Dua Aspek Ini Picu Harga Emas Naik

Dythia Novianty

Jum'at, 17 Februari 2017 | 06:39 WIB
Dua Aspek Ini Picu Harga Emas Naik
Ilustrasi harga emas. (Shutterstock)

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Kamis (Jumat pagi WIB). Kondisi ini didorong dua aspek yakni, pelemahan dolar AS dan ketidakpastian politik.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Maret naik 8,5 dolar AS atau 0,69 persen, menjadi menetap di 1.241,60 dolar AS per ounce.

Emas mendapat dukungan luas karena indeks dolar AS turun 0,59 persen menjadi 100,49 pada pukul 18.15 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi para investor.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 29 poin atau 0,14 persen pada pukul 18.20 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sebaliknya, ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Sejak Rabu (15/2), peluang untuk kenaikan suku bunga telah meningkat secara signifikan. Investor percaya Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 paling cepat selama pertemuan FOMC Mei.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,75 ke setidaknya 1,00 adalah 18 persen pada pertemuan Maret dan 44 persen untuk pertemuan Mei.

Namun demikian, keuntungan emas dibatasi karena laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Kamis (16/2) menunjukkan rumah yang baru dibangun (housing starts) mencapai 1,246 juta unit, lebih baik dari yang diharapkan, dan izin mendirikan bangunan berada di tingkat tertinggi satu tahun, pada 1,285 juta izin, yang juga lebih baik daripada perkiraan. Analis mencatat bahwa peningkatan secara tahun ke tahun juga signifikan.

Logam mulia diletakkan di bawah tekanan lebih lanjut ketika laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (16/2) menunjukkan klaim pengangguran awal meningkat jauh lebih baik dari yang diperkirakan 5.000 ke level 239.000 pada minggu yang berakhir 11 Februari. Analis mencatat bahwa kedua angka-angka ini sangat kuat.

baca juga

Emas juga tertekan secara luas karena Survei Prospek Bisnis Fed Philadelphia melonjak ke 43,3, menunjukkan angka ukuran terkuat sejak Januari 1984. Analis mencatat bahwa pesanan baru meningkat sebesar 12 poin menjadi 38.

Perak untuk pengiriman Maret naik 11,1 sen, atau 0,62 persen, menjadi ditutup pada 18,074 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 5,8 dolar AS, atau 0,57 persen, menjadi ditutup pada 1.015,70 dolar AS per ounce. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Melemah Dorong Kenaikan Harga Emas

Dolar AS Melemah Dorong Kenaikan Harga Emas

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 07:30 WIB

Harga Emas Naik Akibat Pasar Tak Pasti Usai Brexit

Harga Emas Naik Akibat Pasar Tak Pasti Usai Brexit

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 07:29 WIB

Terkini

Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Bogor Great Mall, Destinasi Akhir Pekan Keluarga untuk Belanja hingga Kulineran

Bogor Great Mall, Destinasi Akhir Pekan Keluarga untuk Belanja hingga Kulineran

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Hidup 4 Shio Ini Diprediksi Berubah Total pada 18 Oktober, Ada Shio Anda?

Hidup 4 Shio Ini Diprediksi Berubah Total pada 18 Oktober, Ada Shio Anda?

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Stok Pangan Aman Belum Tentu Harga Murah

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Stok Pangan Aman Belum Tentu Harga Murah

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Cuci Tangan hingga Pilah Sampah, Kebiasaan Kecil yang Perlu Diajarkan Sejak Sekolah

Cuci Tangan hingga Pilah Sampah, Kebiasaan Kecil yang Perlu Diajarkan Sejak Sekolah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayoritas

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayoritas

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop

Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi

Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi

Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:44 WIB

×