Ini Penjelasan IPW Terkait Program DP Rumah 0 Persen Ala Anies

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2017 | 15:16 WIB
Ini Penjelasan IPW Terkait Program DP Rumah 0 Persen Ala Anies
Komplek perumahan subsidi di Indonesia. [Dok Kementerian PUPR]

Indonesia Property Watch (IPW) menilai isu program perumahan dengan uang muka (DP) nol persen yang dilontarkan oleh Paslon 3 Pilkada DKI, Anies-Sandi sebenarnya bukanlah konsep baru. Namun fenomena ini merupakan awal yang baik karena pasangan calon beradu konsep dan bukan menyebar pertentangan agama.

"Terkait program DP 0 persen, bahkan dua tahun lalu Indonesia Property Watch sudah mengusulkan hal ini sebagai ide original, namun tidak khusus untuk DKI Jakarta. Karena penerapannya akan sangat sulit bila dilakukan di DKI Jakarta," kata Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda, dalam keterangan resmi, Jumat (24/2/2017).

IPW mengusulkan besaran uang muka sampai 0 persen khususnya untuk rumah pertama dan 10 persen untuk rumah kedua. Sedangkan untuk rumah ketiga dan seterusnya silakan diperketat. Selain itu diusulkan juga Ide untuk membangun rusun di stasiun-stasiun kereta api dan jaringan transportasi massal, bekerja sama dengan kementerian terkait juga sudah ada beberapa tahun lalu namun terkendala penyediaan lahan.

"Terlepas apakah itu ide yang sama, namun latar belakang ide tersebut berawal dari hasil riset Indonesia Property Watch yang menjelaskan pentingnya uang muka yang rendah karena dua faktor yang membuat masyarakat sulit membeli rumah adalah besarnya uang muka kemudian besarnya cicilan," ujar Ali.

Terdapat beberapa hal yang dapat disampaikan terkait program tersebut:

Pertama, tidak ada rumah landed baru seharga Rp 350 juta di Jakarta, karenanya program Anies-Sandi diarahkan ke rusun. Namun dengan harga rusun sekitar Rp 350 juta pun, masih sangat sulit di DKI Jakarta untuk memperoleh tanah yang sesuai untuk dibangun dengan harga tersebut.

Kedua, saat ini dengan Program Sejuta Rumah, uang muka sudah boleh 1 persen. Bila menggunakan tanah Pemda seperti yang diusulkan Anies-Sandi, maka bentuknya tidak dapat rusunami (rumah susun sederhana milik) tapi rusunawa (rumah susun sederhana sewa).

Ketiga, program DP 0 persen dengan garansi tabungan sudah dilakukan oleh beberapa bank dan bukan semata-mata murni uang muka 0 persen dan dalam jumlah terbatas. Karena dalam jumlah yang besar akan membuat risiko pembiayaan menjadi tinggi bagi perbankan dan pengembang, apalagi bila rusun masih inden.

Usulan untuk bekerja sama dengan pihak ketiga dengan skema Built, Operate, Transfer (pemanfaatan tanah negara oleh swasta dengan mendirikan bangunan, kemudian bangunannya digunakan swasta dengan jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan, lalu dikembalikan ke negara), maka statusnya sewa jangka panjang dan bukan milik

Tanah-tanah pemerintah tidak dapat seenaknya ‘dijual’, karenanya pembangunan rusun diatasnya hanya dapat dilakukan dengan sistem sewa, kecuali menjalankan kewajiban pengembang untuk membangun rusunami. "Perlu dibuat ada aturan yang jelas agar program tidak salah sasaran," jelas Ali.

Sebenarnya sah-sah saja bila konsep ini kembali digulirkan. Pada dasarnya program ini dapat dilakukan, namun dalam kondisi saat ini sangat sulit karena semua kembali terkendala masalah ketersediaan lahan khususnya di DKI Jakarta. Program-program perumahan untuk MBR saat ini akan menjadi mentah ketika pemerintah tidak dapat menyediaan bank tanah. Perlu kajian yang sangat komprehensif dan dukungan peraturan yang ketat agar program ini dapat berjalan.

Untuk DKI Jakarta, bila tidak dapat dibangun rusunami, maka IPW mengusulkan untuk dibangun rusunawa lebih banyak. Tidak hanya sebagai hunian relokasi untuk kaum informal, namun juga rusunawa untuk kaum pekerja. Karena untuk tinggal di Jakarta saat ini, masyarakat tidak dapat dipaksa untuk membeli dengan harga tanah yang semakin tinggi, maka alternatif rusun sewa untuk kaum urban pekerja pun harus diperhatikan yang dibangun dekat dengan pusat-pusat bisnis.

"Ketersediaan rusunawa untuk kaum pekerja perkantoran di Jakarta ini akan meminimalisasi kemacetan yang diakibatkan pergerakan kaum komuter dari dan ke wilayah-wiyalah penyangga Jakarta. Selain itu integrasi tanah-tanah pemerintah dengan jaringan transportasi massal harus dilakukan untuk memberikan efisiensi dan efektifitas hunian yang ada," pungkas Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Ini Sinar Mas Land Targetkan Penjualan Rp7,2 Triliun

Tahun Ini Sinar Mas Land Targetkan Penjualan Rp7,2 Triliun

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 10:39 WIB

Anies Pastikan Program "DP Rumah 0" Sudah Sesuai Aturan

Anies Pastikan Program "DP Rumah 0" Sudah Sesuai Aturan

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 06:16 WIB

REI Gencarkan Penjualan Rumah di Berbagai Kota Jawa Tengah

REI Gencarkan Penjualan Rumah di Berbagai Kota Jawa Tengah

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 19:19 WIB

IPW Kritik Pajak Tanah Terlantar Rugikan Investasi Properti

IPW Kritik Pajak Tanah Terlantar Rugikan Investasi Properti

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 17:35 WIB

IPW Prediksi Program Sejuta Rumah Tak Berlanjut di Tahun Ketiga

IPW Prediksi Program Sejuta Rumah Tak Berlanjut di Tahun Ketiga

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 17:27 WIB

Rumah123 Sebut Penjualan Unit Landed House Naik 192 Persen

Rumah123 Sebut Penjualan Unit Landed House Naik 192 Persen

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 17:29 WIB

Properti di Bawah Rp1 Miliar Diprediksi Paling Laris di 2017

Properti di Bawah Rp1 Miliar Diprediksi Paling Laris di 2017

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 15:47 WIB

Pertumbuhan Properti Dorong Penjualan Furnitur

Pertumbuhan Properti Dorong Penjualan Furnitur

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 20:25 WIB

Penjualan Rumah di REI Ekspo Jawa Tengah Januari 2017 Anjlok

Penjualan Rumah di REI Ekspo Jawa Tengah Januari 2017 Anjlok

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 19:24 WIB

IPW: Pasar Perumahan Mulai Bergerak On The Track

IPW: Pasar Perumahan Mulai Bergerak On The Track

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 15:27 WIB

Terkini

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB