Kementerian PUPR Bangun 498 Embung Baru Dalam Dua Tahun Terakhir

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 16 Maret 2017 | 14:20 WIB
Kementerian PUPR Bangun 498 Embung Baru Dalam Dua Tahun Terakhir
Salah satu embung yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR. [Dok Kementerian PUPR]

Dalam rangka mencapai ketahanan air dan kedaulatan pangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2017 memprioritaskan untuk membangun sembilan bendungan baru.

Selain itu, Kementerian PUPR juga tengah membangun jaringan irigasi baru seluas 84.000 hektar, rehabilitasi jaringan irigasi seluas 323.000 hektar, pembangunan 90 embung, pembangunan sarana dan prasarana pengendali banjir sepanjang 154 kilometer, serta pembangunan atau peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan air baku.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa penyediaan sarana dan prasarana air demi ketahanan air dan kedaulatan pangan merupakan tugas memenuhi program prioritas yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR.

“Puluhan embung sedang dalam proses pembangunan dan akan kita selesaikan tahun ini. Ada embung berukuran besar dan juga puluhan embung kecil,” jelas Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (15/3/2017).

Embung merupakan bangunan konservasi air berbentuk kolam untuk menampung air hujan dan air limpahan atau air rembesan sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi kekurangan air ketika musim kemarau. Embung akan menyimpan air di musim hujan dan diharapkan bisa dimanfaatkan saat musim kemarau atau saat kekurangan air. Volume embung maksimal 500 ribu meter kubik dengan kedalaman kurang dari 15 meter. 

Sampai dengan tahun 2014, telah dibangun embung sebanyak 1.334 yang tersebar di Indonesia. Sesuai dengan instruksi Presiden, pembangunan embung akan dilanjutkan sebagai upaya pengelolaan air untuk mengurangi kelangkaan air saat musim kemarau. Pembangunan embung terus dilakukan karena dapat memberikan manfaat yang sangat besar dengan biaya pembangunan yang relatif murah jika dibandingkan dengan pembangunan bendungan.

Selama dua tahun terakhir (2015-2016) telah dibangun sebanyak 498 embung dengan anggaran Rp 2,73 triliun, dan untuk tahun 2017 ini akan dibangun lagi sebanyak 90 buah embung baru.
Dengan demikian, sampai dengan akhir 2017, ditargetkan sebanyak 1.922 buah embung dapat terbangun yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia.

Dari 498 embung yang dibangun dalam 2015-2016, beberapa diantaranya memiliki volume cukup besar, antara lain Embung Diponegoro di Jawa Tengah dengan luas tampungan 200.000 meter kubik, Embung Sumba di Sumba dengan luas tampungan 173.000 meter kubik, dan Embung Sarimulyo dengan daya tamping 82.600 meter kubik.

baca juga

Selain itu, Embung Payung Sekaki di Riau dengan daya tampung 67.550 meter kubik, Embung Merongga dengan daya tampung 50.000 meter kubik dan Embung Anggatoa dengan daya tampung 40.000 meter kubik di Sulawesi Tenggara.

Selain berfungsi sebagai media konservasi air, embung juga bisa menjadi habitat berbagai jenis tumbuhan dan hewan, sebagai pengatur fungsi hidrolis dan penghasil oksigen.

"Ke depan, tidak menutup kemungkinan embung dan potensi embung yang ada dikembangkan menjadi media konservasi air layaknya bendungan atau waduk," tutup Basuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Normalisasi Sungai Bengawan Solo dan Kali Pepe

Kementerian PUPR Normalisasi Sungai Bengawan Solo dan Kali Pepe

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:36 WIB

Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo akan Dibubarkan

Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo akan Dibubarkan

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:42 WIB

Inilah Proyek Infrastruktur yang Dipaparkan Jokowi ke Korsel

Inilah Proyek Infrastruktur yang Dipaparkan Jokowi ke Korsel

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 19:11 WIB

Cegah Longsor, Kementerian PUPR Perkuat Peran Penilik Jalan

Cegah Longsor, Kementerian PUPR Perkuat Peran Penilik Jalan

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 20:30 WIB

Perbaikan Jembatan Cisomang Memasuki Tahap Akhir

Perbaikan Jembatan Cisomang Memasuki Tahap Akhir

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:38 WIB

Tahun 2016, KPR Bersubsidi di Kalsel Mencapai 14.430 Unit

Tahun 2016, KPR Bersubsidi di Kalsel Mencapai 14.430 Unit

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:33 WIB

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Air Limbah di Kampus UNS

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Air Limbah di Kampus UNS

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:26 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi 286 Ribu Hektar Irigasi Rusak

Kementerian PUPR Rehabilitasi 286 Ribu Hektar Irigasi Rusak

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:20 WIB

Kementerian PUPR Bangun 3 SPAM di Pantura Jawa

Kementerian PUPR Bangun 3 SPAM di Pantura Jawa

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:13 WIB

Tanggul Pengaman Pantai Jakarta Tahap II Ditargetkan Selesai 2018

Tanggul Pengaman Pantai Jakarta Tahap II Ditargetkan Selesai 2018

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:02 WIB

Terkini

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×