08:11 WIB
PayAccess Hadirkan Layanan Fintech untuk Modern Society Indonesia
Ilustrasi PayAccess. [Dok Perusahaan]

Dengan semakin lajunya transformasi digital di Indonesia, fintech menjadi salah satu sektor yang ikut mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Menurut Asosiasi Fintech Indonesia, bisnis fintech sendiri telah mengalami peningkatan pertumbuhan hingga mencapai 78 persen, menjadikan tahun 2015-2016 merupakan tahun pertumbuhan terbaik bagi industri fintech di Indonesia.

Hal tersebut membuat PT. Mobile Coin Asia ikut meramaikan industri fintech di Indonesia dengan PayAccess. PayAccess adalah aplikasi pembayaran pintar berbasis mobile yang mengintegrasikan user dan jaringan merchant dalam satu Komunitas untuk saling berinteraksi dan bertransaksi dalam satu akses. Diinisiasi pada tahun 2014, PayAcces memiliki tujuan untuk mentransformasi ekosistem pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern dengan menciptakan platform pembayaran terbaik untuk user melalui berbagai keuntungan, pengalaman, dan akses yang lebih baik.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dari 255 juta penduduk di Indonesia, hanya 36 persen penduduk dengan usia produktif yang memiliki akun di institusi keuangan formal seperti bank. Di sektor UKM, 79 persen persen dari 56.5 juta UKM yang ada di Indonesia juga tidak memiliki akses layanan finansial dari bank. Namun Indonesia telah menjadi pasar smartphone terbesar nomor tiga di Asia Pasifik, membuat PayAccess semakin yakin dengan potensi fintech yang besar ke depannya.

”Potensi industri fintech sangat besar, namun masih banyak tantangan yang harus diselesaikan oleh pelaku fintech di Indonesia. Salah satu tantangan yang dihadapi pelaku fintech di Indonesia adalah edukasi tentang manfaat fintech ke masyarakat. Kami percaya fintech bisa digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Mengenai strategi edukasi, PayAccess melihat potensi yang sangat besar dengan adanya komunitas-komunitas yang ada dikalangan masyarakat. Dengan menggandeng beberapa komunitas yang mayoritas adalah komunitas bola, PayAccess mengajak komunitas tersebut menciptakan sebuah collaborative effort untuk mencoba pengalaman bertransaksi melalui fintech,” kata Rorian Pratyaksa, Chief Business Development Officer PayAccess dalam keterangan tertulis, belum lama ini.

Collaborative effort yang dilakukan berupa kerjasama dengan komunitas untuk menciptakan sebuah aplikasi untuk mendukung kegiatan komunitas tersebut. Beberapa komunitas telah digandeng oleh PayAccess, seperti Arema FC, Persija, Sriwjiaya FC, Persela, Iwan Fals, dan GP Ansor. Hal ini terbukti efektif dengan total pengguna mencapai ratusan ribu kurang dari 8 bulan dan dengan tingkat penetrasi yang terus meningkat. Hal ini juga didukung dengan kesiapan dari teknologi PayAccess ke depannya seperti pembayaran menggunakan kode QR yang dapat digunakan oleh pengguna aplikasi serta para UKM yang dimana para pelaku UKM tidak memerlukan internet atau smartphone dengan proses pengaturan yang sangat cepat.

Sebagai pilot project, PayAccess berkolaborasi dengan Arema yang memiliki basis suporter mencapai jutaan orang, menciptakan sebuah aplikasi bagi para fans tim sepakbola Arema FC yang diberi nama
Arema Access. Dengan adanya aplikasi tersebut, diharapkan PayAccess dan Arema FC dapat mengajak para Aremania untuk lebih lagi mendukung timnya.

Beberapa contoh manfaat yang didapatkan melalui aplikasi Arema Access diantaranya, pengguna secara langsung menjadi digital member Arema yang dapat membeli tiket secara online dengan harga khusus dan akses untuk membeli merchandise eksklusif. Melalui Arema Access, masyarakat Kota Malang juga dapat membeli pulsa, token listrik, bayar tagihan internet, telepon, TV berlangganan dan membeli voucher game hanya melalui satu aplikasi.

Tidak hanya komunitas supporter bola, PayAccess juga menggandeng pelaku UKM di Malang untuk diberikan edukasi mengenai fintech melalui aplikasi dari PayAccess tersebut. Tujuan utama dari menggandeng UKM adalah untuk menciptakan modern society di kota-kota kabupaten, seperti Kota Malang. Sebagai tahap pertama, pada pertengahan bulan Februari nanti, PayAccess bersama manajemen tim sepakbola Arema FC akan mengadakan acara yang mengajak para pelaku UKM serta pengguna aplikasi Arema Access untuk merasakan langsung bagaimana nyaman, aman, dan cepatnya melakukan pembayaran menggunakan kode QR.

“Ini merupakan salah satu komitmen kami dalam menciptakan sebuah modern society serta mengajarkan para UKM untuk lebih pintar dalam bertransaksi. Diharapkan kedepannya, PayAccess dapat menggandeng pelaku UKM yang berada di kota-kota kabupaten lainnya, seperti Lamongan dan Gresik dengan tetap mengadakan collaborative effort melalui komunitas yang ada di kota tersebut,” tutup Rorian Pratyaksa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aplikasi Mobile UangTeman Jangkau 200 Ribu Pengguna Smartphone

Aplikasi Mobile UangTeman Jangkau 200 Ribu Pengguna Smartphone

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:59 WIB

Tembus Pasar Indonesia Timur, UangTeman Garap Makassar

Tembus Pasar Indonesia Timur, UangTeman Garap Makassar

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:48 WIB

Program Asesmen Sektor Keuangan Telah Ditutup

Program Asesmen Sektor Keuangan Telah Ditutup

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 13:45 WIB

OJK Didik Agen Penyalur dan Penerima Bansos Nontunai

OJK Didik Agen Penyalur dan Penerima Bansos Nontunai

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 13:30 WIB

Mandiri Capital Pimpin Pendanaan Investasi Startup Fintech

Mandiri Capital Pimpin Pendanaan Investasi Startup Fintech

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 11:21 WIB

Trimegah Sekuritas Luncurkan Aplikasi Investasi Trima

Trimegah Sekuritas Luncurkan Aplikasi Investasi Trima

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 06:41 WIB

OJK Minta Perusahaan Jasa Gadai Terdaftar

OJK Minta Perusahaan Jasa Gadai Terdaftar

Bisnis | Selasa, 14 Februari 2017 | 14:31 WIB

Dari 600 Fintech, Hanya 157 yang Melapor ke OJK

Dari 600 Fintech, Hanya 157 yang Melapor ke OJK

Bisnis | Selasa, 14 Februari 2017 | 14:06 WIB

Fintech dan Penggadaian Harus Permudah Akses Keuangan Maayarakat

Fintech dan Penggadaian Harus Permudah Akses Keuangan Maayarakat

Bisnis | Selasa, 14 Februari 2017 | 13:48 WIB

KPK Diminta Selidiki Rekam Jejak 107 Nama Calon Komisioner OJK

KPK Diminta Selidiki Rekam Jejak 107 Nama Calon Komisioner OJK

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 17:14 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB