Awasi Sumber Daya Laut, KKP Pakai Teknologi Satelit

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 19 April 2017 | 09:35 WIB
Awasi Sumber Daya Laut, KKP Pakai Teknologi Satelit
Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menjalin kerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), guna memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan sumber daya kelautan dan perikanan. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Gedung Mina Bahari I, Lantai GF, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Kerjasama antara KKP - BPPT ini bertujuan untuk memanfaatkan, mengoptimalkan, dan mendayagunakan sumberdaya kelautan dan perikanan, melalui rekayasa genetika spesies ikan budidaya khususnya penerapan teknologi, serta permodelan kapal penangkap ikan. Selain itu, kerja sama juga dilakukan dalam rangka mendukung fasilitasi program prioritas KKP berupa pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Pulau-Pulau Kecil dan Kawasan Perbatasan.

Pada sektor perikanan budidaya, kerjasama difokuskan pada pengkajian, penerapan dan pengembangan teknologi pembudidayaan ikan untuk mendorong pengembangan pulau-pulau kecil khususnya di SKPT. Sedangkan pada sektor perikanan tangkap, kerjasama dilakukan pada Pengkajian dan Perancangan Kapal Penangkap Ikan Ukuran 110 GT sampai dengan 130 GT.

Kepala BPPT, Unggul Priyanto berharap kerjasama ini dapat memberikan sumbangsih besar bagi negara dan membantu menyelesaikan permasalahan perikanan, terutama di sektor kelautan dan perikanan. “Saya harapkan dengan adanya kerjasama ini, kerja sama kita bisa lebih bermanfaat lagi”, ujar Unggul di Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan antara Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP-KKP) dengan Deputi Bidang Teknologi Antariksa Lapan. Adapun ruang lingkup kerja sama berupa pemanfaatan teknologi satelit dan penerbangan untuk mendukung pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Eko Djalmo Asmadi menilai, selain membantu program kerja KKP, kerja sama ini tentunya akan dapat menghemat anggaran operasional yang dikeluarkan. Ia pun berharap, kerjasama ini dapat diimplementasikan dengan baik. “Harapannya semoga impelementasinya segera dilaksanakam dan peralatannya bisa digunakan secara optimal, sehingga pengawasan dapat dilakukan secara komprehensif”,jelasnya.

Nantinya, implementasi dari kerja sama ini akan difokuskan pada pemanfaatan data satelit LAPAN-A2/LAPAM-ORARI dan LAPAN-A3/LAPAN-IPB untuk kebutuhan data Automatic Identification System (AIS) di Pusat Pengendalian (PUSDAL) Ditjen PSDKP. Selain itu, juga dilakukan pemantauan dan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dengan menggunakan kamera multispectral imager, serta kelancaran pada komunikasi radio untuk pengawasan.

Sekretaris Jenderal KKP, Rifky Effendy Hardijanto mengungkapkan penggunaan teknologi yang tepat guna, akan menjadikan kinerja lebih efektif, terutama untuk pengawasan dan budidaya ikan. Sementara untuk peningkatan produksi sumber daya ikan, penggunaan kapal-kapal tradisional nelayan akan tetap dilanjutkan.

baca juga

"Penerapan teknologi ini perannya harus kita perkuat. Selain efektif, teknologi bisa menjadikan semuanya mudah. Untuk produksi sumber daya ikan, kita masih hidupkan kearifan lokal dengan penggunaan kapal-kapal kecil di daerah", ujarnya.

Ia pun berharap, hasil kerjasama dapat mencapai target yang ditentukan. "Semoga ada target goalnya apa, setahun apa, 6 bulan apa, jadi bukan hanya di atas kertas saja", lanjutnya.

Diharapkan dengan adanya kerja sama ini, dapat mengoptimalkan peran berbagai instansi untuk menjaga potensi sumber daya laut Indonesia, terutama dalam sektor perikanan budidaya, perikanan tangkap dan pengawasan sektor kelautan dan perikanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungi Suku Bajo, Susi Tekankan Pentingnya Asuransi Nelayan

Kunjungi Suku Bajo, Susi Tekankan Pentingnya Asuransi Nelayan

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 13:56 WIB

Perkuat Perikanan Nasional, KKP Gandeng Prancis

Perkuat Perikanan Nasional, KKP Gandeng Prancis

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 17:14 WIB

Menteri Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 81 Kapal Maling Ikan

Menteri Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 81 Kapal Maling Ikan

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 16:26 WIB

Menteri Susi Janji Hapus Perbudakan Kerja di Industri Perikanan

Menteri Susi Janji Hapus Perbudakan Kerja di Industri Perikanan

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 03:30 WIB

Menteri Susi Minta Nelayan Baubau Bentuk Koperasi

Menteri Susi Minta Nelayan Baubau Bentuk Koperasi

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 14:38 WIB

Susi Minta Nelayan Buton Tak Lagi Gunakan Bom Ikan

Susi Minta Nelayan Buton Tak Lagi Gunakan Bom Ikan

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 10:38 WIB

Susi Pudjiastuti: Ikan-ikan Senang Transit di Teluk Bone

Susi Pudjiastuti: Ikan-ikan Senang Transit di Teluk Bone

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 10:32 WIB

17 Kapal Asing Pencuri Ikan Kembali Ditangkap oleh KKP

17 Kapal Asing Pencuri Ikan Kembali Ditangkap oleh KKP

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 13:56 WIB

Susi Dapati Ekosistem Perikanan Kolaka Dirusak BUMN Tambang

Susi Dapati Ekosistem Perikanan Kolaka Dirusak BUMN Tambang

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 10:52 WIB

Susi Pudjiastuti Panen Udang di Kolaka

Susi Pudjiastuti Panen Udang di Kolaka

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 10:44 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×