Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Kementerian PUPR Bangun 498 Embung Baru Dalam Dua Tahun Terakhir

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 16 Maret 2017 | 14:20 WIB
Kementerian PUPR Bangun 498 Embung Baru Dalam Dua Tahun Terakhir
Salah satu embung yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR. [Dok Kementerian PUPR]

Dalam rangka mencapai ketahanan air dan kedaulatan pangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2017 memprioritaskan untuk membangun sembilan bendungan baru.

Selain itu, Kementerian PUPR juga tengah membangun jaringan irigasi baru seluas 84.000 hektar, rehabilitasi jaringan irigasi seluas 323.000 hektar, pembangunan 90 embung, pembangunan sarana dan prasarana pengendali banjir sepanjang 154 kilometer, serta pembangunan atau peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan air baku.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa penyediaan sarana dan prasarana air demi ketahanan air dan kedaulatan pangan merupakan tugas memenuhi program prioritas yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR.

“Puluhan embung sedang dalam proses pembangunan dan akan kita selesaikan tahun ini. Ada embung berukuran besar dan juga puluhan embung kecil,” jelas Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (15/3/2017).

Embung merupakan bangunan konservasi air berbentuk kolam untuk menampung air hujan dan air limpahan atau air rembesan sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi kekurangan air ketika musim kemarau. Embung akan menyimpan air di musim hujan dan diharapkan bisa dimanfaatkan saat musim kemarau atau saat kekurangan air. Volume embung maksimal 500 ribu meter kubik dengan kedalaman kurang dari 15 meter. 

Sampai dengan tahun 2014, telah dibangun embung sebanyak 1.334 yang tersebar di Indonesia. Sesuai dengan instruksi Presiden, pembangunan embung akan dilanjutkan sebagai upaya pengelolaan air untuk mengurangi kelangkaan air saat musim kemarau. Pembangunan embung terus dilakukan karena dapat memberikan manfaat yang sangat besar dengan biaya pembangunan yang relatif murah jika dibandingkan dengan pembangunan bendungan.

Selama dua tahun terakhir (2015-2016) telah dibangun sebanyak 498 embung dengan anggaran Rp 2,73 triliun, dan untuk tahun 2017 ini akan dibangun lagi sebanyak 90 buah embung baru.
Dengan demikian, sampai dengan akhir 2017, ditargetkan sebanyak 1.922 buah embung dapat terbangun yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia.

Dari 498 embung yang dibangun dalam 2015-2016, beberapa diantaranya memiliki volume cukup besar, antara lain Embung Diponegoro di Jawa Tengah dengan luas tampungan 200.000 meter kubik, Embung Sumba di Sumba dengan luas tampungan 173.000 meter kubik, dan Embung Sarimulyo dengan daya tamping 82.600 meter kubik.

baca juga

Selain itu, Embung Payung Sekaki di Riau dengan daya tampung 67.550 meter kubik, Embung Merongga dengan daya tampung 50.000 meter kubik dan Embung Anggatoa dengan daya tampung 40.000 meter kubik di Sulawesi Tenggara.

Selain berfungsi sebagai media konservasi air, embung juga bisa menjadi habitat berbagai jenis tumbuhan dan hewan, sebagai pengatur fungsi hidrolis dan penghasil oksigen.

"Ke depan, tidak menutup kemungkinan embung dan potensi embung yang ada dikembangkan menjadi media konservasi air layaknya bendungan atau waduk," tutup Basuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Normalisasi Sungai Bengawan Solo dan Kali Pepe

Kementerian PUPR Normalisasi Sungai Bengawan Solo dan Kali Pepe

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:36 WIB

Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo akan Dibubarkan

Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo akan Dibubarkan

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:42 WIB

Inilah Proyek Infrastruktur yang Dipaparkan Jokowi ke Korsel

Inilah Proyek Infrastruktur yang Dipaparkan Jokowi ke Korsel

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 19:11 WIB

Cegah Longsor, Kementerian PUPR Perkuat Peran Penilik Jalan

Cegah Longsor, Kementerian PUPR Perkuat Peran Penilik Jalan

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 20:30 WIB

Perbaikan Jembatan Cisomang Memasuki Tahap Akhir

Perbaikan Jembatan Cisomang Memasuki Tahap Akhir

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:38 WIB

Tahun 2016, KPR Bersubsidi di Kalsel Mencapai 14.430 Unit

Tahun 2016, KPR Bersubsidi di Kalsel Mencapai 14.430 Unit

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:33 WIB

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Air Limbah di Kampus UNS

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Air Limbah di Kampus UNS

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:26 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi 286 Ribu Hektar Irigasi Rusak

Kementerian PUPR Rehabilitasi 286 Ribu Hektar Irigasi Rusak

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:20 WIB

Kementerian PUPR Bangun 3 SPAM di Pantura Jawa

Kementerian PUPR Bangun 3 SPAM di Pantura Jawa

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:13 WIB

Tanggul Pengaman Pantai Jakarta Tahap II Ditargetkan Selesai 2018

Tanggul Pengaman Pantai Jakarta Tahap II Ditargetkan Selesai 2018

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:02 WIB

Terkini

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:12 WIB

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:26 WIB

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:03 WIB

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:45 WIB

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:36 WIB

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:14 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB