Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Kenaikan Pendapatan Jasa Marga 2016 Dinilai Terlalu Kecil

Adhitya Himawan

Selasa, 21 Maret 2017 | 11:21 WIB
Kenaikan Pendapatan Jasa Marga 2016 Dinilai Terlalu Kecil
PT Jasa Marga Tbk. [bumn.go.id]

Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan ada yang janggal dalam capaian pendapatan PT Jasa Marga Tbk. Uchok mencurigai adanya penyimpangan terkait pertumbuhan pendapatan yang menurutnya, terlalu kecil.

"Pendapatan tol PT Jasa Marga Tbk pada tahun 2015 sebesar Rp7.1 triliun. Kemudian pada tahun 2016 sebesar Rp7.9 triliun atau mengalamin kenaikan sebesar Rp805,7 miliar atau 11,3 persen saja," kata Uchok dalam keterangan resmi, Senin (20/3/2017).

Kenaikan pendapatan  tol dari tahun 2015 ke 2016 sebesar 11,3 persen, menurut Uchok, bukan sebuah kebanggaan buat Jasa Marga. Selain itu, capaian ini juga bukan sebuah kehebatan kinerja keuangan Jasa Marga.  "Tapi kenaikan pendapatan Tol dari 2015 ke 2016 sebesar 11,3 persen tergolong kecil, kalau dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan Tol dari tahun 2013 ke 2014 bisa mencapai kenaikan sebesar 14,5 persen," ujar Uchok.

Artinya, peningkatan pendapatan dari tahun 2015 ke 2016 hanya 11,3 persen harus dicurigai adanya indikasi penyimpangan pendapatan. Seharusnya, pertumbuhan pendapatan tol dari tahun 2015 ke 2016, harus lebih besar atau dari sisi pendapatannya harus meningkat lebih pesat. "Oleh karena, adanya peningkatan volume lalu lintas Transaksi, dan adanya kenaikan tarif pada 15 jalan tol di akhir tahun 2015, dan juga kenaikan tarif untuk 4 jalan tol pada tahun 2016," jelas Uchok.

Jadi, karena kecilnya  pertumbuhan  pendapatan jalan tol dari tahun 2015 ke 2016 hanya 11,3 persen, maka CBA meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuka mata dalam rangka menelusuri adanya kemungkinan indikasi mark down atau pengurangan pendapatan dalam Jasa Marga. "Untuk BPK, segera melakukan audit pendapatan atas keuangan jasa marga. sedangkan, untuk KPK segera lakukan investigasi atas adanya potensi kehilngan pendapatan jasa Marga," tutur Uchok.

Selain itu, publik penguna jalan tol wajar merasa prihatin dengan pengelolaan keuangan Jasa Marga. Hal ini bisa dilihat dari operasional belanja kebutuhan pegawai sampai menghabiskan sebesar Rp1.1 triliiun hanya untuk gaji dan tunjangan Saja. Ironisnya, besarnya anggaran untuk gaji dan tunjangan ini tidak bisa ditutupi dari Kenaikan pendapatan sebesar 11,3 persen atau sekitar Rp805.7 miliar itu.

Kemudian, tingginya jumlah operasional gaji dan tunjangan gaji pegawai tidak diiringi untuk peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol. Hal ini disebabkan anggaran untuk pelayanan minim seperti anggaran pembersihan jalan dan pertamanan hanya sebesar Rp43.2 miliar atau pelayanan pemakaian jalan tol hanya sebesar Rp59.8 miliar. 

"Dengan demikian, peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol yg dilakukan oleh Jasa Marga sebagai operator jalan tol hanya sebuah mimpi saat tidur siang. Semboyan mewujudkan jalan tol yang Lancar, aman dan nyaman bukan lagi jadi simbol pelayanan, tetapi seperti orang mengigau saat hidup siang," tutup Uchok.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menko Luhut Larang Praktik Monopoli di Pelabuhan

Menko Luhut Larang Praktik Monopoli di Pelabuhan

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 09:15 WIB

Terminal 3 Bandara Soeta akan Jadi yang Terbesar di Indonesia

Terminal 3 Bandara Soeta akan Jadi yang Terbesar di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 20:29 WIB

BTN Bagikan Dividen Tahun Buku 2016 Sebesar Rp523,8 Miliar

BTN Bagikan Dividen Tahun Buku 2016 Sebesar Rp523,8 Miliar

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 20:00 WIB

Inilah Perombakan Direksi dan Komisaris BNI Awal 2017

Inilah Perombakan Direksi dan Komisaris BNI Awal 2017

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:42 WIB

BNI Setor Dividen Rp3,96 Triliun ke Pemegang Saham

BNI Setor Dividen Rp3,96 Triliun ke Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:32 WIB

Tahun Lalu, PGN Meraih Laba Bersih Sebesar Rp4 Triliun

Tahun Lalu, PGN Meraih Laba Bersih Sebesar Rp4 Triliun

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 16:05 WIB

Laba Bersih Pertamina Tahun Lalu Capai 3,15 Miliar Dolar AS

Laba Bersih Pertamina Tahun Lalu Capai 3,15 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 16:30 WIB

Belanja Modal RNI Tahun 2017 Meroket 159 Persen

Belanja Modal RNI Tahun 2017 Meroket 159 Persen

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 09:04 WIB

Wow, Laba Konsolidasi RNI Melonjak 258 Persen di 2016

Wow, Laba Konsolidasi RNI Melonjak 258 Persen di 2016

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 08:58 WIB

Di Bawah Dirut Baru, Inilah Rencana Bisnis BRI

Di Bawah Dirut Baru, Inilah Rencana Bisnis BRI

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 08:26 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB