Praktik Insider Trading Ancam Rugikan BUMN

Adhitya Himawan

Selasa, 18 April 2017 | 07:55 WIB
Praktik Insider Trading Ancam Rugikan BUMN
Gedung Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pengoperasian pabrik semen milik PT. Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah, tertunda karena mendapat reaksi keras oleh masyarakat Barat. Protes warga bahkan disampaikan melalui tuntutan sebagian warga ada yang melakukan aksi di depan Istana Negara, Jakarta, dengan mencor kakinya.

Pembangunan pabrik semen tersebut dituding menjadi biang kerusakan lingkungan yang merugikan kehidupan masyarakat setempat, terutama memperoleh hak hidup sehat di wilayah itu. "Jika memang halnya demikian, maka tentu pemerintah harus mengkaji dengan membandingkan kerusakan lingkingan dan pengaruh kesehatan hidup masyarakat di sekitar pabrik semen yang sudah berdiri sejak lama," kata Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori saat dihubungi Suara.com, Selasa (18/4/2017).

Perbandingan yang dilakukan pemerintah harus dengan pabrik semen baik yang dikelola BUMN maupun pihak swasta, misal PT. Semen Bosowa di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan atau PT. Indocement di Provinsi Jawa Barat. Dengan begitu, tentu akan diperoleh data dan informasi yang lebih rasional atau masuk akal dan akurat dibandingkan dengan hanya melakukan aksi protes sampai menyakiti diri mereka sendiri. Sedangkan alasan yang disampaikan pelaku aksi bukanlah fakta yang sebenarnya terjadi atau mungkin saja ada konflik atas para investor atas hak pengelolaan pabrik semen itu.

Konflik kepentingan yang terjadi atas polemik pendirian pabrik semen di wilayah Kabupaten Rembang ini tidak hanya dituntut oleh warga soal permasalahan kelengkapan persyaratan dari aspek lingkungannya saja, tetapi juga harus dicari akar permasalahan yang menjadi polemik utama atas penolakannya. Apalagi, jika para peserta aksi penolakan pendirian pabrik Semen Rembang itu dilakukan bukan saja oleh warga setempat, patut dicurigai ada pihak lain yang memiliki kepentingan yang sama dalam pengelolaan investasi pabrik Semen di daerah Kabupaten Rembang tersebut.

"Dan, jika hal ini dilakukan oleh para pihak yang berada dalam Dewan Manajemen suatu BUMN tetapi mereka berada bukan pada posisi membela kepentingan BUMN PT Semen Indonesia, maka tindakan ini termasuk perdagangan terselubung (insider trading) yang merugikan kepentingan BUMN dan negara. Tindakan ini membuat oknum di dalam Manajemen BUMN memperoleh manfaat secara pribadi dan kelompok," ujar Defiyan.

Praktek-praktek manajemen sesuka hati dan perdagangan terselubung orang-orang yang menguasai informasi ini jika dibiarkan terus, maka akan membuat konflik secara terus menerus dan berkepanjangan dan tentu saja hal ini mempengaruhi kinerja Presiden Joko Widodo di depan mata masyarakat yang dulu berharap banyak dapat memperbaiki kehidupan mereka secara ekonomi dan sosial. Menurutnya, Presiden Jokowi harus segera membentuk tim investigasi khusus untuk menyelesaikan polemik pendirian pabrik Semen Rembang ini sesegera mungkin.

"Semoga permasalahan ini dapat menjadi perhatian yang serius dari Presiden dan DPR sebagai pengemban amanat rakyat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rini Soemarno Dikritik Terapkan Manajemen Sesuka Hati di BUMN

Rini Soemarno Dikritik Terapkan Manajemen Sesuka Hati di BUMN

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 07:41 WIB

Pahala Mansyuri Ditunjuk Menjadi Dirut Garuda Indonesia

Pahala Mansyuri Ditunjuk Menjadi Dirut Garuda Indonesia

Bisnis | Kamis, 13 April 2017 | 06:51 WIB

Kementerian BUMN Rombak Dewan Direksi Garuda Indonesia

Kementerian BUMN Rombak Dewan Direksi Garuda Indonesia

Bisnis | Kamis, 13 April 2017 | 06:46 WIB

Pemerintah Diminta Segera Benahi Kinerja BUMN yang Terus Merugi

Pemerintah Diminta Segera Benahi Kinerja BUMN yang Terus Merugi

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 08:55 WIB

Sambangi Petani Kendeng Penolak Pabrik Semen, Sutiyoso Dikecam

Sambangi Petani Kendeng Penolak Pabrik Semen, Sutiyoso Dikecam

News | Sabtu, 08 April 2017 | 11:07 WIB

Pimpinan KPK: Dana dan Aset BUMN Sangat Besar Melebihi APBN

Pimpinan KPK: Dana dan Aset BUMN Sangat Besar Melebihi APBN

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 17:41 WIB

Kementerian BUMN Rombak Nomenklatur dan Jajaran Direksi Pelni

Kementerian BUMN Rombak Nomenklatur dan Jajaran Direksi Pelni

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 17:22 WIB

Menteri BUMN Tunjuk Budiman Saleh Jadi Dirut PT PAL

Menteri BUMN Tunjuk Budiman Saleh Jadi Dirut PT PAL

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 15:48 WIB

Cegah Korupsi, Pemerintah Diminta Bentuk Komisi Pengawasan BUMN

Cegah Korupsi, Pemerintah Diminta Bentuk Komisi Pengawasan BUMN

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 14:12 WIB

Sutiyoso Jabat Kursi Komisaris Utama PT Semen Indonesia

Sutiyoso Jabat Kursi Komisaris Utama PT Semen Indonesia

Bisnis | Sabtu, 01 April 2017 | 10:05 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×