Dua Kapal Penangkap Ikan Ilegal Segera Ditenggelamkan

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 30 Maret 2017 | 09:04 WIB
Dua Kapal Penangkap Ikan Ilegal Segera Ditenggelamkan
TNI Angkatan Laut (TNI AL) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menenggelamkan kapal ikan asing. [TNI AL/Puspen TNI]

Suara.com - Dua kapal penangkap ikan berbendera asing yang menjadi barang bukti penangkapan ikan ilegal di perairan Maluku segera dimusnahkan di perairan Negeri Mamala-Morela, Kecamatan Leihitu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah pada 1 April 2017.

"Dua kapal penangkap ikan eks asing yang dijadikan barang bukti dalam kasus penangkapan ikan secara ilegal itu, akan ditenggelamkan di perairan Negeri Mamala dan Morela, 1 April mendatang," kata Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon Laksamana Pertama TNI Nur Singgih Prihartono, di Ambon, Kamis (30/3/2017).

Kedua kapal yang akan dimusnahkan tersebut, yakni Kapal Motor (KM) Sino 26 dan KM Sino 35. Menurutnya, rapat koordinasi untuk mengecek kesiapan semua komponen dalam rangka pemusnahan dan penenggelaman kapal milik PT Sino Indonesia Sunlida Fishing yang beralamat di Merauke, Provinsi Papua tersebut telah dilaksanakan pada Rabu (29/3) kemarin.

Rapat koordinasi dihadiri perwakilan Ditpolair Polda Maluku, LO TNI AL Kodam XVII/Patimura, Satgas 115, Tim IT KKP Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakamla) Zona Timur, Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, Kejari Ambon, Telkom, dan Telkomsel.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah masalah penting yang akan dipersiapkan terkait pemusnahan dan penenggelaman kapal yang ditangkap Tim Satgas Gugus Keamanan Laut Kawasan Timur Indonesia (Guskamlatim) yang sedang melaksanakan patroli di perairan Indonesia timur pada Desember 2014.

Penentuan lokasi penenggelaman di perairan Negeri Mamala-Morela juga berdasarkan janji Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, kepada warga kedua desa saat berkunjung ke kecamatan tersebut pada Desember 2016.

Nur Singgih menegaskan, penenggelaman kapal ikan asing tersebut berdasarkan surat Satgas 115 tentang pemusnahan dan penenggelaman barang bukti kapal pelaku penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing). Satgas ini dipimpin langsung Menteri Susi Pudjiastuti.

Selain itu, putusan Mahkamah Agung RI, surat perintah pelaksanaan putusan pengadilan tertanggal 22 Maret 2017 tentang pemusnahan barang bukti, surat Kajari Ambon tentang permohonan bantuan pelaksanaan eksekusi serta surat tugas Kasal dan Pangarmatim tentang dukungan pelaksanaan pemusnahan barang bukti.

"Penenggelaman dua kapal tersebut merupakan bagian dari eksekusi pemusnahan barang bukti secara serentak yang akan berlangsung di 11 lokasi di Indonesia di bawah kendali Menteri Susi Pudjiastuti selaku Komandan Satgas 115 dalam rangka penegakan hukum dan kedaulatan NKRI di laut," katanya pula.

Dia menambahkan, berbagai persiapan tengah dirampungkan, di antaranya pemindahan KM Sino ke Dermaga Irian Lantamal IX, rapat persiapan awal, survei kapal oleh Tim Demolisi, pemasangan bahan peledak, peninjauan medan, uji jaringan dan siaran langsung bersama tim teknologi informasi (IT) KKP, Telkom, dan Telkomsel di Desa Mamala-Morella.

Dua kapal yang akan ditenggelamkan tersebut merupakan bagian dari delapan kapal ikan asing yang ditangkap Tim Satgas Gugus Keamanan Laut Kawasan Timur Indonesia (Guskamlatim) yang sedang melaksanakan patroli di perairan Indonesia timur pada Desember 2014. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi Kembali Tenggelamkan 38 Kapal Pencuri Ikan

Menteri Susi Kembali Tenggelamkan 38 Kapal Pencuri Ikan

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 18:18 WIB

KKP Kembali Tangkap 6 Kapal Ikan Illegal Vietnam

KKP Kembali Tangkap 6 Kapal Ikan Illegal Vietnam

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 17:34 WIB

Menteri Susi Kembali Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan

Menteri Susi Kembali Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan

Bisnis | Senin, 09 Februari 2015 | 12:54 WIB

Terkini

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:03 WIB

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:28 WIB

Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat

Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:55 WIB

Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:31 WIB

Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali

Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:09 WIB

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:40 WIB

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB

Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya

Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:35 WIB