Kementerian ESDM Minta Nikel Dimanfaatkan Dengan Bijaksana

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 06 Maret 2017 | 10:54 WIB
Kementerian ESDM Minta Nikel Dimanfaatkan Dengan Bijaksana
Pelantikan pengurus baru Asosiasi Penambang Nikel Indonesia, di Jakarta, Senin (6/3/2017). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melantik pengurus pusat Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI). Pelantikan ini dilakukan agar sumber daya nikel dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Pasalnya, menurut Direktur Pembinaan Minerba Kementerian ESDM Bambang Susigit, komoditas minerba khususnya nikel tidak dapat dimanfaatkan dengan baik jika tidak dikelola dengan benar.

"Kita juga tidak akan dapat nilai tambah kalau tidak dikelola dengan benar," kata Bambang di Gedung Minerba Kementerian ESDM, Jakarta Selatan, Senin (6/3/2017).

Oleh sebab itu, Bambang meminta kepada APNI untuk berkomitmen mengelola komoditi Nikel dengan baik dan mengelolannya sesuai dengan aturan yang ada.

Bambang mengatakan, Indonesia memiliki potensi minerba yang sangat variatif. Beberapa macam komoditi sumber daya minerba Indonesia memiliki jumlah cadangan yang tidak sedikit.

"Khususnya nikel punya sumber daya yang cukup besar sehingga pemanfaatannya perlu dilakukan dengan bijak," kata Bambang.

Selama ini, lanjut Bambang pemerintah konsisten menjalankan setiap amanat yang termaktub dalam undang-undang pertambangan dan batubara.

"Peranan industri pertambangan komoditi nikel sangat penting dalam pembangunan nasional dan dalam hal mendukung industrialisasi. Lahirnya organisasi APNI ini diharapkan dapat meningkatkan peranan kontribusi para pelaku penambangan nikel untuk pengolahan dan pemanfaatan tambang nikel," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konsorsium BUMN Tambang Diminta Bangun Smelter Bagi Freeport

Konsorsium BUMN Tambang Diminta Bangun Smelter Bagi Freeport

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 13:09 WIB

Jonan Tegaskan Perundingan dengan Freeport Masih Terus Berjalan

Jonan Tegaskan Perundingan dengan Freeport Masih Terus Berjalan

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 15:38 WIB

Jonan Minta Pejabat Baru Minerba Segera Atasi Polemik  Freeport

Jonan Minta Pejabat Baru Minerba Segera Atasi Polemik Freeport

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 15:31 WIB

Indonesia Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Prancis

Indonesia Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Prancis

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:15 WIB

Inalum Nyatakan Siap Beli Saham Freeport Indonesia

Inalum Nyatakan Siap Beli Saham Freeport Indonesia

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 16:49 WIB

Menurut Luhut, Ada Banyak Opsi untuk Beli Saham Freeport

Menurut Luhut, Ada Banyak Opsi untuk Beli Saham Freeport

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 16:44 WIB

Kementerian ESDM Sebut Freeport Lebih Suka Rumahkan Karyawan

Kementerian ESDM Sebut Freeport Lebih Suka Rumahkan Karyawan

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 16:41 WIB

Luhut Pasrahkan Masalah Freeport Pada Jonan

Luhut Pasrahkan Masalah Freeport Pada Jonan

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:15 WIB

Berubah Jadi IUPK, Freeport Ngotot Pakai Sistem Pajak yang Lama

Berubah Jadi IUPK, Freeport Ngotot Pakai Sistem Pajak yang Lama

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 22:32 WIB

Kontrak Karya Freeport Resmi Berubah Menjadi IUPK

Kontrak Karya Freeport Resmi Berubah Menjadi IUPK

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 22:25 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×