Array

551 Rumah Tidak Layak Huni di Sragen Dapat Bantuan BSPS

Senin, 27 Februari 2017 | 18:08 WIB
551 Rumah Tidak Layak Huni di Sragen Dapat Bantuan BSPS
551 Rumah tak laya huni di Sragen, Jawa Tengah, mendapat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). [Dok Kementerian PUPR]

Sebanyak 551 rumah tidak layak huni di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, akan diperbaiki melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR pada tahun 2017 ini. Dikarenakan sifatnya stimulan, Pemerintah Daerah diharapkan dapat mengajak peran masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong memperbaiki rumah warga yang sangat membutuhkan. 

“Tahun 2017 di Kabupaten Sragen, BSPS atau bedah rumah sebanyak 551 unit dari anggaran Kementerian PUPR,” kata Direktur Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Penyediaan Raden Johny Fajar Sofyan Subrata dalam keterangan resmi, Minggu (26/2/2017).

Menurut Johny, jumlah rumah penerima BSPS di Kabupaten Sragen mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2016 lalu, jumlah bantuan bedah rumah hanya 500 unit rumah saja.


 
“Penyaluran BSPS ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah terhadap masyarakat miskin yang memang benar-benar memerlukan bantuan perumahan. Kami akan berusaha agar penyaluran bantuan ini merata di setiap kecamatan yang ada di Sragen,” jelasnya.

BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah milik masyarakat miskin yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah bantuan yang disalurkan pemerintah berkisar Rp 15 juta untuk peningkatan kualitas rumah dan Rp 30 juta untuk pembangunan rumah baru.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PUPR bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk pendataan calon penerima bantuan ini. Bantuan yang diberikan adalah penyaluran bantuan dalam bentuk bahan bangunan untuk peningkatan kualitas rumah serta pembangunan rumah baru di atas lahan milik masyarakat miskin yang memang tidak memiliki kemampuan pendanaan untuk membangun rumahnya.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjelaskan, pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan perumahan seperti bedah rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat di daerahnya.

Dalam RPJMN 2015-2019, Kementerian PUPR menargetkan untuk menurunkan RTLH tahun 2015 sebanyak 2,5 juta unit menjadi 1,9 juta unit tahun 2019. Pada tahun 2016, program BSPS telah memberi manfaat dengan perbaikan kualitas hunian bagi 97.888 unit dimana didalamnya termasuk rumah baru 1.007 unit, meningkat dari tahun 2015 sebanyak 82.245 unit rumah.

Baca Juga: Pembangunan Taman Lembah Mawar Kota Menambah RTH Kota Depok

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI