Fed Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga, Harga Emas Turun

Angelina Donna

Rabu, 15 Maret 2017 | 07:30 WIB
Fed Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga, Harga Emas Turun

Suara.com - Sehari hari menjelang keputusan Federal Reserve tentang suku bunga, harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Selasa (14/3/2017) waktu setempat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April turun 0,5 dolar AS, atau 0,04 persen, menjadi  1.202,60 dolar AS per ons.

Para pedagang hampir seluruhnya fokus pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dimulai pada Selasa (14/3/2017). Para analis percaya The Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 selama pertemuan kebijakan dua hari.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,50 ke setidaknya 0,75 adalah 93 persen pada pertemuan Maret, dan 88 persen untuk pertemuan Mei, bersama dengan peluang 6,0 persen peningkatan ke suku bunga 1,0.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Selasa (14/3) memberikan tekanan terhadap logam mulia, karena PPI-FD (Producer Price Index Final Demand) meningkat sebesar 0,3 persen, angka yang lebih tinggi dari perkiraan, bersama dengan harga produsen tahun-ke-tahun meningkat 2,2 persen yang sedikit di atas tingkat inflasi target Fed 2,0 persen.

Para analis mencatat bahwa Federal Reserve AS kemungkinan memantau ukuran ini ketika mereka mempertimbangkan tentang suku bunga.

Emas terus berada di bawah tekanan karena indeks dolar AS naik 0,2 persen menjadi 101,57 pada pukul 17.50 GMT. Ketika dolar AS naik, emas berjangka akan jatuh.

Namun, penurunan logam mulia itu juga dikarenakan  Dow Jones Industrial Average turun 50 poin atau 0,25 persen pada pukul 17.50 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman.

Pedagang sedang menunggu untuk Rabu, ketika FOMC mengumumkan keputusannya tentang tingkat suku bunga.

Perak untuk pengiriman Mei turun 4,9 sen, atau 0,29 persen, menjadi ditutup pada 16,923 dolar AS per ons. Platinum untuk pengiriman April turun 2,3 dolar AS, atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 938,90 dolar AS per ons. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Was-was Pemilu di Belanda, Dorong Harga Emas Naik

Was-was Pemilu di Belanda, Dorong Harga Emas Naik

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 07:11 WIB

Pidato Trump Depan Kongres Sebabkan Emas Berjangka Turun

Pidato Trump Depan Kongres Sebabkan Emas Berjangka Turun

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 06:59 WIB

Dua Aspek Ini Picu Harga Emas Naik

Dua Aspek Ini Picu Harga Emas Naik

Bisnis | Jum'at, 17 Februari 2017 | 06:39 WIB

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 09:06 WIB

Harga Emas Turun Tertekan Penguatan Dolar AS

Harga Emas Turun Tertekan Penguatan Dolar AS

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 07:00 WIB

Terkini

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

×