Tahun 2016, KPR Bersubsidi di Kalsel Mencapai 14.430 Unit

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 13 Maret 2017 | 19:33 WIB
Tahun 2016, KPR Bersubsidi di Kalsel Mencapai 14.430 Unit
Rumah bersubsidi di Kalimantan Selatan. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR), Basuki Hdimuljono mengatakan pemerintah terus mendorong pemenuhan kebutuhan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program satu juta rumah. Kunci keberhasilan program tersebut adalah sinergitas para pelaku yang terlibat dan juga diperlukan dukungan dari pihak perbankan, mengingat kemampuan Pemerintah dalan penyediaan langsung perumahan hanya sekitar 10 persen dari total target sejuta rumah.

"Dengan dukungan semua stakeholder, tahun 2016, capaian program satu juta rumah mencapai angka sekitar 800 ribu unit rumah atau meningkat dari tahun 2015 sebanyak 699 ribu unit," kata Menteri Basuki dalam keterangan resmi, Minggu (12/3/2017).

Salah satu provinsi yang realisasi penyaluran KPR Bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau KPR FLPP tinggi adalah Provinsi Kalimantan Selatan, dimana Tahun 2016 mencapai 14.430 unit. KPR FLPP merupakan skema pembiayaan perumahan yang dikelola oleh Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurut Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR Lana Winayanti, dalam mendukung Program Satu Juta Rumah, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang mempermudah dan memangkas perijinan perumahan khususnya bagi perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kebijakan pendukung tersebut diantaranya Instruksi Presiden No. 3/2016 tentang Penyederhanaan Perizinan Pembangunan Perumahan, Paket Kebijakan Ekonomi XIII Tahun 2016 tentang Perumahan bagi MBR dan Peraturan Pemerintah No. 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan MBR.

"Selain dari sisi regulasi, Pemerintah juga memberikan subsidi untuk meningkatkan daya beli MBR untuk mendapatkan rumah layak huni diantaranya melalui KPR FLPP, Subsidi Selisih Bunga dan Subsidi Bantuan Uang Muka," ujar Lana.

Pada tahun 2017, target Penyaluran KPR FLPP sebanyak 120.000 unit dengan alikasi anggaran Rp 9,7 Milyar. Selain itu juga ada program Subsidi Selisih Bunga yang ditargetkan dapat dimanfaatkan untuk 225.000 unit dengan alokasi Rp 3,7 Milyar dan penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebanyak 345.000 unit sebesar Rp 1,3 Milyar.

Sementara dalam kurun waktu tujuh tahun (2010-2016), BLU PPDPP telah menyalurkan subsidi perumahan melalui FLPP sebesar Rp 28,21 triliun bagi 496.065 unit rumah MBR baik untuk kepemilikan unit rumah tapak maupun rumah susun. Melalui KPR FLPP, MBR menikmati uang muka ringan, bunga tetap sebesar 5 persen selama 20 tahun, dan bebas PPn.

Rapat Koordinasi Pemetaan Potensi Pembangunan Rumah TA 2017 dan TA 2018 akan dilaksanakan di 10 (sepuluh) Provinsi terbesar penyalur KPR Bersubsidi (Jawa Barat, Banten, Kalimantan Selatan, Riau, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Barat). Tujuannya adalah mensinergikan kebijakan pembiayaan perumahan dengan pemerintah daerah dan para stakeholder lainnya, mendapatkan data primer rencana pembangunan rumah di daerah sekaligus mensosialisasikan kebijakan perumahan.

baca juga

Usai acara, Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti melakukan kunjungan lapangan ke perumahan Herlin Perkasa Sei Andai di Kota Banjarmasin. Perumahan tersebut merupakan perumahan bersubsidi yang menggunakan KPR FLPP sebanyak 88 unit pada Tahun 2016 melalui Bank BTN cabang Banjarmasin sebagai bank pelaksana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Air Limbah di Kampus UNS

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Air Limbah di Kampus UNS

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:26 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi 286 Ribu Hektar Irigasi Rusak

Kementerian PUPR Rehabilitasi 286 Ribu Hektar Irigasi Rusak

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:20 WIB

Kementerian PUPR Bangun 3 SPAM di Pantura Jawa

Kementerian PUPR Bangun 3 SPAM di Pantura Jawa

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:13 WIB

Tanggul Pengaman Pantai Jakarta Tahap II Ditargetkan Selesai 2018

Tanggul Pengaman Pantai Jakarta Tahap II Ditargetkan Selesai 2018

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 19:02 WIB

Kementerian PUPR akan Atur Upah Minimum Tenaga Kerja Konstruksi

Kementerian PUPR akan Atur Upah Minimum Tenaga Kerja Konstruksi

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 13:40 WIB

Indonesia dan Australia Kerjasama Pengembangan Kota Tangguh

Indonesia dan Australia Kerjasama Pengembangan Kota Tangguh

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 13:29 WIB

Selama 2 Tahun, Pemerintah Bangun 11.260 Rusun untuk Prajurit TNI

Selama 2 Tahun, Pemerintah Bangun 11.260 Rusun untuk Prajurit TNI

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 13:18 WIB

Ada UU Konstruksi, Kontraktor dan Tenaga Kerja Kini Terlindungi

Ada UU Konstruksi, Kontraktor dan Tenaga Kerja Kini Terlindungi

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 13:31 WIB

Apersi akan Bangun 8.000 Ribu Rumah Subsidi di Jawa Tengah

Apersi akan Bangun 8.000 Ribu Rumah Subsidi di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 13:20 WIB

Kementerian PUPR Distribusi Air Bersih di Lokasi Banjir Sumbar

Kementerian PUPR Distribusi Air Bersih di Lokasi Banjir Sumbar

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 12:53 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×