NTT Akan Miliki Empat Bendungan Baru

Adhitya Himawan

Rabu, 01 Maret 2017 | 18:54 WIB
NTT Akan Miliki Empat Bendungan Baru
Proyek pembangunan bendungan di NTT. [Dok Kementerian PUPR]

Dalam rangka mewujudkan Nawa Cita yakni membangun dari pinggiran serta pemerataan pembangunan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah menyelesaikan tiga bendungan baru. Selain itu, pada tahun ini juga akan ada satu bendungan lagi yang akan dibangun di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Disamping bendungan, juga telah dibangun infrastruktur strategis lainnya, yakni tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia-Timor Leste yang berada di Wini, Motaain dan Motamasin termasuk pengembangan permukiman disekitar perbatasan.

Untuk mendukung konektivitas, telah dibangun jalan perbatasan yang dikenal dengan istilah Sabuk Merah Sektor Timur dengan total panjang 176,19 km dimana tahun 2016 sudah berhasil tembus 48,19 Km, tahun ini akan ditambah 104 Km dan sisanya akan selesai tahun 2018.

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal sebagai provinsi yang sering mengalami kesulitan air untuk memenuhi kebutuhan permukiman perkotaan, peternakan dan pertanian. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di NTT.

Ketiga bendungan tersebut yakni Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu dan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka.

Sejak dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo pada Desember 2014 lalu, progres pembangunan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, dengan biaya sebesar Rp710 miliar mencapai 87,11 persen. PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor diberikan target penyelesaian pada Juli 2017.

Keberadaan Bendungan Raknamo diharapkan untuk menyediakan air baku di Kabupaten Kupang dengan debit sebesar 100 liter per detik, irigasi 1.250 hektar lahan pertanian di Kecamatan Naibonat, Desa Raknamo dan Desa Manusak, pengendalian banjir daerah hilir Kota Kupang, pengembangan pariwisata, serta pembangkit listrik tenaga mikro dengan daya 0,22 MW.

Sementara itu, untuk pembangunan Bendungan Rotiklot yang pada saat dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Desember 2015 lalu, hingga kini progresnya telah mencapai 44 persen, lebih cepat dari target sebesar 33 persen.

baca juga

Bertindak selaku kontraktor PT Nindya Karya-PT. Universal Suryaprima KSO dengan nilai kontrak sebesar Rp 470 miliar. Bendungan Rotiklot memiliki daya tampung sekitar 2,67 juta kubik ditargetkan pembangunannya selesai pada 2018.

Adapun manfaat dari Bendungan Rotiklot ini diharapkan mampu mengairi jaringan irigasi seluas 139 hektar (padi), 500 hektar (palawija),mengurangi debit banjir 500 m3/detik, penyediaan listrik 0,15 MW, dan suplai air baku untuk masyarakat dan Pelabuhan Atapupu sebesar 40 liter per detik.

Selanjutnya, pembangunan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, kontraknya telah ditandatangani pada Desember 2016 lalu dengan PT Nindya Karya (Persero) sebagai kontraktor dengan nilai kontrak sebesar Rp 849,9 miliar. Progres fisik sampai saat ini mencapai 0,7 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2020.

Meskipun begitu, Kementerian PUPR berupaya mempercepat proses pembangunan Bendungan Napun Gete sehingga diharapkan dapat selesai dalam waktu kurang dari lima tahun sejak penandatanganan kontrak.

"Saya selalu mengingatkan kontraktor untuk memacu progres fisik pembangunan bendungan. Kalau normalnya 5 tahun, kita upayakan untuk selesai dalam 3-4 tahun saja,” tutur Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Imam Santoso pada saat penandatanganan kontrak Bendungan Napun Gete beberapa waktu lalu.

Bendungan Napun Gete direncanakan memiliki volume tampungan sebanyak 7,63 juta meter kubik, direncanakan dapat mengairi irigasi seluas 700 hektar, menediakan air baku sebanyak 0,20 meter kubik per detik dan memiliki potensi pembangkit tenaga listrik sebesar 0,71 megawatt.

Persiapan Pembangunan Bendungan Temef

Pada tahun 2017, rencananya juga akan dimulai pembangunan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang akan menjadi bendungan terbesar di NTT dengan daya tampung sebesar 81,15 juta meter kubik untuk memenuhi kebutuhan jaringan irigasi seluas 6.000 hektar dan kebutuhan air baku sebesar 0,13 meter kubik per detik serta menghasilkan listrik sebesar 2,8 megawatt (MW).

"Dimasa mendatang diharapkan NTT tidak lagi mengalami kekeringan. Selama ini, masyarakat memenuhi sebagian besar kebutuhan air dari sumur bor yang dikelola oleh PDAM dengan menggunakan mesin pompa. Bahkan di kawasan pedesaan sebagian besar masyarakat belum terjangkau oleh sistem perpipaan, sehingga harus mengambil air dari sumbernya yang cukup jauh,” ujar Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Sementara itu Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis dalam kunjungan kerjanya di Provinsi NTT, Rabu (1/3/2017) mengatakan pentingnya percepatan pembebasan lahan agar proyek pembangunan Bendungan Temef tak terhambat. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan perlu melakukan langkah-langkah dan kordinasi dengan instansi terkait pembebasan lahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Selesaikan 99,08 Persen Penutupan Lubang di Jatim

Pemerintah Selesaikan 99,08 Persen Penutupan Lubang di Jatim

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:14 WIB

Perbaikan Drainase Jalan Menjadi Fokus Perhatian Kementerian PUPR

Perbaikan Drainase Jalan Menjadi Fokus Perhatian Kementerian PUPR

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:07 WIB

Pembangunan Bendungan Karian Ditargetkan Tuntas 2019

Pembangunan Bendungan Karian Ditargetkan Tuntas 2019

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 20:58 WIB

Basuki Minta Daya Saing Industri Jasa Konstruksi Ditingkatkan

Basuki Minta Daya Saing Industri Jasa Konstruksi Ditingkatkan

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 20:53 WIB

551 Rumah Tidak Layak Huni di Sragen Dapat Bantuan BSPS

551 Rumah Tidak Layak Huni di Sragen Dapat Bantuan BSPS

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 18:08 WIB

Pembangunan Taman Lembah Mawar Kota Menambah RTH Kota Depok

Pembangunan Taman Lembah Mawar Kota Menambah RTH Kota Depok

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 18:08 WIB

Jalan Cikijing-Darma Ditargetkan Sudah Bisa Dilalui Saat Mudik

Jalan Cikijing-Darma Ditargetkan Sudah Bisa Dilalui Saat Mudik

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 18:01 WIB

Kementerian PUPR Bangun Sarana Air Baku di Kepulauan Obi

Kementerian PUPR Bangun Sarana Air Baku di Kepulauan Obi

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 17:53 WIB

Tahun ini Sebanyak 30 Bendungan Dalam Tahap Konstruksi

Tahun ini Sebanyak 30 Bendungan Dalam Tahap Konstruksi

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 17:46 WIB

Menteri Basuki: Lebih Efektif Kurangi Sampah dari Sumbernya

Menteri Basuki: Lebih Efektif Kurangi Sampah dari Sumbernya

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 17:00 WIB

Terkini

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

×