Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Chairul Tanjung Beberkan Tiga 'Mantra' Sukses Jadi Pengusaha

Ardi Mandiri

Minggu, 26 Februari 2017 | 05:40 WIB
Chairul Tanjung Beberkan Tiga 'Mantra' Sukses Jadi Pengusaha
Acara perpisahan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian di Jakarta, Jumat (17/10). [Antara/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Pendiri PT Corpora (CT Corp) Chairul Tanjung mengemukakan ada tiga kunci sukses untuk menjadi seorang pengusaha, yakni kreatif, inovatif, dan entreprenuer yang mampu menangkap peluang.

"Memang sekarang tidak mudah untuk memenangkan persaingan. Tiga 'mantra' kunci sukses itu sangat penting untuk diterapkan. Kita harus mampu menangkap setiap peluang yang ada, kalau tidak ada, ciptakan," kata Chairul Tanjung ketika memberikan kuliah tamu di Universitas Islam Malang (Unisma), Jawa Timur, Sabtu.

Selain mampu menangkap peluang, lanjutnya, proses untuk memenangkan persaingan itu juga penting. Disiplin dan detail, serta semua yang dilakukan harus sempurna.

"Memang kita tidak harus menjadi seorang pengusaha dalam meraih kesuksesan, namun paling tidak kita memiliki 'mantra' ampuh menerobos kesuksesan itu," terangnya.

Untuk memenangkan persaingan di era sekarang ini, kata Chairul Tanjung, harus menguasai teknologi. Sebab, jika tidak mampu mengikuti perubahan teknologi pasti akan tertinggal dan teknologi itu sendiri lambat laun akan mengubah kehidupan.

Kemajuan teknologi, juga berdampak pada ancaman terhadap sumber daya manusia (SDM) karena lambat laun banyak tenaga manusia yang digantikan dengan tenaga robot, bahkan pasangan hidup pun sekarang sudah ada yang digantikan oleh robot, seperti di Jepang.

Apalagi, katanya, sebagian besar penduduk dan tenaga kerja di negeri ini masih berpendidikan rendah, yakni 43 persen hanya lulusan SD. "Bagaimana kita akan bersaing, bagaimana tenaga kerja kita ini bisa menjadi CEO di perusahaan-perusahaan besar," ujarnya.

Sementara beberapa tahun lalu, pemerintah banyak mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau sekolah vokasi yang ternyata "muspro" (sia-sia) karena SMK yang diharapkan mampu menjembatani pendidikan dan pengetahuan bagi yang ingin terjun ke dunia kerja, kenyataanya tidak mampu bersaing. Dan, lulusan SMK ini menjadi bagian terbesar angka pengangguran di Tanah Air.

"Sekarang, anak-anak yang punya kesempatan menempuh pendidikan tinggi (kuliah) juga memilih jurusan-jurusan yang nyaman dan mudah agar cepat lulus, sebab inginnya serba instan. Apalagi teknologi yang ada juga mendukung, semua bergantung pada internet," paparnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pesan Chairul Tanjung dari Beijing untuk Pemuda Indonesia

Ini Pesan Chairul Tanjung dari Beijing untuk Pemuda Indonesia

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 04:17 WIB

Bangun Trans Studio di Palembang, Trans Corp Siapkan Rp2 Triliun

Bangun Trans Studio di Palembang, Trans Corp Siapkan Rp2 Triliun

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2016 | 04:00 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB