39 Kapal Asing Pencuri Ikan akan Diusir Keluar dari Indonesia

Adhitya Himawan

Kamis, 16 Maret 2017 | 07:56 WIB
39 Kapal Asing Pencuri Ikan akan Diusir Keluar dari Indonesia
Kapal pencuri ikan di perairan Natuna, Kepulauan Riau yang ditangkap pemerintah. [Dok KKP]

Sebanyak 135 anak buah kapal asing direncanakan membawa keluar 39 kapal eks-asing milik PT Minatama Mutiara Timika. Saat ini kapal tersebut ditambatkan di Kolam Bandar Pomako, Timika, Papua, menyusul pemberlakuan moratorium oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

"Sekitar 135 orang asing, data validnya ada di Imigrasi. Mereka yang akan membawa kapal itu ke luar," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mimika Eddy Santoso di Timika, Papua Barat, Kamis (16/3/2017).

Ia mengatakan rencana dikeluarkannya kapal dari area Pelabuhan Pomako, Timika tersebut, baru diketahuinya dua hari lalu melalui staf DKP Mimika yang melakukan pemantauan di lapangan.

Ketika itu, mereka melakukan koordinasi dengan Satker Pengawasan Sumber Kelautan dan Perikanan (PSKP) Timika terkait dengan keberadaan 135 ABK yang sudah tiba di Timika yang akan mengeluarkan kapal-kapal tersebut.

"Beberapa hari lalu, Badan Intelejen Strategis (Bais) dari pusat bertemu saya tanya soal orang asing itu dan saya tidak tahu. setelah dicek di lapangan ternyata betul ada 135 orang yang akan membawa kapal itu," tuturnya.

Eddy mengakui rencana untuk mengeluarkan 39 kapal eks-asing tersebut sama sekali tidak diketahuinya.

Pasalnya hingga kini ia belum mendapat pemberitahuan resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tentang rencana itu, termasuk siapa yang menugaskan 135 untuk mengeluarkan kapal.

"Untuk mengeluarkan kapal-kapal itu bukan kewenangan kami, tetapi itu urusan pusat (KKP), surat izin berlayar itu harus dari pusat," ujarnya.

baca juga

Tentang tujuan dan akan dibawa ke mana kapal-kapal tersebut juga belum diketahui dengan pasti.

Namun, katanya, sesuai informasi yang diperoleh dari lapangan, kapal-kapal tersebut akan dijual oleh pemiliknya karena masih layak digunakan.

"Entah dijual lagi ke lokal atau ke luar negeri saya belum tahu pasti karena informasi sementara yang kami peroleh seperti itu. Sementara ini belum ada pembicaraan-pembicaraan terkait rencana itu termasuk dengan pemilik kapal," ucapnya.

Setelah diberlakukan moratorium perizinan usaha perikanan tangkap kapal eks-asing yang diberlakukan November 2014, sebanyak 48 kapal eks-asing yang rata-rata memiliki bobot mati 300 gross ton (GT) ditahan dan dilabuhkan di area Pelabuhan Pomako karena melakukan sejumlah pelanggaran.

Pada 30 Desember 2015, sebanyak 31 ABK asal Cina membawa sembilan kapal dan sempat membuat Menteri Susi geram. Berdasarkan hasil penyelidikan Satgas Pemberantasan "Illegal Unregulate Unreported (IUU)" Fishing 115, upaya melarikan sembilan kapal tersebut sudah direncanakan dengan matang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Tetapkan 111 Pulau Terluar di Indonesia

Pemerintah Tetapkan 111 Pulau Terluar di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Maret 2017 | 15:03 WIB

Sepanjang 2017, 10 Kapal Pencuri Ikan Telah Ditangkap KKP

Sepanjang 2017, 10 Kapal Pencuri Ikan Telah Ditangkap KKP

Bisnis | Sabtu, 11 Maret 2017 | 06:32 WIB

KKP Tangkap 4 Kapal Kapal Pencuri Ikan dari Vietnam

KKP Tangkap 4 Kapal Kapal Pencuri Ikan dari Vietnam

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 13:57 WIB

Inilah Bentuk Kerjasama RI-Arab Saudi di Kelautan dan Perikanan

Inilah Bentuk Kerjasama RI-Arab Saudi di Kelautan dan Perikanan

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 21:07 WIB

Sidak ke Muara Baru, Menteri Susi Pergoki Kapal Manipulasi Ukuran

Sidak ke Muara Baru, Menteri Susi Pergoki Kapal Manipulasi Ukuran

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 21:00 WIB

Menteri Susi Tekankan Penataan Ekonomi Berkeadilan

Menteri Susi Tekankan Penataan Ekonomi Berkeadilan

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 21:07 WIB

Pemerintah Targetkan Devisa Wisata Bahari 4 Miliar Dolar AS

Pemerintah Targetkan Devisa Wisata Bahari 4 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 21:04 WIB

Luhut Klaim Dwelling Time Pelindo Telah Kurang Dari 3 Hari

Luhut Klaim Dwelling Time Pelindo Telah Kurang Dari 3 Hari

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:07 WIB

Susi akan Bangun Kelautan dan Perikanan dari Hulu Hingga Hilir

Susi akan Bangun Kelautan dan Perikanan dari Hulu Hingga Hilir

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 19:06 WIB

Susi Tegaskan Perusahaan Perikanan Besar Tak Diperlakukan Khusus

Susi Tegaskan Perusahaan Perikanan Besar Tak Diperlakukan Khusus

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 11:25 WIB

Terkini

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×