Indonesia dan Australia Kerjasama Pengembangan Kota Tangguh

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 10 Maret 2017 | 13:29 WIB
Indonesia dan Australia Kerjasama Pengembangan Kota Tangguh
Diskusi bertajuk “Bussiness and Policy Round Table for Implementation of Resilient Cities” di Jakarta, Kamis (9/3/2017). [Dok Kementerian PUPR]

Indonesia dan Australia saling berbagi pengalaman tentang bagaimana cara mengembangkan dan menjadikan kota-kota di kedua negara tersebut agar menjadi kota yang tangguh, dalam diskusi bertajuk “Bussiness and Policy Round Table for Implementation of Resilient Cities” di Gedung Pendopo Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Acara ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Prof. Anita Firmanti. Hadir dalam acara tersebut antara lain oleh pembicara Menteri Pengembangan Wilayah Australia Fiona Nash, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Rido Matari Ichwan dan Direktur Proyek Sektor Energi, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, Triharyo Indrawan Soesilo.

Para peserta yang hadir dari kalangan pengambil kebijakan di pemerintahan, para eksekutif dan para tenaga ahli dalam bidang-bidang perencanaan tata kota dan perencanaan wilayah baik dari Australia dan Indonesia.

Berbagai inisiatif sedang dilakukan Pemerintah Indonesia menuju kota tangguh, diantaranya melalui pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar baik kawasan perkotaan maupun di perdesaan, guna menjamin kegiatan ekonomi, sosial dan budaya secara nyaman dan sehat.

Namun dengan jumlah kota-kota di Indonesia yang banyak dan kondisi geografis penduduk yang beragam, upaya-upaya tersebut perlu disertai pula dengan regulasi yang lebih terbuka bagi masuknya inovasi-inovasi baru.

“Saat ini kita sedang membanghun kota-kota yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan melalui pendekatan partisipatif dan inklusif yang melibatkan kelompok masyarakat mulai tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan operasional dan pemeliharaan. Sampai dengan 2019, akan dibangun prasarana dan sarana air minum, pengolahan air limbah dan sampah komunal dan penataan kawasan kumuh perkotaan,” tutur Anita Firmanti saat membuka acara tersebut.

Sementara itu Fiona Nash mengatakan bahwa Indonesia dan Australia mempunya kemiripan dalam menghadapi tuntutan pesatnya urbanisasi. Untuk itu kolaborasi antara kedua negara dapat menjadi keunggulan yang unik dalam percepatan peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Kota tangguh adalah kota yang secara fisik, sosial dan ekonomi mampu menghadapi kedua tantangan utama tersebut. "Ciri-ciri kota tangguh adalah kota yang menyediakan air minum yang berkualitas baik, melakukan pengelolaan air limbah yang teratur dan berdaur ulang, menerapkan pembangunan gedung-gedung “hijau” (Green Buildings), memiliki sistem transportasi massal yang efisien dan terintegrasi, serta mempunyai sistem manajemen pengelolaan bencana yang cepat tanggap," kata Fiona.

baca juga

PBB mempunyai program untuk menseleksi 100 Resilient Cities terbaik di dunia. Beberapa kota di Indonesia seperti Semarang dan Jakarta sedang berupaya untuk menjadi bagian dari 100 Kota Tangguh di dunia.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mengembangkan berbagai program, misalnya pembangunan kota hijau, pusaka, tangguh dan kota tematik lainnya yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan budaya secara komprehensif.

Dalam pemenuhan kebutuhan air minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan pembangunan melalui kegiatan pembangunan sarana air minum meliputi SPAM Regional, SPAM untuk MBR, SPAM pada Pulau Kecil/Terluar dan Pelabuhan Perikanan dan SPAM Berbasis Masyarakat. Selain kegiatan pembangunan tersebut, dalam mewujudkan akses sanitas juga dilakukan pembangunan IPAL Regional dan IPAL skala kota, Pengelolaan Lumpur Tinja dan Sanitasi Berbasis Masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selama 2 Tahun, Pemerintah Bangun 11.260 Rusun untuk Prajurit TNI

Selama 2 Tahun, Pemerintah Bangun 11.260 Rusun untuk Prajurit TNI

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 13:18 WIB

Kemensos akan Bangun Hunian Tetap untuk Suku Anak Dalam

Kemensos akan Bangun Hunian Tetap untuk Suku Anak Dalam

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 08:17 WIB

Ada UU Konstruksi, Kontraktor dan Tenaga Kerja Kini Terlindungi

Ada UU Konstruksi, Kontraktor dan Tenaga Kerja Kini Terlindungi

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 13:31 WIB

Kementerian PUPR Distribusi Air Bersih di Lokasi Banjir Sumbar

Kementerian PUPR Distribusi Air Bersih di Lokasi Banjir Sumbar

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 12:53 WIB

Pembangunan Jalan Harus Berdampak Pada Peningkatan Kualitas Hidup

Pembangunan Jalan Harus Berdampak Pada Peningkatan Kualitas Hidup

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 12:43 WIB

Inilah Deretan Program Infrastrukur PUPR yang Libatkan TNI

Inilah Deretan Program Infrastrukur PUPR yang Libatkan TNI

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 12:07 WIB

Lebih Dekat Dengan Rakyat, Jadi Alasan PUPR Ajak TNI Bangun Desa

Lebih Dekat Dengan Rakyat, Jadi Alasan PUPR Ajak TNI Bangun Desa

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 11:41 WIB

Bantu Pemerintah, TNI Akan Bangun Desa Tiga Kali Dalam Setahun

Bantu Pemerintah, TNI Akan Bangun Desa Tiga Kali Dalam Setahun

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 11:02 WIB

Rapat dengan TNI, PUPR Bahas Pembangunan di Pedesaan

Rapat dengan TNI, PUPR Bahas Pembangunan di Pedesaan

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 09:32 WIB

Lelang Transportasi Jabodetabek Ditarget 72 Persen Maret Ini

Lelang Transportasi Jabodetabek Ditarget 72 Persen Maret Ini

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 09:36 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×