Laba Bersih Garuda Indonesia di 2016 Sebesar 9,36 Juta Dolar AS

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 23 Maret 2017 | 11:02 WIB
Laba Bersih Garuda Indonesia di 2016 Sebesar 9,36 Juta Dolar AS
Garuda Indonesia parkir di terminal II Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Jumat (12/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Maskapai berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Garuda Indonesia (persero) Tbk, berikut anak perusahaannya berhasil mempertahankan kinerja positif sepanjang tahun 2016 dengan mencatatkan laba bersih sebesar 9,36 juta dolar AS atau setara Rp124,5 miliar (kurs Rp13.300 per dolar AS) hingga akhir tahun dan mengangkut 35 juta penumpang baik Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia.

Pencapaian positif tersebut mengemuka dalam paparan kinerja perusahaan secara grup dalamanalyst meeting  yang berlangsung di Kantor Pusat Garuda Indonesia di Cengkareng, Jakarta, Rabu (22/3/2017) yang diikuti direksi Garuda Indonesia dan segenap direksi anak perusahaan. Adapun anak perusahan Garuda Indonesia yang hadir adalah direksi Citilink Indonesia, Garuda Maintenance Facility (GMF-Aeroasia), Aerowisata, Sabre, Asyst dan Gapura.

“Seperti kita ketahui tren pertumbuhan industri penerbangan di dunia khususnya Asia Pasifik mengalami tekanan sejak lima tahun terakhir, mulai dari perlambatan ekonomi global hingga mempengaruhi daya beli masyarakat, namun Garuda Indonesia grup masih tetap bisa mempertahankan kinerja positifnya,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo  kepada wartawan pada kesempatan tersebut.

Mengacu kepada kajian kinerja industri penerbangan Asia Pasific yang dipublikasikan Bloomberg, passenger yield industri penerbangan Asia Pasifik dalam lima tahun terakhir mengalami tren penurunan  yang cukup signifikan, dari USC 9,6 per km pada tahun 2012  menjadi USC 6,2 per km di tahun 2016. Namun demikian, traffic penumpang tercatat menunjukan tren peningkatan dari 511,6 juta penumpang tahun 2012 menjadi 632,8 juta penumpang di tahun 2016.

“Kajian tersebut menunjukkan industri penerbangan di kawasan Asia Pasifik meski meningkat dalamtraffic penumpang, namun mengalami penurunanyield karena sebagian besar maskapai turut melakukan eskpansi dalam strategi pengembangan bisnisnya,” katanya.

Melalui strategi bisnis jangka panjang “Sky Beyond”, Garuda Indonesia group mampu mempertahankan profitabilitas perusahaan melalui berbagai kebijakan, mulai dari program efisiensi perusahaan yang proporsional, konsolidasi kapasitas produksi, hingga penguatan lini servis dan operasional perusahaan. Selain itu, perusahaan juga terus bertumbuh secara ekspansif dengan menjaga margin yang positif dan mencatat total pendapatan konsolidasi sebesar 3,86 miliar dolar AS.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun 2016, RS Siloam Raih Laba Bersih Rp86 Miliar

Tahun 2016, RS Siloam Raih Laba Bersih Rp86 Miliar

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 09:42 WIB

Pertagas Peroleh Laba Bersih Rp2,12 Triliun di 2016

Pertagas Peroleh Laba Bersih Rp2,12 Triliun di 2016

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 04:10 WIB

Kenaikan Pendapatan Jasa Marga 2016 Dinilai Terlalu Kecil

Kenaikan Pendapatan Jasa Marga 2016 Dinilai Terlalu Kecil

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 11:21 WIB

Pelni Tambah Kapal Dari dan Ke Kepulauan Karimunjawa

Pelni Tambah Kapal Dari dan Ke Kepulauan Karimunjawa

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 20:47 WIB

Kemenhub: Bisnis Penerbangan Harus Prioritaskan Keselamatan

Kemenhub: Bisnis Penerbangan Harus Prioritaskan Keselamatan

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 20:39 WIB

BTN Bagikan Dividen Tahun Buku 2016 Sebesar Rp523,8 Miliar

BTN Bagikan Dividen Tahun Buku 2016 Sebesar Rp523,8 Miliar

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 20:00 WIB

Inilah Perombakan Direksi dan Komisaris BNI Awal 2017

Inilah Perombakan Direksi dan Komisaris BNI Awal 2017

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:42 WIB

BNI Setor Dividen Rp3,96 Triliun ke Pemegang Saham

BNI Setor Dividen Rp3,96 Triliun ke Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:32 WIB

Tahun Lalu, PGN Meraih Laba Bersih Sebesar Rp4 Triliun

Tahun Lalu, PGN Meraih Laba Bersih Sebesar Rp4 Triliun

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 16:05 WIB

Laba Bersih Pertamina Tahun Lalu Capai 3,15 Miliar Dolar AS

Laba Bersih Pertamina Tahun Lalu Capai 3,15 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 16:30 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×